Penyedia Layanan Tes Covid-19 di Yogyakarta Wajib Miliki Ruang Isolasi

Kompas.com - 28/04/2021, 19:35 WIB
Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat ditemui di RS Pratama, Jumat (5/3/2021) Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoWali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat ditemui di RS Pratama, Jumat (5/3/2021)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta segera mengeluarkan aturan bagi penyedia layanan tes Covid-19 untuk melengkapi fasilitas ruang isolasi sementara.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan, ruang isolasi sementara wajib dimiliki penyedia fasilitas rapid test, PCR, maupun GeNose C-19.

Ruang isolasi digunakan sebelum pasien masuk tahapan selanjutnya.

“Itu wajib (ruang isolasi), sehingga penanganan bagi orang yang positif harus clear,” kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti melalui keterangan tertulis, Rabu (28/4/2021).

Baca juga: 5 SD di Yogyakarta Gelar Uji Coba Belajar Tatap Muka

Haryadi berharap, Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Yogyakarta sudah mengeluarkan surat edaran terkait penyedia layanan deteksi Covid-19 memiliki ruang isolasi sebelum tanggal 6 Mei 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kita mewacanakan sebelum tanggal 6 Mei nanti surat edaran Ketua Satgas Covid sudah dikeluarkan,” katanya.

Dia menjelaskan selama ini banyak tempat menyediakan layanan tes Covid-19. Karena itu kalau hasilnya positif, pihak penyedia layanan harus menyediakan tempat isolasi sementara, sebelum yang bersangkutan dilaporkan ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Entah satu atau dua kamar harus menyediakan tempat isolasi sementara,” tuturnya.

Baca juga: Polda DIY Dirikan 10 Pos Penyekatan di Perbatasan, Ini Lokasinya

Sedangkan terkait vaksin, Haryadi menegaskan, hingga sekarang dosis vaksin yang dimiliki Pemkot Yogyakarta masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

Ia juga mengimbau Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta hendaknya tidak menumpuk vaksin.

“Saya tidak mau Dinkes numpuk vaksin. Jangan owel (pelit) menyuntik vaksin warga, karena program vaksinasi di Yogya basisnya keluarga. Ini bukan sembako, jadi jangan nimbun vaksin,” tandas Haryadi.

Pemkot Yogyakarta menggelar program vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di pintu barat kebun binatang tersebut, Rabu (28/4/2021).

Program vaksinasi Covid-19 ini diikuti 200 karyawan GL Zoo juga diikuti 200 pegawai ASN/guru lansia, serta 100 pegawai Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Yogyakarta.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengaku Hamil, Remaja Putri di Kediri Diracun Pacarnya hingga Tewas di Lapangan Voli

Mengaku Hamil, Remaja Putri di Kediri Diracun Pacarnya hingga Tewas di Lapangan Voli

Regional
3 Bocah SD Seberangi Sungai dengan Kotak Busa, Pemda OKI: Biasa Itu, Masalah Kecil Dibesar-besarkan Jadi Besar

3 Bocah SD Seberangi Sungai dengan Kotak Busa, Pemda OKI: Biasa Itu, Masalah Kecil Dibesar-besarkan Jadi Besar

Regional
Nasib Pemburu Salah Sasaran, Dikira Tembak Babi Ternyata Manusia, Kini Ditahan dan Jadi Tersangka

Nasib Pemburu Salah Sasaran, Dikira Tembak Babi Ternyata Manusia, Kini Ditahan dan Jadi Tersangka

Regional
Laga Eksebisi PON XX Papua, Lampung Raih Medali Terbanyak Cabor Hapkido

Laga Eksebisi PON XX Papua, Lampung Raih Medali Terbanyak Cabor Hapkido

Regional
Bersitegang dengan Masyarakat Adat di Lokasi Pembangunan Waduk Lambo, Ini Kata Polisi

Bersitegang dengan Masyarakat Adat di Lokasi Pembangunan Waduk Lambo, Ini Kata Polisi

Regional
19 Tahun Jadi Polisi dan Pensiun, Agus Kini Mengemis Menjadi Manusia Silver karena Impitan Ekonomi

19 Tahun Jadi Polisi dan Pensiun, Agus Kini Mengemis Menjadi Manusia Silver karena Impitan Ekonomi

Regional
Gedung Meranti RSKD Dadi Makassar Terbakar, 39 Pasien Dipindahkan

Gedung Meranti RSKD Dadi Makassar Terbakar, 39 Pasien Dipindahkan

Regional
Kisah Agus, Pensiunan Polisi yang Terjaring Razia Saat Mengemis Jadi Manusia Silver

Kisah Agus, Pensiunan Polisi yang Terjaring Razia Saat Mengemis Jadi Manusia Silver

Regional
Curi Uang Nasabah Rp 1,2 Miliar, Teller Bank: Menyesal Itu Pasti, Cuma Ya Jalani Saja Lagi...

Curi Uang Nasabah Rp 1,2 Miliar, Teller Bank: Menyesal Itu Pasti, Cuma Ya Jalani Saja Lagi...

Regional
Motif Pembunuhan Remaja Putri di Kediri, Pacar Bingung karena Korban Mengaku Hamil

Motif Pembunuhan Remaja Putri di Kediri, Pacar Bingung karena Korban Mengaku Hamil

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 September 2021

Regional
Pantai di Gunungkidul Masih Ditutup, Polisi Putar Balik Ratusan Kendaraan

Pantai di Gunungkidul Masih Ditutup, Polisi Putar Balik Ratusan Kendaraan

Regional
Kisah Gibran Hilang 5 Hari di Gunung Guntur, Didatangi 5 Orang Misterius dan Tak Pernah Rasakan Malam

Kisah Gibran Hilang 5 Hari di Gunung Guntur, Didatangi 5 Orang Misterius dan Tak Pernah Rasakan Malam

Regional
Siswi SMK yang Muntah-muntah Usai Divaksin Pulang dari RS, Dokter: Bukan KIPI

Siswi SMK yang Muntah-muntah Usai Divaksin Pulang dari RS, Dokter: Bukan KIPI

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 26 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 26 September 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.