Terima Parsel Lebaran, ASN Salatiga Wajib Lapor ke Unit Pengendalian Gratifikasi

Kompas.com - 03/05/2021, 11:21 WIB
Penyuluh Anti Korupsi Pratama KPK Inspektorat Daerah Kota Salatiga Jamil  menerima pengembalian parcel dari ASN. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAPenyuluh Anti Korupsi Pratama KPK Inspektorat Daerah Kota Salatiga Jamil menerima pengembalian parcel dari ASN.

SALATIGA, KOMPAS.com - Wali Kota Salatiga Yuliyanto melarang aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat badan usaha daerah menerima gratifikasi berupa uang dan bingkisan atau parsel.

Pemberian-pemberian tersebut dapat menimbulkan konflik kepentingan, bertentangan dengan kode etik, serta memiliki risiko pidana.

Baca juga: Masih Ada Pedagang Jual Daging Sapi Glonggongan di Salatiga

Yuliyanto mengungkapkan, aturan mengenai larangan tersebut diterbitkan dalam bentuk Surat Edaran Nomor 450/335/300 tentang Pencegahan Gratifikasi terkait Hari Raya Keagamaan.

"Pimpinan perangkat agar melakukan langkah-langkah pencegahan dan memastikan kepatuhan terhadap ketentuan hukum yang berlaku dengan menginstruksikan jajarannya agar tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apapun," jelasnya di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Senin (3/5/2021).

Yuliyanto juga menginstruksikan barang gratifikasi yang diterima disalurkan ke pihak yang lebih membutuhkan atau lembaga sosial.

"Tapi tetap harus dilaporkan dulu dan ada dokumentasi penyerahannya," paparnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara untuk jajaran Pemkot Salatiga yang tidak kuasa menolak adanya pemberian yang berkategori gratifikasi, wajib melaporkan ke unit pengendalian gratifikasi (UPG) yang ada di Inspektorat Daerah Kota Salatiga.

Baca juga: Wali Kota Salatiga Persilakan Santri dan ASN Mudik Lebaran, asalkan...

Terpisah, Penyuluh Anti Korupsi Pratama KPK Inspektorat Daerah Kota Salatiga Jamil mengatakan, hingga saat ini ada dua laporan dan pengembalian bingkisan.

"Pengembalian atas nama Camat Sidorejo dan staf pranata komputer Diskominfo. Camat Sidorejo Guntur Junanto sejak 2019 rutin melaporkan penerimaan parsel," jelasnya.

Dia berharap, para ASN utamanya pejabat dapat berinisiatif melaporkan penerimaan parsel dan semacamnya ke UPG.

"Biasanya parsel-parsel dari rekanan, perbankan, dunia usaha dan pihak lain yang mendapat layanan dari dinas," kata Jamil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petani Desa Ini Manfaatkan Urine Sapi Untuk Berantas Hama Tikus, Begini Ceritanya...

Petani Desa Ini Manfaatkan Urine Sapi Untuk Berantas Hama Tikus, Begini Ceritanya...

Regional
Viral, Video Pemulung Tua Dijambret, Kapolres Blitar: Pelaku Harus Bertanggung Jawab

Viral, Video Pemulung Tua Dijambret, Kapolres Blitar: Pelaku Harus Bertanggung Jawab

Regional
Dalam 3 Bulan, Kematian akibat Covid-19 di Kalbar Meningkat 4 Kali Lipat

Dalam 3 Bulan, Kematian akibat Covid-19 di Kalbar Meningkat 4 Kali Lipat

Regional
Pasien Covid-19 dengan Kandungan Virus Miliaran Diketahui dari Hasil Uji Lab

Pasien Covid-19 dengan Kandungan Virus Miliaran Diketahui dari Hasil Uji Lab

Regional
Bupati Maluku Tengah Janji Kirim Obat-obatan dan Tenaga Medis ke Lokasi Pengungsian

Bupati Maluku Tengah Janji Kirim Obat-obatan dan Tenaga Medis ke Lokasi Pengungsian

Regional
Peserta Vaksinasi Massal di Mega Mall Batam Membeludak

Peserta Vaksinasi Massal di Mega Mall Batam Membeludak

Regional
Selundupkan 25 Kg Sabu, Seorang Petani Karet Divonis Hukuman Mati

Selundupkan 25 Kg Sabu, Seorang Petani Karet Divonis Hukuman Mati

Regional
2 Buron Wartawan Abal-abal yang Peras Narasumber hingga Rp 17 Juta Ditangkap

2 Buron Wartawan Abal-abal yang Peras Narasumber hingga Rp 17 Juta Ditangkap

Regional
Makan Bakso Mengandung Formalin, 4 Polisi Muntah hingga Dirawat di RS

Makan Bakso Mengandung Formalin, 4 Polisi Muntah hingga Dirawat di RS

Regional
Bupati Bogor Dapat Perintah Langsung dari Jokowi, Ini Isinya

Bupati Bogor Dapat Perintah Langsung dari Jokowi, Ini Isinya

Regional
Sehari Usai Disuntik Vaksin, Seorang Warga Demam lalu Meninggal, Ini Penjelasan Satgas Covid-19 Bali

Sehari Usai Disuntik Vaksin, Seorang Warga Demam lalu Meninggal, Ini Penjelasan Satgas Covid-19 Bali

Regional
Pasien Covid-19 yang Miliki Kandungan Miliaran Virus Ditemukan di Kalbar

Pasien Covid-19 yang Miliki Kandungan Miliaran Virus Ditemukan di Kalbar

Regional
2.000 Vial Vaksin Tambahan untuk Batam Tertahan

2.000 Vial Vaksin Tambahan untuk Batam Tertahan

Regional
Guru SMP Pelaku Pencabulan Malah Menyalahkan Setan, Mengaku Punya 2 Kepribadian

Guru SMP Pelaku Pencabulan Malah Menyalahkan Setan, Mengaku Punya 2 Kepribadian

Regional
Video Viral Kerumunan di Sleman Berjoget di Mal Saat Pandemi, Ini Kata Satpol PP DIY

Video Viral Kerumunan di Sleman Berjoget di Mal Saat Pandemi, Ini Kata Satpol PP DIY

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X