Keseharian Indra dan WN Perancis Melissa, Sering Pakai Google Translate Saat Kesulitan Berkomunikasi

Kompas.com - 05/03/2021, 15:08 WIB
Melissa dan suaminya, saat mengunjungi rumah mertuanya KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDMelissa dan suaminya, saat mengunjungi rumah mertuanya

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Keseharian pasangan suami istri, Indra Budiman (26) dan Melissa yang merupakan warga negara Perancis, bukan tanpa halangan.

Mereka kerap kesulitan berkomunikasi karena perbedaan bahasa yang dimiliki keduanya. 

"Paling sulit itu bahasa, karena saya juga bahasa Inggris kurang bagus, Melissa juga begitu, karena bahasanya Perancis," kata Indra saat berbincang dengan Kompas.com di rumah orangtuanya di Lombok Tengah, Rabu (3/3/2021).

Meski lulusan Diploma III Pariwisata, Indra mengaku kurang fasih berbahasa Inggris.

Mereka pun punya cara unik untuk menghilangkan masalah komunikasi tersebut. Biasanya, mereka menggunakan Google Translate jika ada bahasa yang sama-sama kurang dipahami.

"Kita juga sering menggunakan Google Translate kalau kita sama-sama ndak paham bahasanya," ungkap Indra sambil tertawa.

Baca juga: Warga Resah Lihat Ambulans Berulang Kali Buang Limbah Medis Covid-19 di TPA, Investigasi Dilakukan

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mengurangi masalah bahasa, pasangan itu terus belajar sampai saat ini. Indra mempelajari bahasa Inggris, sedangkan Melissa belajar bahasa Indonesia.

Indra mengatakan, Melissa mulai memahami bahasa Indonesia sedikit demi sedikit.

Perempuan asal Perancis itu bahkan mulai berbicara bahasan Lombok, meski masih terbata-bata.

Indra dan Melissa mengalami kendala bahasa sejak awal bertemu. Saat itu, Melissa yang berkuliah di sebuah universitas di Australia sedang berlibur di Pantai Kuta Mandalika.

Melissa bertemu Indra di sebuah restoran di Pantai Kuta Mandalika. Di restoran itu, Indra bekerja sebagai manajer.

Melissa pun mengenang awal mula bertemu Indra. Salah satu hal yang menarik hati Melissa adalah kepiawaian Indra memanjat pohon kelapa.

 

Bagi Melissa, pemandangan seperti itu jarang ditemui di negaranya, Perancis.

"Saya suka melihat dia pas dia panjat pohon kelapa muda, itu sangat unik," kata Melisa sambil tertawa.

Setelah pertemuan itu, Indra dan Melissa berkomunikasi kembali secara daring lewat media sosial Facebook. Perbedaan bahasa tak menyurutkan semangat Indra untuk meluluhkan hati perempuan itu hingga akhirnya mereka menikah.

Baca juga: Kisah Melissa, WN Perancis yang Menikah dengan Pria Asal Lombok, Mengaku Suka Tempe Goreng

Melissa mengatakan, Indra merupakan pria sederhana dan murah senyum. Ia sangat mencintai suaminya itu.

"I love him, dia ramah, and big smile, dan kekeluargaan," kata Melisa dengan setengah bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia.

Kini, pasangan itu telah dikaruniai seorang anak bernama Aytham Budiman yang berusia 11 bulan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Mikro, Pemkot Mataram Maksimalkan Penanganan Covid di Kecamatan dan Kelurahan

PPKM Mikro, Pemkot Mataram Maksimalkan Penanganan Covid di Kecamatan dan Kelurahan

Regional
6 Tahun Jadi Buron, Terpidana Kasus Korupsi Ditangkap Kejaksaan

6 Tahun Jadi Buron, Terpidana Kasus Korupsi Ditangkap Kejaksaan

Regional
Aksi 2 Remaja Bobol Kotak Amal Masjid Terekam CCTV, Pelaku Beraksi Jam 9 Pagi

Aksi 2 Remaja Bobol Kotak Amal Masjid Terekam CCTV, Pelaku Beraksi Jam 9 Pagi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Banten Darurat Covid-19 | Pertemuan Ridwan dengan Prabowo

[POPULER NUSANTARA] Banten Darurat Covid-19 | Pertemuan Ridwan dengan Prabowo

Regional
Fakta di Balik Massa Rusak Fasilitas Jembatan Suramadu, Kronologi hingga Pelaku Diburu Polisi

Fakta di Balik Massa Rusak Fasilitas Jembatan Suramadu, Kronologi hingga Pelaku Diburu Polisi

Regional
4 Fakta Pencurian 700 Batu Akik Senilai Rp 11 Miliar, Laku Rp 280 Juta hingga Kronologi

4 Fakta Pencurian 700 Batu Akik Senilai Rp 11 Miliar, Laku Rp 280 Juta hingga Kronologi

Regional
Sederet Kericuhan di Pos Penyekatan Suramadu, Pagar Pembatas Dirusak hingga Petugas Dilempar Petasan

Sederet Kericuhan di Pos Penyekatan Suramadu, Pagar Pembatas Dirusak hingga Petugas Dilempar Petasan

Regional
Siswa Tak Mampu di Sleman Dibantu Mendaftar PPDB dari Rumah

Siswa Tak Mampu di Sleman Dibantu Mendaftar PPDB dari Rumah

Regional
Viral Video Gadis ABG Mabuk dan Maki Polisi di Sleman

Viral Video Gadis ABG Mabuk dan Maki Polisi di Sleman

Regional
Kasus Covid-19 di Bali Melonjak dalam Sepekan, Begini Kondisinya

Kasus Covid-19 di Bali Melonjak dalam Sepekan, Begini Kondisinya

Regional
Video Viral Detik-detik 'Driver' Ojol Dibegal di Gang Sepi Usai Antar Pesanan, Korban Ditikam, Motor Dirampas

Video Viral Detik-detik "Driver" Ojol Dibegal di Gang Sepi Usai Antar Pesanan, Korban Ditikam, Motor Dirampas

Regional
Polisi Mulai Selidiki Laporan Raibnya Deposito Rp 20,1 Miliar di Makassar

Polisi Mulai Selidiki Laporan Raibnya Deposito Rp 20,1 Miliar di Makassar

Regional
Pos Penyekatan Suramadu Diserang Pakai Petasan, Polisi Sebut Pelakunya Mayoritas Anak di Bawah Umur

Pos Penyekatan Suramadu Diserang Pakai Petasan, Polisi Sebut Pelakunya Mayoritas Anak di Bawah Umur

Regional
Ridwan Kamil Keberatan Jika Jabar Berlakukan PSBB Lagi

Ridwan Kamil Keberatan Jika Jabar Berlakukan PSBB Lagi

Regional
900 Tempat Tidur Tambahan Disiapkan oleh Pemprov Jatim, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

900 Tempat Tidur Tambahan Disiapkan oleh Pemprov Jatim, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X