Bupati Jember: Sekolah Online, Pelajaran Disiplin dan Tata Krama Hilang

Kompas.com - 04/03/2021, 19:09 WIB
Bupati Jember Hendy Siswanto saat menjadi pemateri dalam kegiatan dialog publik di DPRD Jember Kamis (4/3/2021) BAGUS SUPRIADI/KOMPAS.COMBupati Jember Hendy Siswanto saat menjadi pemateri dalam kegiatan dialog publik di DPRD Jember Kamis (4/3/2021)

JEMBER, KOMPAS.com – Bupati Jember Hendy Siswanto berencana untuk menggelar pembelajaran tatap muka.

Sebab, pembelajaran secara daring hanya membuat siswa belajar secara tekstual.

Mereka tak bisa lagi belajar tata krama dan disiplin pada guru masing-masing.

“Satu tahun daring ini, ada beberapa pelajaran yang hilang, tentang disiplin, sopan santun dan tata krama,” kata Hendy, saat menjadi pembicara dalam dialog publik di DPRD Jember, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Mengaku Butuh Uang Buat Tebus Sepeda Motor

Dia menilai, pembelajaran secara online tidak membuat anak belajar tentang pendidikan karakter.

Sebab, pendidikan karakter bisa dilakukan bila ada tatap muka dengan para guru. Untuk itu, pihaknya berupaya agar pembelajaran tatap muka bisa diterapkan.

“Pembelajaran tatap muka akan mempertemukan hati antara guru dan anak,” tutur dia.

Pemkab merencanakan akan membuka pembelajaran tatap muka (PTM) secara bertahap pada lima hingga sepuluh sekolah.

Bila sekolah tersebut berhasil, akan diterapkan pada sekolah lain.

“Minimal lima sekolah, maksimal sepuluh sekolah untuk latihan dulu,” tambah dia.

Hendy mengaku, sudah menyampaikan keinginan tersebut pada tim gugus tugas Covid-19 terkait strateginya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Panduan Ibadah Ramadhan di Tengah Pandemi untuk Warga Riau

Ini Panduan Ibadah Ramadhan di Tengah Pandemi untuk Warga Riau

Regional
Bayi di Riau Ini Menderita 'Omphalocele', Lahir dengan Organ Perut di Luar, Butuh Uluran Tangan Dermawan

Bayi di Riau Ini Menderita "Omphalocele", Lahir dengan Organ Perut di Luar, Butuh Uluran Tangan Dermawan

Regional
Hendak 'Selfie' Saat Sunrise, Wisatawan Tewas Tercebur Bersama Motornya ke Laut

Hendak "Selfie" Saat Sunrise, Wisatawan Tewas Tercebur Bersama Motornya ke Laut

Regional
Ramadhan di Padang: Karaoke hingga Diskotek Harus Tutup, Jika Nekat Buka Denda Mulai Rp 50 Juta

Ramadhan di Padang: Karaoke hingga Diskotek Harus Tutup, Jika Nekat Buka Denda Mulai Rp 50 Juta

Regional
Pasca-banjir Bandang NTT, Bandara Umbu Mehang Kunda di Sumba Timur Sudah Dibuka Kembali

Pasca-banjir Bandang NTT, Bandara Umbu Mehang Kunda di Sumba Timur Sudah Dibuka Kembali

Regional
Mengenal Meugang, Tradisi Unik Jelang Ramadhan, Eratkan Kebersamaan Melalui Daging Sapi

Mengenal Meugang, Tradisi Unik Jelang Ramadhan, Eratkan Kebersamaan Melalui Daging Sapi

Regional
Kakek 75 Tahun di Tulungagung Selamat dari Reruntuhan Rumahnya Saat Gempa

Kakek 75 Tahun di Tulungagung Selamat dari Reruntuhan Rumahnya Saat Gempa

Regional
Dikira Diculik, Ternyata Kepala SMPN 1 Beoga Sembunyi di Semak-semak Saat Ditembaki KKB

Dikira Diculik, Ternyata Kepala SMPN 1 Beoga Sembunyi di Semak-semak Saat Ditembaki KKB

Regional
Jemaah An Nadzir Gowa Mulai Puasa Ramadhan Hari ini

Jemaah An Nadzir Gowa Mulai Puasa Ramadhan Hari ini

Regional
Bocah 9 Tahun di Padang Pariaman Dicabuli Ayah Tiri Saat Ibunya Terlelap

Bocah 9 Tahun di Padang Pariaman Dicabuli Ayah Tiri Saat Ibunya Terlelap

Regional
Tercatat 9 Kali Gempa Susulan di Malang, Ini Penjelasan BMKG

Tercatat 9 Kali Gempa Susulan di Malang, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Kota Malang dan 12 Nama Julukannya, dari Paris Van East Java hingga Kota Susu

Kota Malang dan 12 Nama Julukannya, dari Paris Van East Java hingga Kota Susu

Regional
'Saya Melihat Jatuhan Biji-biji Es Sebesar Kedelai, Keponakan Saya Malah Ketakutan'

"Saya Melihat Jatuhan Biji-biji Es Sebesar Kedelai, Keponakan Saya Malah Ketakutan"

Regional
Echa Si Putri Tidur Asal Banjarmasin Akhirnya Bangun Setelah 9 Hari Terlelap

Echa Si Putri Tidur Asal Banjarmasin Akhirnya Bangun Setelah 9 Hari Terlelap

Regional
Disebut Mirip Lee Min Ho, Penjual Nasi Kuning di Samarinda: Saya Tak Tahu Artis Itu

Disebut Mirip Lee Min Ho, Penjual Nasi Kuning di Samarinda: Saya Tak Tahu Artis Itu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X