"Satu Saja Orang yang Tidak Senang dengan Polisi Adalah Jiwa Penjahat"

Kompas.com - 15/06/2021, 14:16 WIB
Unggahan seorang pengendara ojek online yang mengaku telah ditetapkan sebagai tersangka karena mengantar paket berisi minuman keras. Unggahan seorang pengendara ojek online yang mengaku telah ditetapkan sebagai tersangka karena mengantar paket berisi minuman keras.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Curhatan pengemudi ojek online asal Solo, Jawa Tengah, berinisial AN yang diunggah di media sosial belakangan menjadi viral.

Dalam tulisannya itu, AN mengaku merasa dirugikan karena ditangkap polisi saat mengantarkan pesanan barang milik pelanggan yang ternyata berisikan minuman keras.

Sebab, saat kejadian itu dirinya tidak tahu menahu terkait isi barang milik pelanggan tersebut. Pasalnya, saat diantarkan sudah dikemas di dalam kardus dan dilakban rapat.

Warganet yang membaca unggahan dari AN itu merasa ada kejanggalan. Sebab, polisi justru menangkap pengemudi ojol dan bukan pelanggan atau yang melakukan pengiriman barang tersebut.

Terkait dengan kasus itu, Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak terlihat enggan untuk menanggapinya. Hal itu karena sebelumnya ia sudah merasa memberikan klarifikasi.

"Kemarin saya sudah klarifikasi. Sudah cukup. Jangan ulang-ulangi lagi yang sama," kata Ade kepada wartawan seusai rapat PPKM di Kompleks Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (14/6/2021).

"Saya sudah klarifikasi. Satu saja orang yang tidak senang dengan polisi adalah jiwa penjahat," sambungnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Driver Ojol Ditangkap Polisi karena Antar Miras Pelanggan, Kapolresta Solo: Saya Sudah Klarifikasi

Tidak jadi tersangka dan malah diberi ganti uang

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

Dalam klarifikasi tertulis, Ade menyampaikan, saat penangkapan itu pengemudi ojol tersebut tidak ditetapkan sebagai tersangka.

AN, lanjut dia, ketika diperiksa polisi hanya dalam kapasitas sebagai saksi untuk pendalaman penyelidikan terhadap asal barang tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Selidiki Kasus Gowes Wali Kota Malang Masuk Pantai Kondang Merak yang Masih Tutup karena PPKM

Polisi Selidiki Kasus Gowes Wali Kota Malang Masuk Pantai Kondang Merak yang Masih Tutup karena PPKM

Regional
Kejari Sita 2 Boks Dokumen Usai Geledah Kantor Dindagkop UKM Blora

Kejari Sita 2 Boks Dokumen Usai Geledah Kantor Dindagkop UKM Blora

Regional
Jaksa Cabut Banding Kasus Penyelundupan Harley dan Brompton Eks Dirut Garuda Indonesia

Jaksa Cabut Banding Kasus Penyelundupan Harley dan Brompton Eks Dirut Garuda Indonesia

Regional
Soal PNS Tak Masuk Kerja 10 Hari Dapat Dipecat, Pemkab Karawang Tunggu Arahan BKN Terapkan Aturan Baru

Soal PNS Tak Masuk Kerja 10 Hari Dapat Dipecat, Pemkab Karawang Tunggu Arahan BKN Terapkan Aturan Baru

Regional
Polisi Kantongi Identitas Terduga Pembuang Limbah di Saluran Irigasi Klaten

Polisi Kantongi Identitas Terduga Pembuang Limbah di Saluran Irigasi Klaten

Regional
Risalianus Aja, Bocah SD yang Rawat Kedua Orangtuanya yang Lumpuh Terima Donasi

Risalianus Aja, Bocah SD yang Rawat Kedua Orangtuanya yang Lumpuh Terima Donasi

Regional
Diancam Tak Naik Kelas, Murid SD Dicabuli Guru di Sekolah, Korban Berani Cerita Setelah 2 Tahun

Diancam Tak Naik Kelas, Murid SD Dicabuli Guru di Sekolah, Korban Berani Cerita Setelah 2 Tahun

Regional
Hendak Bertemu Penjual Sepatu, Seorang Remaja di Sumsel Diserang Orang Tak Dikenal hingga Tewas

Hendak Bertemu Penjual Sepatu, Seorang Remaja di Sumsel Diserang Orang Tak Dikenal hingga Tewas

Regional
Perjuangan Risalatul Ikut Seleksi CPNS Saat Hamil 7 Bulan

Perjuangan Risalatul Ikut Seleksi CPNS Saat Hamil 7 Bulan

Regional
Promosikan Wisata Danau Toba Aman, 20 Kapal Motor Konvoi Rayakan Harhubnas

Promosikan Wisata Danau Toba Aman, 20 Kapal Motor Konvoi Rayakan Harhubnas

Regional
Wali Kota Malang dan Pejabatnya Dihalau Polisi Saat Gowes ke Pantai Kondang Merak yang Masih Tutup karena PPKM

Wali Kota Malang dan Pejabatnya Dihalau Polisi Saat Gowes ke Pantai Kondang Merak yang Masih Tutup karena PPKM

Regional
Longsor di Cianjur Terjadi di 2 Lokasi, Ada Korban Luka dan Bangunan Sekolah Rusak

Longsor di Cianjur Terjadi di 2 Lokasi, Ada Korban Luka dan Bangunan Sekolah Rusak

Regional
Kronologi Kadinkes di Riau Ditangkap Atas Dugaan Korupsi, Berawal Bantuan Alat Rapid Test dari Kemenkes

Kronologi Kadinkes di Riau Ditangkap Atas Dugaan Korupsi, Berawal Bantuan Alat Rapid Test dari Kemenkes

Regional
Terima 20 Ton Jagung dari Jokowi, Suroto: Apresiasi Bapak Presiden yang Begitu Cepat...

Terima 20 Ton Jagung dari Jokowi, Suroto: Apresiasi Bapak Presiden yang Begitu Cepat...

Regional
3 Orang Jadi Tersangka Investasi Bodong yang Tipu Ratusan Ibu di Makassar

3 Orang Jadi Tersangka Investasi Bodong yang Tipu Ratusan Ibu di Makassar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.