Pimpin Langsung Pencarian Sisa Anggota MIT, Kapolda Sulteng Turun ke Poso

Kompas.com - 23/07/2021, 14:51 WIB
Rombongan Satgas Madago Raya yang dipimpin langsung Kapolda Sulawesi Tengah. MANSUR K103-15Rombongan Satgas Madago Raya yang dipimpin langsung Kapolda Sulawesi Tengah.

POSO, KOMPAS.com- Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Irjen Abdul Rakhman Baso turun langsung memimpin pasukan Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya saat mengejar sisa anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Mengendari sepeda motor trail, Abdul bersama beberapa pejabat dalam Satgas Madago Raya berpatroli dari Pos Komando Taktis Tokorondo, Poso, pada Rabu (21/7/2021). 

Mereka akan bertolak ke wilayah Poso Pesisir Selatan, wilayah Lore bersaudara, dan Kabupaten Sigi.

Baca juga: Anggota MIT Tewas Ditembak Satgas Madago Raya, Identitas Belum Diketahui

Wakil Kepala Hubungan Masyarakat Satgas Operasi Madago Raya AKBP Bronto Budiyono mengatakan, patroli skala besar ini dikerahkan untuk mempersempit ruang sempit DPO teroris.

Selain itu, Satgas Madago Raya ingin mencegah para simpatisan MIT menyuplai logistik dan bahan makanan.

Turun langsungnya Kapolda Sulawesi Tengah juga untuk memotivasi petugas di pos penyekatan, pos komando taktis, dan pos pengamanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kekuatan logistik untuk pasukan yang berada di medan operasi perlu diperhatikan karena itu adalah kunci keberhasilan dalam tugas operasi. Tanpa logistik yang cukup mustahil operasi akan berhasil," kata Bronto dalam keterangan resminya, Kamis (22/7/2021). 

Baca juga: Kontak Senjata Satgas Madago Raya dan MIT, Seorang DPO Tewas

Pada hari pertama patroli, Kapolda Sulawesi Tengah menyisir wilayah Poso Pesisir, Poso Pesisir Selatan, sampai Lore Utara atau Napu.

Rombongan sempat bermalam di Poskotis IV Napu. Selanjutnya rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Sigi.

Meski operasi pencarian digencarkan, Bronto menyatakan masih ada harapan agar sisa anggota MIT menyerahkan diri.

"Masih ada kesempatan untuk bertobat, memperbaiki kesalahan dan berkumpul kembali dengan keluarga yang sudah lama merindukan kepulangan kalian," sebut Bronto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.