Sejumlah Universitas di Malang Raya Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal untuk Masyarakat Umum

Kompas.com - 01/08/2021, 12:37 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19 Dok. ShutterstockIlustrasi vaksin Covid-19

MALANG, KOMPAS.com - Sejumlah kampus di Malang Raya ikut menjalankan program vaksinasi Covid-19 massal untuk masyarakat umum.

Di Universitas Brawijaya (UB), vaksinasi tahap pertama berlangsung pada Sabtu (31/7/2021). Vaksinasi itu digelar dengan kuota 300 orang untuk masyarakat Kabupaten Malang.

Vaksinasi berlangsung di Rusunawa UB Kampus Dieng.

"Tingkat vaksinasi di Malang Raya masih tergolong cukup rendah, hingga akhir Juni kemarin baru 3,08 persen untuk Kabupaten Malang. Ini mendorong saya dan tim Satgas Covid-19 IKA UB Malang untuk bergerak mengajak seluruh keluarga besar UB dalam giat vaksinasi gotong royong ini," kata Wakil Ketua Satgas Covid-19 IKA UB Malang, Syamsul Hadi melalui keterangan tertulis.

Syamsul mengatakan, vaksinasi itu menyasar masyarakat umum yang tinggal di Kabupaten Malang. Merek vaksin yang disuntikkan adalah AstraZaneca.

Masyarakat yang divaksin sudah melalui pendaftaran dan proses screening secara online. Hanya masyarakat yang sudah mendaftar dan melalui proses screening yang boleh datang ke lokasi vaksinasi.

Baca juga: Preman yang Videonya Viral Palak Sopir Truk Diamankan Polisi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini merupakan upaya untuk menghindari kerumunan dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Syarat penerima vaksin ini harus dalam keadaan sehat atau warga yang memiliki surat rekomendasi vaksin dari dokter, berusia di atas 18 tahun," jelasnya.

Penyuntikan vaksin di Kampus UB dilakukan oleh tim tenaga kesehatan dari klinik UB, tim dokter dari Rumah Sakit UB, dan Fakultas Kesehatan UB serta relawan karang taruna Kampung Cempluk dan kampung lingkar kampus UB.

Sedangkan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) vaksinasi digelar di Dome Kampus UMM pada Sabtu dan Minggu (1/8/2021).

Rektor UMM, Dr Fauzan mengatakan, vaksinasi di UMM sebagai bentuk dukungan akselerasi penyuntikan vaksin oleh pemerintah.

"Kami juga sempat bekerja sama dengan Kodim dan Pemda untuk melaksanakan vaksinasi massal beberapa minggu lalu. Tentu ini adalah bentuk ikhtiar dan pengabdian kami demi kebaikan bersama," katanya melalui keterangan tertulis, Sabtu.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Massa Serang 12 Petugas Balai Besar TNGL yang Tangkap Pelaku Illegal Logging

Massa Serang 12 Petugas Balai Besar TNGL yang Tangkap Pelaku Illegal Logging

Regional
Gunakan Bom Saat Tangkap Ikan di Perairan Pulau Komodo, 6 Nelayan NTB Ditangkap

Gunakan Bom Saat Tangkap Ikan di Perairan Pulau Komodo, 6 Nelayan NTB Ditangkap

Regional
Buntut Masalah Pinjol, Pria Ini Bakar Kakak Ipar hingga Lukai Anaknya

Buntut Masalah Pinjol, Pria Ini Bakar Kakak Ipar hingga Lukai Anaknya

Regional
Pendaki Remaja Hilang 6 Hari di Gunung Guntur, Ditemukan Tak Jauh dari Lokasinya Berkemah

Pendaki Remaja Hilang 6 Hari di Gunung Guntur, Ditemukan Tak Jauh dari Lokasinya Berkemah

Regional
Operasi Pencarian Korban Banjir Bandang di Minahasa Tenggara Ditutup

Operasi Pencarian Korban Banjir Bandang di Minahasa Tenggara Ditutup

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 September 2021

Regional
Polisi Ciduk Guru Agama di Nganjuk yang Cabuli Murid-muridnya Sendiri

Polisi Ciduk Guru Agama di Nganjuk yang Cabuli Murid-muridnya Sendiri

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 September 2021

Regional
Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Terancam 15 Tahun Penjara

Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Remaja Yatim Piatu Diperkosa lalu Ditinggal di Kebun Sawit Tanpa Busana

Remaja Yatim Piatu Diperkosa lalu Ditinggal di Kebun Sawit Tanpa Busana

Regional
Ekspor Pinang ke Arab Saudi, Petani Hasilkan Rp 84 Juta Setiap Bulan

Ekspor Pinang ke Arab Saudi, Petani Hasilkan Rp 84 Juta Setiap Bulan

Regional
Donasi Pembaca Kompas Ringankan Beban Buruh Gendong di Yogyakarta

Donasi Pembaca Kompas Ringankan Beban Buruh Gendong di Yogyakarta

Regional
Derita Warga Sikka, Harus Naik Turun Bukit Sejauh 4 Kilometer demi Air Bersih

Derita Warga Sikka, Harus Naik Turun Bukit Sejauh 4 Kilometer demi Air Bersih

Regional
Truk Terguling di Kawasan Tambang, Marjuki Tertimbun Pasir Batu yang Diangkutnya Sendiri, Ini Kronologinya

Truk Terguling di Kawasan Tambang, Marjuki Tertimbun Pasir Batu yang Diangkutnya Sendiri, Ini Kronologinya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 September 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.