Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Sempat Mengelabui Polisi, Bakar Baju yang Dipakai Saat Beraksi

Kompas.com - 04/03/2021, 21:41 WIB
Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela memaparkan pengungkapan kasus tewasnya pemilik toko di Blitar, Bisri Efendi (71), di Mapolres Blitar, Kamis (4/3/2021). KOMPAS.com/Asip HasaniKapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela memaparkan pengungkapan kasus tewasnya pemilik toko di Blitar, Bisri Efendi (71), di Mapolres Blitar, Kamis (4/3/2021).

BLITAR, KOMPAS.com - Y (21), ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan Bisri Efendi (71), pemilik toko di Blitar. Y ternyata pernah mengelabui polisi saat dimintai keterangan terkait pembunuhan itu.

Polisi pun tak mencurigai Y sebagai pelaku pembunuhan.

"Dia (Y) pernah diwawancara di jalan tidak jauh dari TKP. Saat ditunjukkan cetakan foto-foto terduga pelaku yang diambil dari rekaman CCTV, dia justru bilang 'kok mirip saya'," ujar Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Dony Bara'langi kepada Kompas.com, Kamis (4/3/2021).

Ungkapan itu disampaikan Y saat polisi memperlihatkan foto terduga pelaku yang terekam kamera pengawas atau CCTV. Polisi yang menanyai Y juga tak curiga dengan ungkapan itu.

"Karena foto dari rekaman CCTV juga tidak bisa jelas," ujar Dony.

Baca juga: Kisah Melissa, WN Perancis yang Menikah dengan Pria Asal Lombok, Mengaku Suka Tempe Goreng

Sementara itu, Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, polisi baru mencurigai Y pada hari keempat penyelidikan atau pada Selasa (2/3/2021) sore.

"Kami tangkap tersangka di rumahnya pada Rabu dini hari," ujar Leo, panggilan Leonard.

Leo menuturkan, tersangka berusaha menghilangkan barang bukti dan menutupi jejak usai menjalankan aksinya.

Selain menutup lima kamera CCTV di dalam toko, Y juga membakar jaket dan celana yang dipakai saat tiba di rumah.

Menurut Leo, tersangka meninggalkan toko milik Bisri dengan berjalan kaki sekitar pukul 02.30 WIB. Sesampainya di rumah, Y mandi dan membakar jaket serta celana yang digunakan saat beraksi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Desersi dan Gabung KKB, Pratu Lakius Jadi Target Utama TNI, Dicap Pengkhianat

Desersi dan Gabung KKB, Pratu Lakius Jadi Target Utama TNI, Dicap Pengkhianat

Regional
Arah Ancaman Merapi Berubah, Plastik Penutup Candi Mendut Dibuka

Arah Ancaman Merapi Berubah, Plastik Penutup Candi Mendut Dibuka

Regional
Datang ke Kalteng dengan Kapal dan Pesawat Wajib Tunjukkan Hasil PCR

Datang ke Kalteng dengan Kapal dan Pesawat Wajib Tunjukkan Hasil PCR

Regional
Pratu Lukius Bergabung dengan KKB Intan Jaya, TNI: Dia Tidak Bawa Senjata

Pratu Lukius Bergabung dengan KKB Intan Jaya, TNI: Dia Tidak Bawa Senjata

Regional
Wakapolsek di Klaten yang Diciduk Sedang Bersama Istri Orang Masih Diperiksa Propam

Wakapolsek di Klaten yang Diciduk Sedang Bersama Istri Orang Masih Diperiksa Propam

Regional
RSUP Dr Sardjito Yogyakarta Kembangkan Terapi Stem Cell untuk Pasien Covid-19

RSUP Dr Sardjito Yogyakarta Kembangkan Terapi Stem Cell untuk Pasien Covid-19

Regional
Alasan Hakim Vonis Mati Mantan Anggota DPRD Palembang

Alasan Hakim Vonis Mati Mantan Anggota DPRD Palembang

Regional
9 Patok Perbatasan RI-Timor Leste di Kabupaten Belu, NTT, Hilang Diterjang Banjir

9 Patok Perbatasan RI-Timor Leste di Kabupaten Belu, NTT, Hilang Diterjang Banjir

Regional
Tembok 2,5 Meter yang Dibangun Sayuti Akhirnya Dibongkar, Ketua RW: Tanah Dia atau Bukan, Biar BPN yang Menentukan

Tembok 2,5 Meter yang Dibangun Sayuti Akhirnya Dibongkar, Ketua RW: Tanah Dia atau Bukan, Biar BPN yang Menentukan

Regional
Diminta Antar Rokok dan Pinang, Siswa SMA di Puncak Papua Ditembak Mati oleh KKB, Ini Kronologi Versi Polisi...

Diminta Antar Rokok dan Pinang, Siswa SMA di Puncak Papua Ditembak Mati oleh KKB, Ini Kronologi Versi Polisi...

Regional
Ini Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Puasa di Tengah Pandemi Covid-19

Ini Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Puasa di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Iseng Main Petasan Berujung Tawuran hingga Masuk Rumah Sakit

Iseng Main Petasan Berujung Tawuran hingga Masuk Rumah Sakit

Regional
Pratu Lukius Berkhianat, Memilih Bergabung dengan KKB, Brigjen Suswatyo: Ketemu Akan Ditindak Tegas

Pratu Lukius Berkhianat, Memilih Bergabung dengan KKB, Brigjen Suswatyo: Ketemu Akan Ditindak Tegas

Regional
Usai 2 Kali Divaksin, Direktur RSUD Soekarno Babel Kritis Kena Covid-19

Usai 2 Kali Divaksin, Direktur RSUD Soekarno Babel Kritis Kena Covid-19

Regional
Posisi KKB di Beoga Papua Disebut Makin Mundur, Warga Pendatang Dievakuasi

Posisi KKB di Beoga Papua Disebut Makin Mundur, Warga Pendatang Dievakuasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X