Wali Kota Malang Lobi Pemerintah Pusat agar Mal Boleh Buka meski Terapkan PPKM Level 4

Kompas.com - 24/08/2021, 19:19 WIB
Ilustrasi Covid-19 KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Covid-19

 

Level 4 karena Aglomerasi

Sutiaji mengatakan, Kota Malang berada di level 4 karena merupakan daerah aglomerasi.

Menurutnya, banyaknya mobilisasi massa menyebabkan Kota Malang masih berada di level 4 dalam penerapan PPKM.

"Maksud saya, aglomerasi Malang itu, Kota Malang di tengah kota. Orang mau ke mana-mana lewat Kota Malang. Kalau tingkat kematian kita sudah jauh turun," katanya.

Sutiaji mengatakan, kasus Covid-19 di Kota Malang sebenarnya sudah menurun. Dari 847 kasus aktif pada Minggu (22/8/2021) menjadi 737 kasus pada Senin (23/8/2021).

"Perkembangan kemarin (Senin, 23/8/2021), laporan kasus aktif 737 orang, dirawat 280, di Isoter 231. Selebihnya itu isoman," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai OTT, KPK Geledah Rumah Bupati Langkat

Usai OTT, KPK Geledah Rumah Bupati Langkat

Regional
Pulang Beli Rokok, Seorang Pria di Manggarai Barat Dibacok Pakai Parang

Pulang Beli Rokok, Seorang Pria di Manggarai Barat Dibacok Pakai Parang

Regional
Rumah Bupati Langkat Digeledah KPK, Aggota Brimob Ikut Berjaga

Rumah Bupati Langkat Digeledah KPK, Aggota Brimob Ikut Berjaga

Regional
Film 'Serdam', Matinya Alat Musik Khas Lampung dan Kisah Horor di Baliknya

Film "Serdam", Matinya Alat Musik Khas Lampung dan Kisah Horor di Baliknya

Regional
Takut Disuntik, Pelajar di Sorong Lemas Saat Divaksin hingga Dibantu Pakai Alat Oksigen

Takut Disuntik, Pelajar di Sorong Lemas Saat Divaksin hingga Dibantu Pakai Alat Oksigen

Regional
Bertengkar Gara-gara Diminta Membereskan Karung, ABG di Lampung Bunuh Sepupunya

Bertengkar Gara-gara Diminta Membereskan Karung, ABG di Lampung Bunuh Sepupunya

Regional
Bupati Langkat Ditangkap KPK Bersama Sang Kakak, Sejumlah Uang Ikut Diamankan Petugas

Bupati Langkat Ditangkap KPK Bersama Sang Kakak, Sejumlah Uang Ikut Diamankan Petugas

Regional
2 Orang Ditangkap karena Membawa Kabur 8 Warga Rohingya di Aceh

2 Orang Ditangkap karena Membawa Kabur 8 Warga Rohingya di Aceh

Regional
Pembangunan Sirkuit Internasional Batam Pindah ke Bintan, Ini Alasannya

Pembangunan Sirkuit Internasional Batam Pindah ke Bintan, Ini Alasannya

Regional
Bupati Langkat Ditangkap KPK, 3 Pejabat Publik Ikut Diamankan di Kafe di Binjai

Bupati Langkat Ditangkap KPK, 3 Pejabat Publik Ikut Diamankan di Kafe di Binjai

Regional
Seorang Pria di Sumsel Bakar Istrinya Sendiri

Seorang Pria di Sumsel Bakar Istrinya Sendiri

Regional
Pasangan Kekasih di Tasikmalaya Tipu 300 Orang dengan Modus Investasi Bodong, Kerugian Rp 5,7 Miliar

Pasangan Kekasih di Tasikmalaya Tipu 300 Orang dengan Modus Investasi Bodong, Kerugian Rp 5,7 Miliar

Regional
6 Bulan Menjabat Plh, Sadli Le Dilantik sebagai Penjabat Sekda Maluku oleh Gubernur

6 Bulan Menjabat Plh, Sadli Le Dilantik sebagai Penjabat Sekda Maluku oleh Gubernur

Regional
Istri Napi Diduga Diperkosa Pria yang Mengaku Polisi, Saat Lapor Diejek oleh Kasat Reskrim Boyolali

Istri Napi Diduga Diperkosa Pria yang Mengaku Polisi, Saat Lapor Diejek oleh Kasat Reskrim Boyolali

Regional
Baru Tiba dari Surabaya, 32 Pekerja di PLTU Timor Kupang Positif Covid-19

Baru Tiba dari Surabaya, 32 Pekerja di PLTU Timor Kupang Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.