Kompas.com - 09/08/2021, 15:55 WIB
Kondisi setelah kebakaran di mess perusahaan kelapa sawit PT TMS di Kecamatan Tulin Onsoi Nunukan Kaltara Dok.SiswandoyoKondisi setelah kebakaran di mess perusahaan kelapa sawit PT TMS di Kecamatan Tulin Onsoi Nunukan Kaltara

NUNUKAN, KOMPAS.com – Api menghanguskan mes karyawan perusahaan kelapa sawit di Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Camat Tulin Onsoi Kristo mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (8/8/2021) sekitar 13.00 Wita.

Lokasi mes perusahaan yang berada di ladang sawit dan berjarak sekitar 10 kilometer dari permukiman penduduk membuat api tidak bisa cepat dijinakkan.

"Lokasinya cukup jauh dari penduduk, sekitar satu jam naik mobil. Petugas pemadam perusahaan juga terlambat datang, angin kencang dan cuaca yang panas turut menjadi faktor mengapa mes yang terbuat dari papan tersebut musnah semua," ujarnya saat dihubungi, Senin (9/8/2021).

Baca juga: Terekam CCTV, Api Kebakaran yang Tewaskan Tukang Kayu Diduga dari Puntung Rokok

Dari sejumlah keterangan yang diperoleh pihak Kecamatan Tulin Onsoi, api diduga berasal dari kompor gas yang bocor, kemudian meledak dan menyebabkan kebakaran dapur.

"Kobaran api kemudian melahap barak karyawan yang terbuat dari material kayu," kata Kristo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapolsek Sebuku Iptu Siswandoyo mengungkapkan, peristiwa bermula saat salah satu penghuni base camp Tirta Madu 1 Afdeling 1 Rayon A bernama Yuliana Rafu hendak menanak nasi.

Saat menyalakan kompor gas, terjadi kebocoran dari saluran selang penghubung yang menyebabkan gas seketika menyambar dan api langsung membesar.

"Yuliana keluar berteriak minta tolong, tapi karena bangunan seluruhnya terbuat dari papan, ditambah cuaca panas dan angin kencang, api cepat sekali menyebar," imbuhnya.

Baca juga: Kebakaran 30 Rumah di Palangkaraya, Berawal dari Pertengkaran Suami Istri

Lokasi base camp yang berada di tengah hutan sawit membuat para penghuni mes hanya bisa berupaya memadamkan api seadanya.

Sayangnya, upaya mereka tidak membuahkan hasil.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masyarakat Liang Melas Kirim 3 Ton Jeruk untuk Presiden Jokowi

Masyarakat Liang Melas Kirim 3 Ton Jeruk untuk Presiden Jokowi

Regional
Diduga Korupsi Jual Beli Aset Pemkab, Mantan Bupati Kupang Ditahan

Diduga Korupsi Jual Beli Aset Pemkab, Mantan Bupati Kupang Ditahan

Regional
Cakades Terpilih di Jember Bentak dan Nyaris Pukul Panitia: Rapat Apa Ini, Bubar atau Saya Datangkan Massa!

Cakades Terpilih di Jember Bentak dan Nyaris Pukul Panitia: Rapat Apa Ini, Bubar atau Saya Datangkan Massa!

Regional
Banjir Setinggi 1,3 Meter Terjadi di Kabupaten Natuna

Banjir Setinggi 1,3 Meter Terjadi di Kabupaten Natuna

Regional
Tekan Kemiskinan, Seluruh Desa di Sumsel Akan Jadi Wilayah Mandiri Pangan

Tekan Kemiskinan, Seluruh Desa di Sumsel Akan Jadi Wilayah Mandiri Pangan

Regional
Gedung SD di Bangkalan Roboh Usai Diguyur Hujan Deras, Siswa Pindah Belajar ke Garasi Rumah Warga

Gedung SD di Bangkalan Roboh Usai Diguyur Hujan Deras, Siswa Pindah Belajar ke Garasi Rumah Warga

Regional
Presiden Jokowi Disebut Kunjungi Sintang Kalbar Rabu Depan, Tinjau Pasca-banjir dan Resmikan Bandara

Presiden Jokowi Disebut Kunjungi Sintang Kalbar Rabu Depan, Tinjau Pasca-banjir dan Resmikan Bandara

Regional
'Potensi Tsunami Memang Ada, tetapi Tidak Bisa Diprediksi Kapan'

"Potensi Tsunami Memang Ada, tetapi Tidak Bisa Diprediksi Kapan"

Regional
Bentak Panitia Pilkades Saat Rapat, Cakades Terpilih di Jember Dilaporkan ke Polisi

Bentak Panitia Pilkades Saat Rapat, Cakades Terpilih di Jember Dilaporkan ke Polisi

Regional
PPKM di Kabupaten Bogor Turun Jadi Level 2, Tempat Wisata Dibuka dengan Kapasitas 25 Persen

PPKM di Kabupaten Bogor Turun Jadi Level 2, Tempat Wisata Dibuka dengan Kapasitas 25 Persen

Regional
Detik-detik Puting Beliung Terjang Rumah Warga di Temanggung, Ini Videonya

Detik-detik Puting Beliung Terjang Rumah Warga di Temanggung, Ini Videonya

Regional
Polisi Ancam Jemput Paksa Dosen Unsri yang Diduga Mencabuli Mahasiswi

Polisi Ancam Jemput Paksa Dosen Unsri yang Diduga Mencabuli Mahasiswi

Regional
Jenazah Pria Ditemukan di Depan Toko Gipsum di Medan

Jenazah Pria Ditemukan di Depan Toko Gipsum di Medan

Regional
Status Kepegawaian Dosen Unej Terdakwa Pencabulan Tunggu Putusan Inkrah

Status Kepegawaian Dosen Unej Terdakwa Pencabulan Tunggu Putusan Inkrah

Regional
Sopir Truk Perkosa Gadis Difabel Wicara, Ketahuan Saat Adik Korban Pulang

Sopir Truk Perkosa Gadis Difabel Wicara, Ketahuan Saat Adik Korban Pulang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.