"Pintu Tokonya Ditutup, Ternyata Ramai Aktivitas di Dalam, Ini Bahaya"

Kompas.com - 04/05/2021, 11:29 WIB
Tim gabungan saat menemukan sebuah toko pakaian di Jalan Kaharuddin Nasution, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Riau, dengan pintu tertutup namun banyak warga berkerumun beli pakaian di dalamnya, Minggu (2/5/2021) malam. Dok. Polda RiauTim gabungan saat menemukan sebuah toko pakaian di Jalan Kaharuddin Nasution, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Riau, dengan pintu tertutup namun banyak warga berkerumun beli pakaian di dalamnya, Minggu (2/5/2021) malam.

KOMPAS.com - Tim gabungan penanganan Covid-19 di Pekanbaru, Riau, memergoki kerumunan warga yang sedang berbelanja kebutuhan lebaran di dalam sebuah toko pakaian di Jalan Kaharuddin Nasution, Kota Pekanbaru, Minggu (2/5/2021).

Menurut polisi, saat itu pintu toko tertutup dan tampak tak ada aktivitas. Namun, saat dicek petugas ternyata ada kerumunan warga tanpa protokol kesehatan (prokes).

"Pintu tokonya ditutup. Ternyata ramai aktivitas di dalamnya. ini kan bisa berbahaya pada penularan Covid-19," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto kepada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Senin (3/5/2021).

Baca juga: 4 Fakta Penangkapan Wanita Pengirim Sate Ayam Beracun, Racun Sianida Dibeli Online dan Diduga Sakit Hati

Kronologi

Menurut Sunarto, saat itu tim gabungan sedang melakukan patroli penertiban kerumunan dan penyekatan mudik.

Ada 223 personel gabungan yang dilibatkan, dari dari jajaran Polda Riau, TNI, Brimob, Polresta Pekanbaru, Dishub, Satpol PP dan BPBD.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Personel terbagi dalam lima tim. Kemudian, tim disebar untuk berpatroli di beberapa ruas jalan yang kerap ditemukan kerumunan," kata Sunarto.

Baca juga: Akal-akalan Pemilik Toko di Pekanbaru, Pintu Ditutup Seolah Sepi, Ternyata di Dalamnya Ramai

Lalu saat melintas di Jalan Kaharuddin Nasution, petugas mencurigai sebuah toko pakaian yang pura-pura tutup tersebut.

"Kegiatan penyekatan dan iimbauan patuh protokol kesehatan, termasuk pembubaran kerumunan terus kita lakukan. Karena, kasus Covid-19 di Riau tinggi. Ini perlu kesadaran semua pihak dan segenap elemen masyarakat untuk sadar dan patuh protokol kesehatan demi keselamatan bersama," katanya.

(Penulis: Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor: Aprillia Ika)

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beras Bansos Ditemukan Banyak Kutu, Ini Reaksi Emil Dardak

Beras Bansos Ditemukan Banyak Kutu, Ini Reaksi Emil Dardak

Regional
Wakil Bupati Konawe Sultra Gusli Topan Sabara Meninggal Dunia

Wakil Bupati Konawe Sultra Gusli Topan Sabara Meninggal Dunia

Regional
Bupati Lamongan Perintahkan Camat Data Anak yang Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Bupati Lamongan Perintahkan Camat Data Anak yang Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Regional
Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Siswa SMA di Batu, Pimpinan Sekolah Ditetapkan Jadi Tersangka

Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Siswa SMA di Batu, Pimpinan Sekolah Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
230 Vial Vaksin Moderna Tiba, Nakes di Kabupaten Blitar Mulai Disuntik Dosis Ketiga

230 Vial Vaksin Moderna Tiba, Nakes di Kabupaten Blitar Mulai Disuntik Dosis Ketiga

Regional
Kronologi Seorang Remaja Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sehari Sebelumnya Tulis Status “RIP” di Medsos

Kronologi Seorang Remaja Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sehari Sebelumnya Tulis Status “RIP” di Medsos

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Masohi Dibawa ke Seram Bagian Barat

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Masohi Dibawa ke Seram Bagian Barat

Regional
Kronologi Penemuan Jasad Kakek, Nenek dan Cucu di Sintang, Berawal dari Warga Cari Ikan

Kronologi Penemuan Jasad Kakek, Nenek dan Cucu di Sintang, Berawal dari Warga Cari Ikan

Regional
Terbaring Merintih di Sebuah Gang, Tunawisma Ini Ternyata Positif Covid-19

Terbaring Merintih di Sebuah Gang, Tunawisma Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
LPA NTT Kecam Kekerasan yang Dilakukan Oknum TNI kepada 2 Pelajar di Timor Tengah Utara

LPA NTT Kecam Kekerasan yang Dilakukan Oknum TNI kepada 2 Pelajar di Timor Tengah Utara

Regional
Wonogiri Mampu Lakukan Vaksinasi 8000 Orang Per Hari, Bupati Jekek: Kami Bergantung Pasokan Vaksin

Wonogiri Mampu Lakukan Vaksinasi 8000 Orang Per Hari, Bupati Jekek: Kami Bergantung Pasokan Vaksin

Regional
Angka Positif Covid-19 Masih Tinggi di Kota Padang, Ini Penyebabnya

Angka Positif Covid-19 Masih Tinggi di Kota Padang, Ini Penyebabnya

Regional
BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

Regional
Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Regional
Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Semarang Sampai Rp 16 Juta, Relawan: Tega Sekali

Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Semarang Sampai Rp 16 Juta, Relawan: Tega Sekali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X