"Masih Ada Pasien Isoman yang Keberatan Masuk ke Penampungan Terpusat"

Kompas.com - 29/07/2021, 10:30 WIB
Ilustrasi isolasi mandiri di rumah dan mengalami long covid. SHUTTERSTOCK/IREM01Ilustrasi isolasi mandiri di rumah dan mengalami long covid.

WAINGAPU, KOMPAS.com - Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Timur telah menyiapkan sejumlah tambahan tempat isolasi mandiri terpusat bagi pasien Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Yacobus Yiwa.

Penyediaan tambahan lokasi karantina terpusat mengacu pada Surat Edaran Bupati Sumba Timur dengan nomor KESRA. 440/1.641/VII/2021 tanggal 26 Juli 2021 tentang PPKM level 4.

"Memang setelah keluar SE (Surat Edaran) Bupati tentang PPKM Level 4, salah satu persyaratan adalah karantina terpusat," kata Yacobus kepada wartawan, di Waingapu, Rabu (28/7/2021).

Baca juga: Imbau Warga Terpapar Covid-19 Manfaatkan Tempat Isolasi, Bupati Banyuwangi: Terutama yang Punya Komorbid

Masih ada yang tak mau tinggal di lokasi karantina terpusat

Selain Pemda, pemerintah kecamatan dan  desa juga sudah menyiapkan tempat karantina terpusat di wilayah masing-masing.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, kata Yacobus, masih ada pasien isolasi mandiri tidak mau tinggal di tempat karantina terpusat yang telah disiapkan oleh pemerintah.

"Memang itu yang kita kendala sekarang. Tadi malam beberapa orang kita jemput, mereka juga masih keberatan untuk masuk ke penampungan terpusat. Mereka lebih senang (isolasi mandiri di rumah)," ungkap Yacobus.

Baca juga: Viral, Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jawa Barat Kini Bebas dari Zona Merah dan Oranye Covid-19

Jawa Barat Kini Bebas dari Zona Merah dan Oranye Covid-19

Regional
Kepala Desa Ditodong Pakai Senjata, Uang BLT Dirampok

Kepala Desa Ditodong Pakai Senjata, Uang BLT Dirampok

Regional
Pengakuan Teller Bank BUMN Curi Uang 8 Nasabah hingga Rp 1,2 M: Saya Menyesal...

Pengakuan Teller Bank BUMN Curi Uang 8 Nasabah hingga Rp 1,2 M: Saya Menyesal...

Regional
Sempat Tertutup Longsor, Akses Jalan Padang-Solok Kembali Lancar

Sempat Tertutup Longsor, Akses Jalan Padang-Solok Kembali Lancar

Regional
Sosok Pratu Ida Bagus Putu yang Gugur Ditembak KKB, Sempat Tangani Covid-19 di Yogyakarta hingga Bawa Ribuan Masker ke Papua

Sosok Pratu Ida Bagus Putu yang Gugur Ditembak KKB, Sempat Tangani Covid-19 di Yogyakarta hingga Bawa Ribuan Masker ke Papua

Regional
Jumat Malam, Aceh Diguncang Gempa 5,2 Magnitudo

Jumat Malam, Aceh Diguncang Gempa 5,2 Magnitudo

Regional
Mendagri Puji TNI dan Polri Dalam Penanganan Terorisme di Poso

Mendagri Puji TNI dan Polri Dalam Penanganan Terorisme di Poso

Regional
6 Hari Menghilang di Gunung Guntur, Bagaimana Ghibran Bertahan Hidup?

6 Hari Menghilang di Gunung Guntur, Bagaimana Ghibran Bertahan Hidup?

Regional
Ganjil Genap di Kawasan Wisata Sanur dan Kuta Berlaku Hari Ini, Cek Jadwal dan Lokasinya

Ganjil Genap di Kawasan Wisata Sanur dan Kuta Berlaku Hari Ini, Cek Jadwal dan Lokasinya

Regional
Profil Budi Irawanto, Wakil Bupati Bojonegoro yang Laporkan Bupatinya Gara-gara 'Chat' WhatsApp

Profil Budi Irawanto, Wakil Bupati Bojonegoro yang Laporkan Bupatinya Gara-gara "Chat" WhatsApp

Regional
Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah, Pemkab Sumedang Bakal Lakukan Testing Acak

Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah, Pemkab Sumedang Bakal Lakukan Testing Acak

Regional
DP2KP: Ada 7 Lokasi Jagal Anjing di Bantul

DP2KP: Ada 7 Lokasi Jagal Anjing di Bantul

Regional
Kronologi Pria Tewas Usai Minum Miras dan Obat Kuat, Mengeluh Sakit di Dada, Meninggal Sebelum Tiba di RS

Kronologi Pria Tewas Usai Minum Miras dan Obat Kuat, Mengeluh Sakit di Dada, Meninggal Sebelum Tiba di RS

Regional
Kelakar Airlangga Hartarto Saat Ditanya soal Pilpres 2024: Sekarang Masih September 2021

Kelakar Airlangga Hartarto Saat Ditanya soal Pilpres 2024: Sekarang Masih September 2021

Regional
Soal Karapan Sapi di Bangkalan yang Dihadiri Ribuan Orang, Tanpa Izin, Penyelenggara Klaim Hanya Latihan

Soal Karapan Sapi di Bangkalan yang Dihadiri Ribuan Orang, Tanpa Izin, Penyelenggara Klaim Hanya Latihan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.