Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jeritan PKL yang Tak Diberdayakan Bantu Warga Isoman di Madiun, Sepi Pembeli dan Berharap Bantuan

Kompas.com - 01/08/2021, 20:40 WIB
Muhlis Al Alawi,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

 

Tarman menyebut, ada sekitar 300 PKL yang berjualan di Alun-alun Kota Madiun.

Mereka mengharapkan pemerintah memberikan stimulan bantuan modal untuk bisa berjualan lagi. Selain itu, jam berjualan diperpanjang agar PKL bisa mendapatkan uang untuk menghidupi keluarga.

“Teman berharap dapat bantuan modal atau pinjaman lunak. Bersyukur lagi kalau dapat bantuan hibah dari pemerintah,” ungkap Tarman.

Untuk bertahan hidup selama PPKM, kata Tarman, banyak PKL memilih berutang.

Menurut Tarman, di awal pandemi para PKL banyak yang sudah mendapatkan bantuan sembako. Namun tahun ini banyak yang belum mendapatkan sama sekali.

“Sembako sudah pernah dapat sekali dari Dinsos berupa beras 20 kilogram,” kata Tarman.

Baca juga: Cerita di Balik Upaya Wali Kota Madiun Berdayakan PKL untuk Bantu Warga yang Isoman

Senada dengan Tarman, Sunarsih (53) mengaku pembeli di warungnya sepi selama PPKM darurat hingga PPKM level empat.

Ibu rumah tangga yang kesehariannya berjualan makanan dan minuman ini hanya mendapatkan penghasilan Rp 30.000 hingga Rp 40.000.

Sebelum PPKM Darurat diberlakukan, ia bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 300.000 setiap harinya.

“Sehari paling hanya dapat pemasukan Rp 30.000 sampai Rp 40.000. Dengan hasil itu lantas saya mau kulakan apa,” kata Sunarsih.

Ia berharap PPKM cepat selesai dan bisa berjualan lancar hingga pukul 12.00 malam. Sunarsih berharap mendapatkan suntikan modal dari pemerintah agar jualannya lancar.

“Kami berharap dapat modal biar bisa berjualan lancar. Setidaknya kami dapat bantuan Rp 600.000 seperti yang lainnya,” kata Sunarsih.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ibu Melahirkan di Ambulans karena Jalan Rusak, Dinkes Kalbar Bersuara

Ibu Melahirkan di Ambulans karena Jalan Rusak, Dinkes Kalbar Bersuara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pabrik Sepatu Bata di Karawang Tutup | Kades di Blora Tewas Tersengat Listrik

[POPULER NUSANTARA] Pabrik Sepatu Bata di Karawang Tutup | Kades di Blora Tewas Tersengat Listrik

Regional
Ketiduran Sambil Bawa Emas, Nenek 87 Tahun Jadi Korban Perampokan

Ketiduran Sambil Bawa Emas, Nenek 87 Tahun Jadi Korban Perampokan

Regional
Kemenkes Berikan Beasiswa Kedokteran Khusus untuk Anak Asli Natuna

Kemenkes Berikan Beasiswa Kedokteran Khusus untuk Anak Asli Natuna

Regional
Banjir Sembakung Jadi Perhatian Nasional, Pemda Nunukan Dapat Bantuan 213 Unit Rumah dari BNPP

Banjir Sembakung Jadi Perhatian Nasional, Pemda Nunukan Dapat Bantuan 213 Unit Rumah dari BNPP

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Wilayah Lumajang

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Wilayah Lumajang

Regional
Wilayah Rawan Banjir Kiriman Malaysia Jadi Sasaran TMMD, Kodim 0911/NNK Siapkan Lahan Pangan

Wilayah Rawan Banjir Kiriman Malaysia Jadi Sasaran TMMD, Kodim 0911/NNK Siapkan Lahan Pangan

Regional
6 WNI Jadi Tersangka Penyelundupan WN China ke Australia

6 WNI Jadi Tersangka Penyelundupan WN China ke Australia

Regional
Korban Tungku Meledak di Lampung Bertambah Jadi 4 Orang, Polisi Selidiki Penyebabnya

Korban Tungku Meledak di Lampung Bertambah Jadi 4 Orang, Polisi Selidiki Penyebabnya

Regional
Pilkada Demak: Dua Orang Mendaftar ke Gerindra, Ada yang Diantar Klub Sepak Bola

Pilkada Demak: Dua Orang Mendaftar ke Gerindra, Ada yang Diantar Klub Sepak Bola

Regional
Nekat Rebut Kalung Emas Lansia, Jambret di Brebes Babak Belur Dihakimi Massa

Nekat Rebut Kalung Emas Lansia, Jambret di Brebes Babak Belur Dihakimi Massa

Regional
Mawar Camp Gunung Ungaran di Semarang: Daya Tarik, Aturan, dan Harga Tiket

Mawar Camp Gunung Ungaran di Semarang: Daya Tarik, Aturan, dan Harga Tiket

Regional
Tak Hafal Lagu Indonesia Raya Saat Bikin KTP, Gadis di Nunukan Mengaku Dilecehkan ASN Disdukcapil

Tak Hafal Lagu Indonesia Raya Saat Bikin KTP, Gadis di Nunukan Mengaku Dilecehkan ASN Disdukcapil

Regional
Sabtu, Wali Kota Semarang Bakal Daftar Pilkada 2024 di DPC PDI-P

Sabtu, Wali Kota Semarang Bakal Daftar Pilkada 2024 di DPC PDI-P

Regional
Polisi Tangkap Preman yang Acak-acak Salon Kecantikan di Serang Banten

Polisi Tangkap Preman yang Acak-acak Salon Kecantikan di Serang Banten

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com