Kompas.com - 25/03/2021, 08:07 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr. Sri Prima Indraswari saat mengecek keberadaan vaksin Covid-19 yang disimpan di tempat pendingin kantor setempat, Rabu (24/3/2021) KOMPAS.com/Tresno SetiadiKepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr. Sri Prima Indraswari saat mengecek keberadaan vaksin Covid-19 yang disimpan di tempat pendingin kantor setempat, Rabu (24/3/2021)

TEGAL, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kota Tegal mencatat sebanyak 15.030 penduduk telah menerima suntikan vaksin Covid-19.

"Dari target 101.680 jiwa baru tercapai 14,78 persen atau sekitar 15.030 jiwa yang telah divaksin," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr. Sri Prima Indraswari saat ditemui di kantornya, Rabu (24/3/2021).

Prima menyebut, 14,78 persen itu merupakan sasaran vaksinasi hingga tahap dua kepada tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik dan lansia.

"Untuk sasaran vaksin tenaga kesehatan mencapai 2.825. Kemudian petugas pelayan publik 83.088 dan lansia 18.592," terangnya.

Baca juga: Respons Dinkes Jateng soal Penghentian Penelitian Vaksin Nusantara

Selain itu, untuk pendataan sasaran pada aparatur sipil negara (ASN) di Kota Tegal, jumlahnya mencapai 6.085 dan pedagang pasar 3.304 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jumlah vaksin yang kita terima single dus itu ada 4.710 vial. Jadi untuk single dus berisi satu vial atau satu dosis untuk satu orang," ungkapnya.

Sedangkan untuk vaksinasi tahap kedua yang masih berlangsung ini, dinas kesehatan menerima multi dus.

"Satu vial mampu untuk 10 orang. Untuk multi dus kita menerima 3.340," katanya.

Rencananya Dinkes Kota Tegal pekan ini kembali mendapat vaksin 1.000 vial untuk 5.000 penerima.

Pasalnya, dari vaksinasi tahap dua dinas kesehatan baru menerima 3.340 vial.

"Dari alokasi 20.360 masih ada kekurangan 17.020 vial. Untuk itu, kita akan ambil lagi 1.000 untuk 10.000 dosis atau untuk 5.000 orang," katanya.

Baca juga: 50.000 Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Sulut, Penyuntikan Mulai Besok

Pelaksanaan vaksinasi sendiri dilakukan di 15 unit fasilitas layanan kesehatan. Terdiri dari tiga rumah sakit, delapan puskesmas, dan empat klinik.

"Untuk vaksinator atau petugas vaksin di 15 fayankes ada 110 orang," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Pria di Bali Dikeroyok Penjual Mobil Saat Hendak Beli, Pelaku Diringkus Polisi

Viral, Pria di Bali Dikeroyok Penjual Mobil Saat Hendak Beli, Pelaku Diringkus Polisi

Regional
Diduga Ada Kebocoran Gas, Truk Pengangkut Ratusan Tabung Gas Elpiji Ludes Terbakar

Diduga Ada Kebocoran Gas, Truk Pengangkut Ratusan Tabung Gas Elpiji Ludes Terbakar

Regional
Kasus DBD di Palopo Capai 209, Terbanyak di Kecamatan Wara Timur

Kasus DBD di Palopo Capai 209, Terbanyak di Kecamatan Wara Timur

Regional
Korban Diduga Keracunan Makanan Hajatan di Nganjuk Capai 60 Orang, 14 Orang Masih Dirawat

Korban Diduga Keracunan Makanan Hajatan di Nganjuk Capai 60 Orang, 14 Orang Masih Dirawat

Regional
Cerita Mahasiswa Terjerat Pinjol, Dalam 3 Bulan Utang Melonjak 19 Kali Lipat

Cerita Mahasiswa Terjerat Pinjol, Dalam 3 Bulan Utang Melonjak 19 Kali Lipat

Regional
Jabar Bidik Juara Umum Peparnas Papua, Pesan Ridwan Kamil ke Kontingen: Someah Hade ka Semah

Jabar Bidik Juara Umum Peparnas Papua, Pesan Ridwan Kamil ke Kontingen: Someah Hade ka Semah

Regional
Ada Kasus Covid-19 di Sekolah Bantul, Sultan HB X: PTM Tetap Lanjut

Ada Kasus Covid-19 di Sekolah Bantul, Sultan HB X: PTM Tetap Lanjut

Regional
Dugaan Korupsi Dana KONI Padang, 35 Cabor Diperiksa secara Maraton

Dugaan Korupsi Dana KONI Padang, 35 Cabor Diperiksa secara Maraton

Regional
Warga 'Buang' Sampah Tangsel di Kantor Kelurahan dan Kecamatan, Ini Kata Pemkot Serang

Warga 'Buang' Sampah Tangsel di Kantor Kelurahan dan Kecamatan, Ini Kata Pemkot Serang

Regional
Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Jember, Satu Mobil Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang

Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Jember, Satu Mobil Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
BPBD Luwu Timur Ungkap Adanya Lubang Besar di Danau Matano

BPBD Luwu Timur Ungkap Adanya Lubang Besar di Danau Matano

Regional
Oknum Pegawai PMI Surabaya yang Terlibat Jual Beli Plasma Konvalesen Dipecat

Oknum Pegawai PMI Surabaya yang Terlibat Jual Beli Plasma Konvalesen Dipecat

Regional
Cerita di Balik Prestasi Dhea Raih Medali PON Papua, Berlatih Selam dengan Fasilitas Seadanya di Kolam Renang Hotel

Cerita di Balik Prestasi Dhea Raih Medali PON Papua, Berlatih Selam dengan Fasilitas Seadanya di Kolam Renang Hotel

Regional
Uang Rp 427 Juta yang Raib di Blitar, Ternyata Hasil Penjualan Susu Milik 200 Peternak Sapi Perah

Uang Rp 427 Juta yang Raib di Blitar, Ternyata Hasil Penjualan Susu Milik 200 Peternak Sapi Perah

Regional
Langgar Aturan PPKM, 2 Kafe di Kota Lama Semarang Dipasang Stiker Penutupan Sementara

Langgar Aturan PPKM, 2 Kafe di Kota Lama Semarang Dipasang Stiker Penutupan Sementara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.