Larang Takbir Keliling, Bupati Pati: Takbiran Cukup di Masjid atau Mushala Saja

Kompas.com - 28/04/2021, 23:20 WIB
Bupati Pati Haryanto menjadi orang yang pertama disuntik vaksin covid-19 dalam program pencanangan vaksinasi Covid-19 yang digelar di RSUD RAA Soewondo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (25/1/2021).  DOKUMEN PEMKAB PATIBupati Pati Haryanto menjadi orang yang pertama disuntik vaksin covid-19 dalam program pencanangan vaksinasi Covid-19 yang digelar di RSUD RAA Soewondo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (25/1/2021). 

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah, melarang pelaksanaan takbir keliling di malam Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

“Takbiran cukup dilaksanakan di masjid atau mushala saja. Itu pun tidak boleh berkerumun. Kapasitasnya 50 persen, dengan protokol kesehatan. Ini dalam rangka memutus mata rantai Covid-19. Sudah saya buatkan surat edaran terkait hal ini,” ujar Bupati Pati Haryanto usai menggelar Rapat Persiapan Lebaran bersama jajaran Forkopimda dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Rabu (28/4/2021).

Baca juga: Makan Bancakan Saat Hajatan, 37 Orang Sekampung di Pati Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Haryanto menambahkan, pihaknya mempersilakan masyarkat melaksanakan shalat Idul Fitri dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Terkait larangan mudik, Haryanto mengaku sejauh ini pemudik yang lolos pulang ke kampung halaman dilakukan pendataan oleh Satgas Covid-19.

“Sekalipun sudah ada imbauan tidak boleh mudik, kalau ada yang terlanjur mudik kami lakukan pendataan dengan bantuan Bhabinkamtibmas, Babinsa, bidan desa, dan Satgas Covid-19 desa. Mereka diswab, kalau positif diisolasi bisa di desa atau RSUD Soewondo,” jelas dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tak Perlu Jauh-Jauh ke Pati, Warga Blora Bisa Urus Paspor di Gedung Konco Tani

Pihaknya meminta warga yang terlanjur mudik ke kampung halaman untuk tidak melaksanakan shalat Idul Fitri di masjid maupun di lapangan.

“Nanti mungkin kami buat surat edaran. Kalau bisa (pemudik) tidak usah shalat Idul Fitri di masjid, cukup di rumah saja,” tandas dia.

Sementara itu, Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas bagi warga yang kedapatan melakukan takbir keliling di malam Lebaran 2021.

Dia meminta masyarakat mematuhi peraturan supaya kasus Covid-19 di Pati bisa diminimalisir.

“Kita bisa lihat pasca-pilkades serentak kemarin tidak ada klaster baru penularan Covid-19. Ini pencapaian baik. Saat Idul Fitri kami harap bisa dipertahankan dengan tidak melaksanakan takbir keliling dan menjaga prokes saat shalat Idul Fitri,” ujar dia.

 

 

 

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Bupati Pati Imbau Takbir di Malam Lebaran Cukup di Masjid, Bukan Keliling di Jalanan



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Remaja 14 Tahun Tewas di Tangan Kekasihnya, Mengaku Hamil, Dibujuk Minum Jamu Beracun oleh Pelaku

Kisah Remaja 14 Tahun Tewas di Tangan Kekasihnya, Mengaku Hamil, Dibujuk Minum Jamu Beracun oleh Pelaku

Regional
Kantor Bank Sinarmas Pontianak Ditembaki OTK, Polisi Pastikan Bukan dari Senpi

Kantor Bank Sinarmas Pontianak Ditembaki OTK, Polisi Pastikan Bukan dari Senpi

Regional
Puluhan Prajurit Kodam Pattimura Latihan Bersama Militer AS, Pangdam: Jaga Nama Baik TNI AD

Puluhan Prajurit Kodam Pattimura Latihan Bersama Militer AS, Pangdam: Jaga Nama Baik TNI AD

Regional
Menahan Tangis, Bupati Non-aktif Muara Enim Minta Rekening Keluarganya Dibuka, Merasa Dizalimi KPK

Menahan Tangis, Bupati Non-aktif Muara Enim Minta Rekening Keluarganya Dibuka, Merasa Dizalimi KPK

Regional
Heboh Pelecehan Seksual Mahasiswi Unsri yang Diduga Dilakukan Dosen Pembimbing Skripsi, Ini Kata Pihak Kampus

Heboh Pelecehan Seksual Mahasiswi Unsri yang Diduga Dilakukan Dosen Pembimbing Skripsi, Ini Kata Pihak Kampus

Regional
Investasi Fiktif Guru Madrasah di Bogor Tipu Korbannya hingga Rp 23 Miliar, Polisi: Rekening Tersangka Tinggal Rp 200 Ribu

Investasi Fiktif Guru Madrasah di Bogor Tipu Korbannya hingga Rp 23 Miliar, Polisi: Rekening Tersangka Tinggal Rp 200 Ribu

Regional
Kawah Lumpur Kesongo Blora Meletus, Ini Kronologinya

Kawah Lumpur Kesongo Blora Meletus, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Raju, Atlet Selancar yang Ditolak Masuk Tim PON NTT, Berhasil Raih 2 Medali di Papua

Cerita Raju, Atlet Selancar yang Ditolak Masuk Tim PON NTT, Berhasil Raih 2 Medali di Papua

Regional
Mobil Terios Terbalik, Pengemudi dan Penumpang Malah Kabur, Polisi: Sopirnya Mabuk

Mobil Terios Terbalik, Pengemudi dan Penumpang Malah Kabur, Polisi: Sopirnya Mabuk

Regional
Ayah Tega Perkosa Anak Kandung hingga Hamil 7 Bulan, Ketahuan Sang Ibu Saat Periksa ke Bidan

Ayah Tega Perkosa Anak Kandung hingga Hamil 7 Bulan, Ketahuan Sang Ibu Saat Periksa ke Bidan

Regional
Data Aplikasi Tidak Sinkron, Pemkab Landak Kalbar Mengaku Tak Dapat Jatah Vaksin Covid-19

Data Aplikasi Tidak Sinkron, Pemkab Landak Kalbar Mengaku Tak Dapat Jatah Vaksin Covid-19

Regional
Guru Honorer di Krayan Kaltara Bunuh Macan Tutul dan Unggah Fotonya di Medsos, Ini Alasannya

Guru Honorer di Krayan Kaltara Bunuh Macan Tutul dan Unggah Fotonya di Medsos, Ini Alasannya

Regional
Penembakan Kantor Bank Sinarmas Pontianak Sudah Terjadi Dua Kali

Penembakan Kantor Bank Sinarmas Pontianak Sudah Terjadi Dua Kali

Regional
Polisi Tangkap Kades di Sultra yang Perintahkan Warganya Bawa Bom Saat Demo

Polisi Tangkap Kades di Sultra yang Perintahkan Warganya Bawa Bom Saat Demo

Regional
Anak di Bawah 12 Tahun di Karawang Tak Boleh Masuk Tempat Wisata, Pengunjung Dibatasi 25 Persen

Anak di Bawah 12 Tahun di Karawang Tak Boleh Masuk Tempat Wisata, Pengunjung Dibatasi 25 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.