Kisah Sumailadesiki, Terombang-ambing 15 Hari di Laut, Ditemukan Menggigil dan Tanpa Makanan

Kompas.com - 29/06/2021, 11:31 WIB
Nelayan di Tulamben, Kecamatan Kubu mengevakuasi nelayan asal Makassar yang terombang-ambing selama 15 hari, Senin (28/6/2021). Nelayan di Tulamben, Kecamatan Kubu mengevakuasi nelayan asal Makassar yang terombang-ambing selama 15 hari, Senin (28/6/2021).

KOMPAS.com- Seorang nelayan asal Makassar bernama Sumailadesiki ditemukan dalam kondisi menggigil dan tanpa makanan, Senin (28/6/2021)

Ternyata, nelayan tersebut telah terombang-ambing selama 15 hari di lautan, diduga karena perahunya mengalami kerusakan.

Sumailadesiki akhirnya diselamatkan oleh nelayan lainnya di Perairan Tulamben, Banjar Batu Dewa Kelod, Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali.

Baca juga: Belum Selesai Memakamkan Jenazah Kedua, Sudah Ada Antrean 3 Jenazah

Kronologi penemuan

Ilustrasi laut, samudra, lautan Ilustrasi laut, samudra, lautan

Sumailadesiki adalah nelayan asal Satanger, Kecamatan Liukantangaya, Pangkajene, Makassar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia terombang-ambing dan ditemukan oleh seorang nelayan asal Tulamben, Bali bernama Komang Sukarta.

Mulanya, Komang Sukarta sedang mencari ikan di Selat Lombok.

Saat dalam perjalanan kembali ke Lombok, Sukarta melihat Sumailadesiki sedang terombang-ambing di tengah lautan.

Dia kemudian menyelamatkan dan mengevakuasi Sumailadesiki ke daratan.

Baca juga: Anomali Cuaca, Musim Kemarau tapi Hujan Setiap Hari di Jatim, Ini Penjelasan BMKG

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Sandiaga Uno Kepedasan Usai Cicipi Kerupuk Kemplang Khas Lampung

Saat Sandiaga Uno Kepedasan Usai Cicipi Kerupuk Kemplang Khas Lampung

Regional
Atlet Lamongan Peraih Emas di PON Papua Dapat Bonus Rp 10 Juta, Perak Rp 7,5 Juta

Atlet Lamongan Peraih Emas di PON Papua Dapat Bonus Rp 10 Juta, Perak Rp 7,5 Juta

Regional
Dibanting Polisi hingga Kejang, MFA: Saya Harap Ini Insiden Terakhir

Dibanting Polisi hingga Kejang, MFA: Saya Harap Ini Insiden Terakhir

Regional
Kapolsek Parigi yang Diduga Perkosa Anak Tersangka Dipecat dengan Tidak Hormat

Kapolsek Parigi yang Diduga Perkosa Anak Tersangka Dipecat dengan Tidak Hormat

Regional
Bikin Haru, Aksi Polisi di Sukoharjo Gendong Lansia untuk Divaksin Covid-19

Bikin Haru, Aksi Polisi di Sukoharjo Gendong Lansia untuk Divaksin Covid-19

Regional
Sedang Kendarai Mobil, Pengacara di Tanah Bumbu Diadang lalu Dibacok Gerombolan OTK

Sedang Kendarai Mobil, Pengacara di Tanah Bumbu Diadang lalu Dibacok Gerombolan OTK

Regional
Nasib Suparmi, Dijanjikan Kerja Malah Telantar, Sempat Akan Bunuh Diri di Rel KA karena Depresi

Nasib Suparmi, Dijanjikan Kerja Malah Telantar, Sempat Akan Bunuh Diri di Rel KA karena Depresi

Regional
Kisah Pilu Bocah Atqia Nabila, Hidup dengan Tubuh Membengkak karena Bocor Jantung

Kisah Pilu Bocah Atqia Nabila, Hidup dengan Tubuh Membengkak karena Bocor Jantung

Regional
Polisi Dalami Motif 9 Pelajar SMK Keroyok Korbannya hingga Luka Parah

Polisi Dalami Motif 9 Pelajar SMK Keroyok Korbannya hingga Luka Parah

Regional
Jembatan di Kebumen Runtuh, Sutiem Hilang Terbawa Arus Sungai

Jembatan di Kebumen Runtuh, Sutiem Hilang Terbawa Arus Sungai

Regional
Kisah Youtuber Situbondo Raih Jutaan dari Bikin Konten Tutorial Furniture hingga Bisa Beli Mobil

Kisah Youtuber Situbondo Raih Jutaan dari Bikin Konten Tutorial Furniture hingga Bisa Beli Mobil

Regional
Jalani Sidang, Keluarga Bupati Jember yang Gelar Pesta Pernikahan Divonis Langgar Prokes

Jalani Sidang, Keluarga Bupati Jember yang Gelar Pesta Pernikahan Divonis Langgar Prokes

Regional
Aksi Warga Blokir Jalan ke 'Waduk Jokowi', Ini Jawaban Manajer PT Brantas

Aksi Warga Blokir Jalan ke "Waduk Jokowi", Ini Jawaban Manajer PT Brantas

Regional
Brigadir NP Disanksi Penurunan Jabatan dan Penjara 21 Hari, Ini Kata Mahasiswa yang Dibanting Saat Demo

Brigadir NP Disanksi Penurunan Jabatan dan Penjara 21 Hari, Ini Kata Mahasiswa yang Dibanting Saat Demo

Regional
Viral, Sekelompok Siswi SMAN di Wakatobi Persekusi Seorang Siswa, yang Lain Merekam dan Menonton

Viral, Sekelompok Siswi SMAN di Wakatobi Persekusi Seorang Siswa, yang Lain Merekam dan Menonton

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.