PWNU Jatim: Vaksin AstraZeneca Suci dan Halal kendati Terdapat Unsur Babi Saat Pembuatannya

Kompas.com - 22/03/2021, 15:32 WIB
Vaksin AstraZeneca flickrVaksin AstraZeneca

SURABAYA, KOMPAS.com - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menyebut vaksin merek AstraZeneca suci dan halal untuk digunakan.

Lembaga Bahtsul Masail, organisasi di bawah struktur PWNU Jawa Timur beberapa saat lalu telah melakukan kajian ilmiah tentang merek vaksin tersebut.

Baca juga: Lupa Pakai Masker Saat Berkendara, 2 Turis Asing di Bali Didenda Rp 1 Juta

"Hasil kajian vaksin AstraZeneca suci dan halal, kendatipun terdapat unsur babi pada proses pembuatannya," kata Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar saat dikonfirmasi, Senin (22/3/2021).

Unsur babi pada proses pembuatan vaksin AstraZeneca sudah mengalami peralihan wujud. Dalam hukum Islam, kata Marzuki, peralihan wujud najis menjadi suci disebut dengan istihalah.

"Istihalah itu artinya beralih wujud. Barang najis itu kalau sudah beralih wujud maka tidak menjadi najis, tidak menjadi haram lagi," terangnya.

Dia mencontohkan, pupuk yang terbuat dari kotoran sapi, kambing, atau ayam, untuk menyuburkan tanamam ketela atau singkong.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ketela atau singkongnya halal dimakan meski ada unsur kotoran binatang yang sudah diurai secara alamiah. Ini namamya istihalah," jelasnya.

Baca juga: Kiat Perajin Manik-manik di Jombang Bertahan Selama Pandemi Covid-19...

PWNU Jawa Timur akan menggelar vaksinasi kepada puluhan pengurus pada Selasa (23/3/2021).

Mereka akan menggunakan vaksin merek AstraZeneca.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Meningkat, Wisata Keraton Yogyakarta Ditutup Sementara

Kasus Covid-19 Meningkat, Wisata Keraton Yogyakarta Ditutup Sementara

Regional
92 Siswa TNI AL di Makassar Terkonfirmasi Covid-19, Semua Isolasi Mandiri

92 Siswa TNI AL di Makassar Terkonfirmasi Covid-19, Semua Isolasi Mandiri

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 25 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 25 Juni 2021

Regional
Cegah Lonjakan Kasus, Asrama Haji Palembang akan Disiapkan untuk Pasien Covid-19

Cegah Lonjakan Kasus, Asrama Haji Palembang akan Disiapkan untuk Pasien Covid-19

Regional
Uang Nasabah Hilang Rp 3,2 Miliar, Ternyata Dicuri Mantan Manajer Bank, Begini Modusnya

Uang Nasabah Hilang Rp 3,2 Miliar, Ternyata Dicuri Mantan Manajer Bank, Begini Modusnya

Regional
Kapal Pengangkut Sembako dan Elpiji Terbakar di Pelabuhan Bajoe Bone, 2 ABK Kritis

Kapal Pengangkut Sembako dan Elpiji Terbakar di Pelabuhan Bajoe Bone, 2 ABK Kritis

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Juni 2021

Regional
BOR RS Rujukan Covid-19 di Kota Malang Hampir Penuh, 4 Hari Lalu Masih Tersisa Separuh

BOR RS Rujukan Covid-19 di Kota Malang Hampir Penuh, 4 Hari Lalu Masih Tersisa Separuh

Regional
Panti Asuhan di Padang Jadi Sasaran Preman, Bantuan Habis dan Tak Lapor Polisi

Panti Asuhan di Padang Jadi Sasaran Preman, Bantuan Habis dan Tak Lapor Polisi

Regional
Polisi Tangkap Provokator Aksi Penyerangan di Pos Penyekatan Suramadu

Polisi Tangkap Provokator Aksi Penyerangan di Pos Penyekatan Suramadu

Regional
Gugur Bunga Berkumandang, Iringi Kepergian Nakes RSUP Sardjito Yogyakarta yang Meninggal karena Covid-19

Gugur Bunga Berkumandang, Iringi Kepergian Nakes RSUP Sardjito Yogyakarta yang Meninggal karena Covid-19

Regional
2 Penumpang Lion Air Rute Surabaya-Pontianak Diduga Gunakan Surat PCR Palsu

2 Penumpang Lion Air Rute Surabaya-Pontianak Diduga Gunakan Surat PCR Palsu

Regional
Kelelahan Layani Antrean Pasien, Puluhan Nakes Positif Covid-19

Kelelahan Layani Antrean Pasien, Puluhan Nakes Positif Covid-19

Regional
Rusunawa Hampir Penuh, GOR Tegal Selatan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Rusunawa Hampir Penuh, GOR Tegal Selatan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Regional
Masuk Zona Merah Covid-19, Pemkab Ponorogo Larang Hajatan dan Tutup Destinasi Pariwisata

Masuk Zona Merah Covid-19, Pemkab Ponorogo Larang Hajatan dan Tutup Destinasi Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X