Demo Tolak PPKM di Ambon Ricuh, Mahasiswa dan Satpol PP Terlibat Bentrokan

Kompas.com - 15/07/2021, 21:45 WIB
Demo menolak penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di depan kantor Wali Kota Ambon berlangsung ricuh, Kamis (15/7/2021) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYDemo menolak penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di depan kantor Wali Kota Ambon berlangsung ricuh, Kamis (15/7/2021)

AMBON, KOMPAS.com - Ratusan mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon berunjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Ambon, Kamis (15/7/2021).

Mereka menolak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang diperketat di Kota Ambon.

Dalam aksi itu massa mahasiswa ikut membawa sejumlah spanduk dan pamflet berisi kecaman dan penolakan terhadap penerapan PPKM di Ambon.

Dalam orasinya para mahasiswa meminta Pemerintah Kota Ambon segera mencabut penerapan PPKM di Kota Ambon.

Sebab mahasiswa menilai PPKM hanya menyusahkan masyarakat kecil dan mematikan perekonomian masyarakat.

“Kami minta agar PPKM di Kota Ambon segera dicabut,” teriak koordinator aksi Iqbal Kaplale saat menyampaikan orasinya, Kamis.

Baca juga: Sejumlah Hakim dan Pegawai Pengadilan Negeri Ambon Positif Covid-19

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para mahasiswa juga menilai pemberlakuan PPKM di Kota Ambon telah menyalahi aturan, sebab pembatasan kegiatan masyarakat yang diatur dalam penerapan PPKM telah menabrak aturan yang lebih tinggi.

Menurutnya, instruksi Wali Kota Ambon Nomor 02 Tahun 2021 tentang PPKM tidak sesuai aturan dan bertentangan dengan undang-undang yang lebih tinggi.

“Yang berhak membatasi masyarakat hanya peraturan perundang-undangan bukan instruksi, sedangkan wali kota mengeluarkan instruksi seharusnya kalau wali kota paham hukum harus mengeluarkan perwali bukan instruksi oleh karena itu kami menolak PPKM,” kata Iqbal.

Selain meminta pencabutan penerapan PPKM, mahasiswa juga mendesak pemerintah Kota Ambon untuk lebih transparan mengelola anggaran Covid-19.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panen Jagung di NTT, Mentan: Kalau Mau Kaya, Jadilah Petani

Panen Jagung di NTT, Mentan: Kalau Mau Kaya, Jadilah Petani

Regional
Angin Kencang Terjang Luwu Utara, 2 Rumah Rusak dan 1 orang Terluka

Angin Kencang Terjang Luwu Utara, 2 Rumah Rusak dan 1 orang Terluka

Regional
Kronologi Puluhan Wisatawan Dilaporkan Terjebak di Waduk Jatiluhur, Berawal Kabar dari Keluarga Korban

Kronologi Puluhan Wisatawan Dilaporkan Terjebak di Waduk Jatiluhur, Berawal Kabar dari Keluarga Korban

Regional
Fakta Insiden Kebocoran Bak Penampungan BBM di SPBU Makassar, Cemari Selokan Warga dan Bau Menyengat

Fakta Insiden Kebocoran Bak Penampungan BBM di SPBU Makassar, Cemari Selokan Warga dan Bau Menyengat

Regional
Pertama Kali Terjadi, Roda Keranda Jenazah di Kediri Hilang, Diduga Dicuri Maling

Pertama Kali Terjadi, Roda Keranda Jenazah di Kediri Hilang, Diduga Dicuri Maling

Regional
Jerat Pinjol, 'Racun' di Tengah Himpitan Ekonomi dan Konsumerisme

Jerat Pinjol, "Racun" di Tengah Himpitan Ekonomi dan Konsumerisme

Regional
8 Bulan Kabur dari Lapas Nunukan, 2 Napi Kasus Pencurian Ditangkap di Rumah Orangtua

8 Bulan Kabur dari Lapas Nunukan, 2 Napi Kasus Pencurian Ditangkap di Rumah Orangtua

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kesaksian Warga soal Tragedi Susur Sungai | Bupati Musi Banyuasin Terjaring OTT KPK

[POPULER NUSANTARA] Kesaksian Warga soal Tragedi Susur Sungai | Bupati Musi Banyuasin Terjaring OTT KPK

Regional
Kisah Keluarga Koruptor Jadi Begal Proyek di Pusaran Korupsi Kepala Daerah

Kisah Keluarga Koruptor Jadi Begal Proyek di Pusaran Korupsi Kepala Daerah

Regional
269 Rumah Warga Rusak Berat akibat Gempa M 4,8 di Bali

269 Rumah Warga Rusak Berat akibat Gempa M 4,8 di Bali

Regional
23 Wisatawan Dilaporkan Terjebak di Waduk Jatiluhur, Tak Bisa Kembali ke Daratan, Ini Penyebabnya

23 Wisatawan Dilaporkan Terjebak di Waduk Jatiluhur, Tak Bisa Kembali ke Daratan, Ini Penyebabnya

Regional
Cerita Faisal, Korban Selamat Tragedi Susur Sungai: Kegiatan Direncanakan Sebelum Jumatan, yang Ikut Modal Nekat

Cerita Faisal, Korban Selamat Tragedi Susur Sungai: Kegiatan Direncanakan Sebelum Jumatan, yang Ikut Modal Nekat

Regional
Kronologi Kecelakaan Maut 3 Kendaraan di Tol Tangerang, Berawal dari Truk Tangki Lawan Arah

Kronologi Kecelakaan Maut 3 Kendaraan di Tol Tangerang, Berawal dari Truk Tangki Lawan Arah

Regional
Kecelakaan Maut Antara Truk, Bus, dan Brio di Tol Tangerang-Merak Sebabkan Antrean Kendaraan hingga 3 Km

Kecelakaan Maut Antara Truk, Bus, dan Brio di Tol Tangerang-Merak Sebabkan Antrean Kendaraan hingga 3 Km

Regional
Truk Tangki Kimia Tabrak Bus di Tol Tangerang-Merak, Ada Korban Jiwa

Truk Tangki Kimia Tabrak Bus di Tol Tangerang-Merak, Ada Korban Jiwa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.