Penjual Takjil di Salatiga Diminta Jaga Jarak dan Pakai Masker

Kompas.com - 12/04/2021, 08:54 WIB
Sejumlah penjual takjil di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (4/5/2020). Dokumentasi Kominfotik Jakarta TimurSejumlah penjual takjil di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (4/5/2020).

SALATIGA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Salatiga mengizinkan para penjual takjil untuk berjualan selama bulan Ramadhan.

Meski begitu, para penjual diwajibkan mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, para penjual takjil adalah bagian dari pelaku UMKM.

"Boleh berjualan, silakan. Tapi karena saat ini pandemi maka penjual wajib memakai masker, sediakan hand sanitizer, dan menjaga jarak antar untuk mengurangi potensi kerumunan saat pembeli antre. Selain itu, jaga juga ketertiban lalu lintas," jelasnya, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Gubernur Banten Persilakan Warganya Shalat Tarawih di Masjid: Biar Covid-19 Cabut

Tak hanya penjual takjil, kata Yuliyanto, pihaknya mempersilakan masyarakat menggelar tradisi padusan.

Padusan merupakan tradisi Jawa dalam menyambut bulan Ramadhan yang mempunyai makna mensucikan jiwa dan raga saat memasuki bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

Tradisi tahunan ini dilaksanakan sebagai wujud pelestarian budaya jawa.

Dikatakan Yuliyanto, pihaknya akan menempatkan petugas untuk mengawasi saat masyarakat melaksanakan tradisi padusan.

"Pasti di sumber-sumber air masyarakat akan melaksanakan padusan. Kita batasi, pendekatan persuasif kepada masyarakat. Namun kita imbau, lebih baik di rumah saja," ungkapnya.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Warga Sumbar Dilarang Gelar Tradisi Balimau

Untuk pelaksanaan shalat tarawih di Masjid juga diizinkan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X