Remas Payudara Wanita, Pria di NTT Nyaris Diamuk Massa

Kompas.com - 12/06/2021, 17:19 WIB
Ilustrasi Pelecehan Seksual ShutterstockIlustrasi Pelecehan Seksual

KUPANG, KOMPAS.com - Seorang pria berinisal NM (28) nyaris diamuk massa setelah melakukan aksi pelecehan seksual dengan modus meremas payudara wanita VH di Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapolsek Kelapa Lima Kompol Sepuh Siregar mengatakan, kejadian itu bermula ketika VH (22), baru pulang mengikuti ibadah.

Baca juga: Anggota DPRD Remas Payudara Ibu Rumah Tangga, Nasdem: Kemungkinan Hukumannya Berat

Dalam perjalanan pulang ke rumahnya, korban yang sendirian ini dibuntuti NM dengan menggunakan sepeda motor.

"Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 19.30 Wita, di Jalan Hos Cokroaminoto, RT 20/RW 09, Kelurahan Kelapa Lima," ungkap Sepuh Siregar kepada Kompas.com, Sabtu (12/6/2021).

Sepuh menuturkan, kejadian itu bermula ketika korban berinsial VH (22), warga Kelapa Lima, baru pulang mengikuti ibadah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam perjalanan pulang ke rumahnya, korban yang sendirian dibuntuti Nopri dengan menggunakan sepeda motor.

Begitu mendekat, pelaku berhenti dan meremas payudara VH.

Baca juga: Datang Bertamu, Oknum Anggota DPRD TTS Remas Payudara Ibu Rumah Tangga

Saat melakukan pelecehan tersebut, korban kemudian kaget dan berteriak meminta tolong kepada warga setempat.

Mendengar teriakan VH, warga lantas keluar rumah dan mengepung pelaku.

Sejumlah warga yang emosi hendak menghakimi pelaku, namun hal itu bisa dicegah.

"Saat ini, pelaku sudah diamankan di Polsek, untuk proses hukum lebih lanjut," kata Sepuh.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa baju korban dan sepeda motor milik pelaku.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Oknum Prajurit TNI AU Lakukan Kekerasan pada Pemuda di Merauke,  Danlanud: Saya Minta Maaf

2 Oknum Prajurit TNI AU Lakukan Kekerasan pada Pemuda di Merauke, Danlanud: Saya Minta Maaf

Regional
Jokowi Berikan Sepeda Lipat untuk Vino, Bocah yang Yatim Piatu karena Covid-19

Jokowi Berikan Sepeda Lipat untuk Vino, Bocah yang Yatim Piatu karena Covid-19

Regional
Penganiaya Anak di Parkiran Mal Karawang Ditangkap, Ini Motif Pelaku

Penganiaya Anak di Parkiran Mal Karawang Ditangkap, Ini Motif Pelaku

Regional
Ruang ICU di Semua RS Rujukan Covid-19 Pekanbaru Sudah Penuh

Ruang ICU di Semua RS Rujukan Covid-19 Pekanbaru Sudah Penuh

Regional
Wali Kota Ambon dan Istri Diduga Tertular Covid-19 dari Sopir

Wali Kota Ambon dan Istri Diduga Tertular Covid-19 dari Sopir

Regional
Untuk Masyarakat Umum, Ini Cara Pendaftaran Vaksinasi di Kabupaten Garut

Untuk Masyarakat Umum, Ini Cara Pendaftaran Vaksinasi di Kabupaten Garut

Regional
Wali Kota Ambon, Istri, Anak dan ART-nya Positif Covid-19

Wali Kota Ambon, Istri, Anak dan ART-nya Positif Covid-19

Regional
Pos Penyekatan Diperketat, Sejumlah Kendaraan dari Luar Kota Kupang Harus Putar Balik

Pos Penyekatan Diperketat, Sejumlah Kendaraan dari Luar Kota Kupang Harus Putar Balik

Regional
Ketua MUI Labura Tewas Dibacok, Jenazah Ditemukan di Drainase

Ketua MUI Labura Tewas Dibacok, Jenazah Ditemukan di Drainase

Regional
Pemprov Babel Akan Setop Penerimaan Tenaga Honorer

Pemprov Babel Akan Setop Penerimaan Tenaga Honorer

Regional
Menyamar Jadi Pembeli, Tim Kejaksaan Tangkap Penjual Tabung Oksigen yang Patok Harga Tinggi di Surabaya

Menyamar Jadi Pembeli, Tim Kejaksaan Tangkap Penjual Tabung Oksigen yang Patok Harga Tinggi di Surabaya

Regional
Kakak yang Cekoki Adiknya Berusia 2 Tahun dengan Miras Minta Maaf

Kakak yang Cekoki Adiknya Berusia 2 Tahun dengan Miras Minta Maaf

Regional
Pasutri di Magelang Pinjamkan Puluhan Oximeter untuk Pasien Isoman, Gratis

Pasutri di Magelang Pinjamkan Puluhan Oximeter untuk Pasien Isoman, Gratis

Regional
Geger, Temuan Mayat Mengering di Warkop, Diduga Sudah Meninggal 10 Hari

Geger, Temuan Mayat Mengering di Warkop, Diduga Sudah Meninggal 10 Hari

Regional
Vaksin Covid-19 di Tegal Terbatas, Daftar Tunggu Sampai 20 Hari

Vaksin Covid-19 di Tegal Terbatas, Daftar Tunggu Sampai 20 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X