Kronologi Suami Tusuk Istri di Bandung, Videonya Viral di Medsos dan Pelaku Kabur

Kompas.com - 03/05/2021, 09:18 WIB
Viral di media sosial video detik-detik penusukan terhadap seorang wanita, dilakukan oleh seorang pria, yang merupakan suami sirinya. Kejadian pada 29 April 2021 di Margahayu, Kabupaten Bandung. Saat ini si pria buron. 

Dok. ISTIMEWA/Tribun JabarViral di media sosial video detik-detik penusukan terhadap seorang wanita, dilakukan oleh seorang pria, yang merupakan suami sirinya. Kejadian pada 29 April 2021 di Margahayu, Kabupaten Bandung. Saat ini si pria buron.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Rekaman video yang memperlihatkan aksi penusukan di Jalan Manglid, Margahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial.

Pelaku dan korban penusukan itu diketahui pasangan suami istri.

Dalam video tersebut, pelaku dan korban awalnya terlihat cekcok mulut terkait urusan rumah tangganya.

Sesaat kemudian, pelaku atau sang suami geram hingga akhirnya mengeluarkan pisau dan melakukan penikaman terhadap korban.

Mengetahui hal itu, sang perekam video kemudian histeris dan berteriak meminta tolong warga.

"Ditusuk, itu ditusuk, tolong!" teriaknya.

Baca juga: Viral, Video Detik-detik Pria Tusuk Istri di Bandung, Berawal dari Cekcok Minta Pisah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelaku buron

Kapolsek Margahayu, Kompol Yana Mulyana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Peristiwa naas itu terjadi pada 29 April 2021 lalu.

"Kejadiannya (penusukan) kemarin lusa. Korban dengan pelaku (adalah pasangan) suami-istri, nikah agama atau siri," ujar Yana Mulyana saat dihubungi melalui ponselnya, Minggu (2/5/2021), seperti dikutip dari Tribun Jabar.

Baca juga: Pembunuhan Sadis di Cianjur, Anak Bacok Bapaknya gara-gara Dibangunkan untuk Jaga Toko

Akibat kejadian itu, korban diketahui mengalami luka sabetan senjata tajam di sejumlah bagian tubuhnya. Namun demikian, nyawanya berhasil diselamatkan.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman penyelidikan untuk mengusut kasus tersebut. Sebab, pelakunya diketahui kabur setelah kejadian tersebut.

"Pelaku masih dalam pengejaran. Diduga (akibat) cemburu buta," ungkapnya.

Editor : Aprillia Ika



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Yayasan Komunitas Difabel di Tegal, Bisa Kembangkan Potensi 12.000 Anggotanya

Ada Yayasan Komunitas Difabel di Tegal, Bisa Kembangkan Potensi 12.000 Anggotanya

Regional
KAI Sumut Wajibkan Penumpang Bawa Dokumen Vaksinasi

KAI Sumut Wajibkan Penumpang Bawa Dokumen Vaksinasi

Regional
43 Dokter Gugur Selama Penanganan Covid-19 di Jawa Tengah

43 Dokter Gugur Selama Penanganan Covid-19 di Jawa Tengah

Regional
Terpapar Covid-19, Anggota DPRD Kota Probolinggo Hamid Rusdi Meninggal

Terpapar Covid-19, Anggota DPRD Kota Probolinggo Hamid Rusdi Meninggal

Regional
Nuryani, Perempuan Tangguh Pengubur Jenazah Pasien Covid-19

Nuryani, Perempuan Tangguh Pengubur Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Siswa SMP di Sleman Tewas Dalam Rumahnya, Diduga Dibunuh Kenalannya

Siswa SMP di Sleman Tewas Dalam Rumahnya, Diduga Dibunuh Kenalannya

Regional
Pria Asal Surabaya Ditemukan Tewas di Hotel, Polisi: Korban Hampir Seminggu Menginap

Pria Asal Surabaya Ditemukan Tewas di Hotel, Polisi: Korban Hampir Seminggu Menginap

Regional
Diperingatkan Luhut, Pemerintah DI Yogyakarta Rencanakan Tambah Bed di Rumah Sakit Rujukan

Diperingatkan Luhut, Pemerintah DI Yogyakarta Rencanakan Tambah Bed di Rumah Sakit Rujukan

Regional
100 Marinir Jadi Juru Masak untuk Bantu Warga yang Sedang Isoman

100 Marinir Jadi Juru Masak untuk Bantu Warga yang Sedang Isoman

Regional
Tolak Fasilitas Isolasi di Hotel untuk DPR, Farhan: Tak pada Tempatnya Anggota Dewan Diistimewakan

Tolak Fasilitas Isolasi di Hotel untuk DPR, Farhan: Tak pada Tempatnya Anggota Dewan Diistimewakan

Regional
'Kalau Nakes Banyak Bertumbangan, Siapa yang Melayani Masyarakat?'

"Kalau Nakes Banyak Bertumbangan, Siapa yang Melayani Masyarakat?"

Regional
Plt Kepala BPBD Merangin Dibunuh secara Sadis

Plt Kepala BPBD Merangin Dibunuh secara Sadis

Regional
Terlibat Kasus Dugaan Korupsi Bedah Rumah Rp 20,2 Miliar, 5 Tersangka Segera Disidang

Terlibat Kasus Dugaan Korupsi Bedah Rumah Rp 20,2 Miliar, 5 Tersangka Segera Disidang

Regional
Jokowi Beri Tabungan Pendidikan ke Ghifari, Bocah yang Yatim Piatu karena Covid-19

Jokowi Beri Tabungan Pendidikan ke Ghifari, Bocah yang Yatim Piatu karena Covid-19

Regional
Stok Vaksin Nyaris Habis, 10 Layanan Vaksinasi di Kota Semarang Dihentikan

Stok Vaksin Nyaris Habis, 10 Layanan Vaksinasi di Kota Semarang Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X