Sanksi Pengumpat Pengunjung Mal Bermasker Dinilai Sudah Tepat, jika Ulangi Bisa Diperberat Jadi Begini

Kompas.com - 05/05/2021, 12:00 WIB

KOMPAS.com - Hukuman sosial yang diberikan kepada Putu Aribawa dinilai Tim Satgas Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Jawa Timur sudah tepat.

Sebelumnya, Putu mengumpat pengunjung sebuah mal di Surabaya yang memakai masker.

Tim satgas juga menyebut, jika pelaku kembali mengulangi hal serupa di masa depan, sanksinya bisa diperberat lagi.

"Saya rasa ini sudah cukup untuk memberikan hukuman sekaligus pelajaran dan rasa jera bagi pelaku," ujar Juru Bicara sekaligus Anggota Satgas Rumpun Kuratif COVID-19 Jatim dr Makhyan Jibril Al Farabi, di Surabaya, Selasa (4/5/2021), seperti dilansir dari Antara.

Sanksi berikutnya jika pelaku mengulangi lagi bisa dengan menggali kubur bagi korban Covid-19.

Baca juga: Saat Putu Aribawa Tertunduk Minta Maaf karena Mengumpat Pengunjung Mal yang Pakai Masker...

"Bila perlu, hukuman sosial yang mendidik seperti menggali kubur bagi korban Covid-19 bisa diberikan pada pelaku," ucap dokter muda yang pernah menempuh pendidikan S2 di Bidang Healthcare Enterpreneurship di University College London tersebut.

Menurut dia, hukuman yang mendidik ini penting karena provokasi tersebut menyakiti para warga yang keluarganya meninggal karena Covid-19 dan tidak berempati.

Sebelumnya, pada video viral berdurasi 34 detik, seorang pria mengejek pengunjung mal yang memakai masker.

Atas peristiwa itu, aparat Polsek Lakarsantri memburu pria tersebut dan menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Surabaya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setengah Ton Miras Diselundupkan ke Kapal Pelni di Baubau, Pelaku Sebut Itu Minyak

Setengah Ton Miras Diselundupkan ke Kapal Pelni di Baubau, Pelaku Sebut Itu Minyak

Regional
Pimpinan Pondok Pesantren Cabuli Santri di Jambi Selama 3 Tahun

Pimpinan Pondok Pesantren Cabuli Santri di Jambi Selama 3 Tahun

Regional
Operasi Zebra di Nunukan 2022, Mobil Dinas yang Mati Pajak Terjaring Razia

Operasi Zebra di Nunukan 2022, Mobil Dinas yang Mati Pajak Terjaring Razia

Regional
Cerita Singkat dan Pesan Moral Kaba Bujang Paman Asal Sumatera Barat

Cerita Singkat dan Pesan Moral Kaba Bujang Paman Asal Sumatera Barat

Regional
Ledakan Bom ke Rumah Warga, Seorang Pria di Riau Ditangkap Polisi

Ledakan Bom ke Rumah Warga, Seorang Pria di Riau Ditangkap Polisi

Regional
Saat 370 SD dan SMP Serempak Aplikasikan Digitalisasi Pendidikan...

Saat 370 SD dan SMP Serempak Aplikasikan Digitalisasi Pendidikan...

Regional
Kisah Aremanita yang Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, Saat Jenazah Dimandikan Keluar Air dari Mata dan Hidung

Kisah Aremanita yang Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, Saat Jenazah Dimandikan Keluar Air dari Mata dan Hidung

Regional
Polri Klaim Tak ada Penangkapan Pengunggah Video Tragedi Kanjuruhan

Polri Klaim Tak ada Penangkapan Pengunggah Video Tragedi Kanjuruhan

Regional
Kumpulkan Rp 447 Juta untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Ini Harapan ARMY Indonesia

Kumpulkan Rp 447 Juta untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Ini Harapan ARMY Indonesia

Regional
Sodomi Anak Temannya, Pria di Kubu Raya Ditangkap

Sodomi Anak Temannya, Pria di Kubu Raya Ditangkap

Regional
Kasus Anggota TNI AD Hendak Pukul Anggota Satlantas di Manokwari Berujung Damai

Kasus Anggota TNI AD Hendak Pukul Anggota Satlantas di Manokwari Berujung Damai

Regional
Tabung Biogas di Sekadau Meledak, Seorang Pekerja Alami Luka Bakar

Tabung Biogas di Sekadau Meledak, Seorang Pekerja Alami Luka Bakar

Regional
Palak dan Pukuli Sopir Truk di Jalan Lintas Sumatera, Preman Kambuhan Ditangkap

Palak dan Pukuli Sopir Truk di Jalan Lintas Sumatera, Preman Kambuhan Ditangkap

Regional
Kakak Tewas Dibunuh Adik di Sumba Timur NTT, Diduga karena Berebut Sawah

Kakak Tewas Dibunuh Adik di Sumba Timur NTT, Diduga karena Berebut Sawah

Regional
Diksar Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Ternyata Tak Kantongi Izin Kampus

Diksar Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Ternyata Tak Kantongi Izin Kampus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.