Bandar Narkoba Ditangkap Polisi Lamongan, Barang Bukti 1 Kg Ganja

Kompas.com - 29/06/2021, 12:24 WIB
Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana bersama Kasatnarkoba Polres Lamongan AKP Ahmad Khusen, saat memamerkan pelaku beserta barang bukti narkoba kepada awak media, Selasa (29/6/2021). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHKapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana bersama Kasatnarkoba Polres Lamongan AKP Ahmad Khusen, saat memamerkan pelaku beserta barang bukti narkoba kepada awak media, Selasa (29/6/2021).

LAMONGAN, KOMPAS.com - Kusnadi warga Kecamatan Sukodadi, Lamongan, yang disinyalir sebagai jaringan bandar besar narkoba berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian Lamongan.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita 135,07 gram narkotika jenis sabu-sabu dan 1 kilogram ganja.

Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana mengatakan, penangkapan terhadap pelaku merupakan kerja keras yang dilakukan timnya dalam memberantas peredaran narkoba, khususnya di Lamongan. 

"Awalnya dapat informasi dari masyarakat, mengenai peredaran narkoba jenis sabu oleh tersangka. Memang kita temukan bukti sabu, namun saat penggeledahan anggota juga mendapati barang bukti ganja dari tangan tersangka," ujar Miko kepada awak media di Polres Lamongan, Selasa (29/6/2021).

Baca juga: Belum Selesai Memakamkan Jenazah Kedua, Sudah Ada Antrean 3 Jenazah

Miko didampingi Kasatnarkoba Polres Lamongan AKP Ahmad Khusen menjelaskan, penangkapan terhadap Kusnadi dilakukan pada 24 Juni 2021 lalu.

Pelaku ditangkap di pinggiran jalan Desa Balungtawon, Kecamatan Sukodadi, Lamongan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pengakuan kepada penyidik, baru pertama ini. Makanya kami akan lakukan penyelidikan lebih lanjut, dari mana asal barang-barang itu didapat, jaringannya, serta ke mana dia memasarkan," tutur Miko.

Baca juga: Anomali Cuaca, Musim Kemarau tapi Hujan Setiap Hari di Jatim, Ini Penjelasan BMKG

Pelaku mengaku, baru pertama kali melakukan bisnis narkoba.

Dia mendapat barang haram tersebut melalui pesanan secara online. Pelaku juga tidak menutupi sudah memasarkan barang tersebut hingga luar kota.

"Ganja itu sebenarnya ada 5 kilogram, cuma yang 4 kilogram sudah saya kirim ke Kediri. Semuanya lewat online dan dikirim melalui jasa pengiriman paket," ucap pelaku Kusnadi.

Baca juga: Kisah Sumailadesiki, Terombang-ambing 15 Hari di Laut, Ditemukan Menggigil dan Tanpa Makanan

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerangka Manusia di Pantai Parangkusumo Bantul Diduga Berjenis Kelamin Laki-laki

Kerangka Manusia di Pantai Parangkusumo Bantul Diduga Berjenis Kelamin Laki-laki

Regional
21 Formasi CPNS Pemkot Salatiga Sepi Peminat

21 Formasi CPNS Pemkot Salatiga Sepi Peminat

Regional
Usaha Pemprov NTB Genjot Vaksinasi Covid-19 Terkendala, Wagub NTB: Kami Lagi Krisis Vaksin...

Usaha Pemprov NTB Genjot Vaksinasi Covid-19 Terkendala, Wagub NTB: Kami Lagi Krisis Vaksin...

Regional
Kabupaten Bogor Bawa 83 Atlet PON XX Papua, Bupati Janjikan Hadiah

Kabupaten Bogor Bawa 83 Atlet PON XX Papua, Bupati Janjikan Hadiah

Regional
Bupati Kampar Janji Bangun GOR di Kampung Leani, Peraih Medali Emas Paralimpiade

Bupati Kampar Janji Bangun GOR di Kampung Leani, Peraih Medali Emas Paralimpiade

Regional
90 Siswa SMPN 4 Mrebet Positif Covid-19, Bupati Purbalingga: Hampir Semuanya OTG

90 Siswa SMPN 4 Mrebet Positif Covid-19, Bupati Purbalingga: Hampir Semuanya OTG

Regional
Jelang Musim Hujan, Begini Upaya Wali Kota Eri Cahyadi Hadapi Ancaman Banjir di Surabaya

Jelang Musim Hujan, Begini Upaya Wali Kota Eri Cahyadi Hadapi Ancaman Banjir di Surabaya

Regional
Tak Terima Ditegur, Remaja Putus Sekolah di Jepara Tusuk Ibu Kandung hingga Tewas

Tak Terima Ditegur, Remaja Putus Sekolah di Jepara Tusuk Ibu Kandung hingga Tewas

Regional
Perampokan dan Pembunuhan Pemilik Toko Emas di Bandung Diduga Tanpa Rencana

Perampokan dan Pembunuhan Pemilik Toko Emas di Bandung Diduga Tanpa Rencana

Regional
Anak di Bawah 12 Tahun di Surabaya Boleh Masuk Mal, Pedagang Bisa Jualan sampai Jam 24.00 WIB

Anak di Bawah 12 Tahun di Surabaya Boleh Masuk Mal, Pedagang Bisa Jualan sampai Jam 24.00 WIB

Regional
90 Siswa SMPN 4 Mrebet Purbalingga yang Positif Covid-19 Diisolasi Terpusat, Ini Alasan Dinkes

90 Siswa SMPN 4 Mrebet Purbalingga yang Positif Covid-19 Diisolasi Terpusat, Ini Alasan Dinkes

Regional
Cabor Eksebisi PON XX Papua Dimulai, Panggung Pertandingan E-Sport Tuai Pujian

Cabor Eksebisi PON XX Papua Dimulai, Panggung Pertandingan E-Sport Tuai Pujian

Regional
PPKM Riau Turun ke Level 2

PPKM Riau Turun ke Level 2

Regional
Rp 66 Miliar Anggaran Perjalanan Dinas dan Pengadaan Baju ASN Madiun Dialihkan untuk Tangani Covid-19

Rp 66 Miliar Anggaran Perjalanan Dinas dan Pengadaan Baju ASN Madiun Dialihkan untuk Tangani Covid-19

Regional
Jokowi Ingatkan Kepala Daerah agar Vaksin Tidak Menumpuk di Gudang

Jokowi Ingatkan Kepala Daerah agar Vaksin Tidak Menumpuk di Gudang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.