Kompas.com - 27/05/2021, 05:05 WIB
Mbah Peno menunjukkan seekor penyu sisik berusia sekitar 4 bulan di kolam penangkaran penyu di kawasan wisata Pantai Serang, Kabupaten Blitar, Minggu (23/5/2021) KOMPAS.COM/ASIP HASANIMbah Peno menunjukkan seekor penyu sisik berusia sekitar 4 bulan di kolam penangkaran penyu di kawasan wisata Pantai Serang, Kabupaten Blitar, Minggu (23/5/2021)

 

Pelepasan tukik

Setidaknya sekali dalam setahun, kelompok nelayan dan masyarakat pesisir Pantai Serang yang terletak sekitar 40 kilometer selatan Kota Blitar itu menggelar kegiatan pelepasan tukik atau anak penyu ke laut.

Selain sebagai kegiatan kampanye konservasi penyu, kegiatan tersebut juga diniatkan sebagai sarana penggalangan dana untuk membiayai kegiatan konservasi melalui penangkaran penyu.

Sebuah inisiatif yang datang terutama dari Dwi Handoko Pawiro, pegiat masyarakat desa yang kemudian terpilih sebagai Kepala Desa Serang tahun 2014.

Kegiatan konservasi penyu itu murni berbasis swadaya masyarakat setempat.

Proposal-proposal permintaan bantuan pembiayaan ke instansi pemerintah yang terkait tidak membuahkan hasil.

Maka, penggalangan dana melalui acara pelepasan tukik menjadi satu-satunya sumber dana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tapi, ya dana yang dapat dikumpulkan dari partisipasi masyarakat tidak seberapa yang didapat. Tetap BUMDes harus nombok," ujar Handoko, kepada Kompas.com, Selasa (25/5/2021) petang.

Baca juga: Kasus Oknum TNI Tampar Petugas SPBU karena Menolak Antre Isi Bensin Berujung Damai

Di setiap kegiatan, terdapat antara 300 hingga 800 ekor tukik penyu di lepas.

Masyarakat yang berpartisipasi pada kegiatan itu, diminta donasi sebesar Rp 15.000 untuk setiap ekor tukik yang dia lepaskan.

Biasanya, mereka menjadikan kegiatan itu sebagai sarana memberikan pendidikan dan pengalaman kepada anak-anak mereka terkait konservasi penyu.

Kadang, pihak BUMDes beruntung ketika ada instansi swasta atau komunitas tertentu yang berpartisipasi dan memborong pelepasan tukik dalam jumlah tertentu sekaligus.

"Tetap saja, paling partisipasi masyarakat paling banyak mengambil 40 persen dari seluruh tukik yang kami lepas. Sisanya, kami lepas tanpa donasi," ujar Handoko.

Rekor partisipasi dari instansi swasta dan komunitas pada kegiatan pelepasan tukik yaitu memborong 200 ekor tukik sekaligus. Dana yang terkumpul sebesar Rp 3 juta.

Menurut Handoko, dana yang terkumpul dari pelepasan tukik tidak pernah dapat menutup biaya penangkaran.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 November 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 November 2021

Regional
Banyak Korban Banjir Kalsel Bertahan di Rumah, Petugas Bagikan Nasi Bungkus

Banyak Korban Banjir Kalsel Bertahan di Rumah, Petugas Bagikan Nasi Bungkus

Regional
Soal 2 Mahasiswinya Tewas Tenggelam Saat Diksar, IAIN Parepare: Kami Masih Melakukan Penyelidikan

Soal 2 Mahasiswinya Tewas Tenggelam Saat Diksar, IAIN Parepare: Kami Masih Melakukan Penyelidikan

Regional
Bobol Rumah Warga di Lamongan, Ibu Ini Curi Uang dan Perhiasan Emas Senilai Rp 233 Juta

Bobol Rumah Warga di Lamongan, Ibu Ini Curi Uang dan Perhiasan Emas Senilai Rp 233 Juta

Regional
Eks Bendahara Puskesmas di Medan Diduga Korupsi Rp 2,4 Miliar untuk Arisan 'Online', Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Eks Bendahara Puskesmas di Medan Diduga Korupsi Rp 2,4 Miliar untuk Arisan "Online", Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Regional
Seorang Warga Suru-Suru Korban Penembakan KKB Dievakuasi ke Asmat

Seorang Warga Suru-Suru Korban Penembakan KKB Dievakuasi ke Asmat

Regional
Tahun Depan, Pemprov Jabar Bakal Kejar Penunggak Pajak Kendaraan

Tahun Depan, Pemprov Jabar Bakal Kejar Penunggak Pajak Kendaraan

Regional
Gubernur Edy Klaim Serapan Anggaran Sumut Membaik, Jelang Akhir Tahun Sudah 72,9 Persen

Gubernur Edy Klaim Serapan Anggaran Sumut Membaik, Jelang Akhir Tahun Sudah 72,9 Persen

Regional
Ombudsman Temui HB X, Bahas Pergub yang Atur Demo di Malioboro

Ombudsman Temui HB X, Bahas Pergub yang Atur Demo di Malioboro

Regional
Suami Istri Diduga Pengedar Narkoba Ditangkap, Polisi Temukan Sabu di Celana dalam

Suami Istri Diduga Pengedar Narkoba Ditangkap, Polisi Temukan Sabu di Celana dalam

Regional
Kupang Turun PPKM Level 1, Pemkot Tetap Batasi Aktivitas Warga

Kupang Turun PPKM Level 1, Pemkot Tetap Batasi Aktivitas Warga

Regional
Korupsi Dana JKN, Eks Bendahara Puskesmas di Medan Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Korupsi Dana JKN, Eks Bendahara Puskesmas di Medan Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Regional
Dalam Dua Hari, 4 Penambang Emas Liar Tewas Tertimbun Longsor di Mandailing Natal

Dalam Dua Hari, 4 Penambang Emas Liar Tewas Tertimbun Longsor di Mandailing Natal

Regional
Mulai 20 Desember, ASN Karawang Dilarang ke Luar Kota dan Cuti Libur Nataru

Mulai 20 Desember, ASN Karawang Dilarang ke Luar Kota dan Cuti Libur Nataru

Regional
Kecelakaan Minibus dan Motor di Jalan Trans Flores, 1 Orang Tewas, 4 Luka-luka

Kecelakaan Minibus dan Motor di Jalan Trans Flores, 1 Orang Tewas, 4 Luka-luka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.