Detik-detik Bocah 2 Tahun Terseret Banjir dan Ditemukan Selamat 5 Jam Kemudian di Tumpukan Kayu

Kompas.com - 12/04/2021, 09:02 WIB
Seorang warga menyaksikan banjir bandang yang merusak permukiman di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, NTT, Minggu (4/4/2021). Berdasarkan data BPBD Kabupaten Flores Timur sebanyak 23 warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi pada minggu dini hari. ANTARA FOTO/HO/Dok BPBD Flores Timur/wpa/foc. ANTARA FOTO/HUMAS BNPBSeorang warga menyaksikan banjir bandang yang merusak permukiman di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, NTT, Minggu (4/4/2021). Berdasarkan data BPBD Kabupaten Flores Timur sebanyak 23 warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi pada minggu dini hari. ANTARA FOTO/HO/Dok BPBD Flores Timur/wpa/foc.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kisah haru dialami seorang bocah berusia dua tahun bernama Selo di Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pasalnya, saat banjir bandang menerjang rumahnya pada Minggu (4/4/2021) dini hari, bocah mungil itu sempat dinyatakan hilang.

Namun, lima jam kemudian ia berhasil ditemukan pihak keluarga dengan kondisi selamat di antara tumpukan kayu.

Baca juga: Cerita Haru Bocah 2 Tahun Selamat Usai Terseret Banjir di Adonara, Ayah: Ini Mukjizat

Kronologi kejadian

Ayah Selo, Emanuel Rohidi seperti dilansir dari Talkshow Rosi di Kompas TV mengatakan, saat itu hujan deras mengguyur daerahnya sejak Jumat (2/4/2021).

Pada Minggu dini hari atau sekitar 01.30 WIT, dirinya sedang berusaha memindahkan sepeda motornya ke tempat lebih aman.

Tapi sesaat kemudian banjir bandang menyapu rumahnya hingga roboh seketika. Saat kejadian itu, di dalam rumah ada mama, istri, adik, dan anaknya Selo.

"Kejadiannya begitu cepat. Sekitar lima menit rumah roboh diterjang banjir. Karena memang lokasi rumah berada di dekat sungai," jelasnya.

Baca juga: UPDATE: 177 Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang NTT, 45 Masih Hilang

Saat itu, mamanya berhasil selamat. Sedangkan istri dan adiknya ditemukan satu jam kemudian dengan kondisi serupa.

Sementara untuk anaknya Selo, sempat hilang terbawa arus banjir.

Menjawab panggilan opa

Saat kejadian itu, pihak keluarga dengan dibantu warga sekitar sempat melakukan upaya pencarian. Namun, nihil menemukan keberadaan anaknya tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Hancur Ditabrak Kereta Api, Sopir Berusia 61 Tahun Lolos dari Maut

Mobil Hancur Ditabrak Kereta Api, Sopir Berusia 61 Tahun Lolos dari Maut

Regional
Kronologi Kaburnya Lima Tahanan BNNP Sumut: Sebelum Kabur Petugas Disiram Air Cabai dan Dianiaya

Kronologi Kaburnya Lima Tahanan BNNP Sumut: Sebelum Kabur Petugas Disiram Air Cabai dan Dianiaya

Regional
Polda Jatim: Mobilitas Masyarakat ke Malang Raya dan Surabaya Raya Jadi Perhatian Kami

Polda Jatim: Mobilitas Masyarakat ke Malang Raya dan Surabaya Raya Jadi Perhatian Kami

Regional
Terus Bertambah, Kini Sudah Lebih 100 Orang Terjangkit Covid-19 di Klaster Sangon Kulon Progo

Terus Bertambah, Kini Sudah Lebih 100 Orang Terjangkit Covid-19 di Klaster Sangon Kulon Progo

Regional
Tak Bisa Mudik, Ribuan Diaspora di Jerman hingga AS Berbagi Kerinduan Secara Online

Tak Bisa Mudik, Ribuan Diaspora di Jerman hingga AS Berbagi Kerinduan Secara Online

Regional
3 Wisatawan Positif Covid-19, Lokasi Wisata di Purbalingga Terancam Ditutup

3 Wisatawan Positif Covid-19, Lokasi Wisata di Purbalingga Terancam Ditutup

Regional
9007 Pekerja Migran tiba di Jatim, 76 Orang Positif Covid-19, Sebagian Besar dari Madura

9007 Pekerja Migran tiba di Jatim, 76 Orang Positif Covid-19, Sebagian Besar dari Madura

Regional
Libur Lebaran, Pantai di Gunungkidul Dipadati Pengunjung dari Luar Yogyakarta

Libur Lebaran, Pantai di Gunungkidul Dipadati Pengunjung dari Luar Yogyakarta

Regional
Belum Ada Peningkatan Arus Balik, Menhub Budi Karya: Secara Kuantitatif di Bawah 60 Persen...

Belum Ada Peningkatan Arus Balik, Menhub Budi Karya: Secara Kuantitatif di Bawah 60 Persen...

Regional
Dalam Sehari, Dua Kasus Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Selatan Garut, 2 Hilang, 6 Selamat

Dalam Sehari, Dua Kasus Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Selatan Garut, 2 Hilang, 6 Selamat

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 16 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 16 Mei 2021

Regional
Objek Wisata di Banten Ditutup, Polisi Antisipasi Membeludaknya Pengunjung Mal

Objek Wisata di Banten Ditutup, Polisi Antisipasi Membeludaknya Pengunjung Mal

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 16 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 16 Mei 2021

Regional
Pengunjung Wahana Dino Land D'Las Purbalingga Membeludak,3 Wisatawan Positif Covid-19

Pengunjung Wahana Dino Land D'Las Purbalingga Membeludak,3 Wisatawan Positif Covid-19

Regional
Berawal dari Buka Bersama, 20 Warga Satu RT di Solo Positif Covid-19

Berawal dari Buka Bersama, 20 Warga Satu RT di Solo Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X