Universitas Brawijaya Gagas Prodi Baru Supaya Tren Makanan Halal Dikelola Profesional

Kompas.com - 07/04/2021, 19:02 WIB
Direktur Program Vokasi Universitas Brawijaya, Prof Unti Ludigdo dalam Sosialisasi Pembukaan Prodi D4 Bisnis Jasa Makanan Halal secara daring, Rabu (7/4/2021). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKDirektur Program Vokasi Universitas Brawijaya, Prof Unti Ludigdo dalam Sosialisasi Pembukaan Prodi D4 Bisnis Jasa Makanan Halal secara daring, Rabu (7/4/2021).

MALANG, KOMPAS.com - Universitas Brawijaya (UB) menggagas pendirian Program Studi (Prodi) D4 Bisnis Jasa Makanan Halal.

Rencana pembukaan prodi di pendidikan vokasi itu untuk merespons kebutuhan makanan halal dunia.

Direktur Pendidikan Vokasi Universitas Brawijaya (UB), Prof Unti Ludigdo mengatakan, terdapat berbagai alasan yang melatarbelakangi rencana pendirian Prodi D4 Bisnis Jasa Makanan Halal.

Salah satunya adalah tren halal di berbagai belahan dunia.

"Indonesia sebagai negara Muslim terbesar berpotensi sebagai produsen makanan halal yang besar," kata Unti, dalam sosialisasi rencana pembukaan Prodi D4 Bisnis Jasa Makanan Halal yang dilakukan secara daring, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Rumah Dinas Dilempari Pesawat Kertas, Wali Kota Malang: Terkait Dualisme Arema

"Indonesia juga sekaligus merupakan pasar industri makanan yang sangat potensial," tambah dia.

Di sisi lain, Unti mengatakan industri makanan halal di Indonesia masih belum dikelola secara profesional.

"Industri halal, khususnya di bidang kuliner belum banyak dikelola secara profesional oleh para ahli di bidangnya," ujar dia.

Hal ini yang menyebabkan jaminan produk halal belum terlaksana secara ideal karena kekurangan sumber daya manusia.

Prodi D4 Bisnis Jasa Makanan Halal diharapkan menjadi jawaban atas kekurangan sumber daya manusia tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tutup Akses Masuk Menuju Kawasan Wisata di Banten, Wisatawan yang Sudah Datang Dibubarkan

Polisi Tutup Akses Masuk Menuju Kawasan Wisata di Banten, Wisatawan yang Sudah Datang Dibubarkan

Regional
Bikin Video TikTok Kontroversial soal Palestina, Pria Ini Mengaku Iseng, Polisi: Kasusnya Sudah Kami Tangani

Bikin Video TikTok Kontroversial soal Palestina, Pria Ini Mengaku Iseng, Polisi: Kasusnya Sudah Kami Tangani

Regional
Pungli THR Belasan Juta Rupiah, Camat Purwoasri Dicopot, Dipindahkan dengan Jabatan Lebih Rendah

Pungli THR Belasan Juta Rupiah, Camat Purwoasri Dicopot, Dipindahkan dengan Jabatan Lebih Rendah

Regional
Seluruh Tempat Wisata di Banten Ditutup hingga 30 Mei, Ini Alasannya

Seluruh Tempat Wisata di Banten Ditutup hingga 30 Mei, Ini Alasannya

Regional
Masih Pandemi, tapi Pengunjung Pantai Batu Karas di Pangandaran Membeludak, Ini Kata Pemkab

Masih Pandemi, tapi Pengunjung Pantai Batu Karas di Pangandaran Membeludak, Ini Kata Pemkab

Regional
2 Anggota KKB Tewas Saat Kontak Senjata dengan TNI-Polri Minggu Dini Hari

2 Anggota KKB Tewas Saat Kontak Senjata dengan TNI-Polri Minggu Dini Hari

Regional
Pria Pembuat Video TikTok Hina Palestina Dibawa ke Kantor Polisi

Pria Pembuat Video TikTok Hina Palestina Dibawa ke Kantor Polisi

Regional
Liburan ke Pantai, 4 Bocah Tewas Terseret Ombak

Liburan ke Pantai, 4 Bocah Tewas Terseret Ombak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ajudan Pribadi Komandan KKB Tewas | Kalimat Jenaka Ditempel di Mercon

[POPULER NUSANTARA] Ajudan Pribadi Komandan KKB Tewas | Kalimat Jenaka Ditempel di Mercon

Regional
800-an Orang Berkerumun di Acara Organ Tunggal, Akhirnya Dibubarkan Paksa Polisi, Sempat Terdengar Tembakan Peringatan

800-an Orang Berkerumun di Acara Organ Tunggal, Akhirnya Dibubarkan Paksa Polisi, Sempat Terdengar Tembakan Peringatan

Regional
Kronologi Camat Purwoasri Minta THR Rp 15 Juta, Lewat WhatsApp hingga Tertangkap Basah oleh Bupati Kediri

Kronologi Camat Purwoasri Minta THR Rp 15 Juta, Lewat WhatsApp hingga Tertangkap Basah oleh Bupati Kediri

Regional
Gubernur Banten Putuskan Tutup Seluruh Tempat Wisata hingga 30 Mei

Gubernur Banten Putuskan Tutup Seluruh Tempat Wisata hingga 30 Mei

Regional
Ridwan Kamil Instruksikan Tutup Akses Menuju Obyek Wisata Pangandaran dan Ciwidey

Ridwan Kamil Instruksikan Tutup Akses Menuju Obyek Wisata Pangandaran dan Ciwidey

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Mei 2021

Regional
Pantai Batu Karas Ditutup Minggu Dini Hari Imbas Disesaki Wisatawan

Pantai Batu Karas Ditutup Minggu Dini Hari Imbas Disesaki Wisatawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X