Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Kompas.com - 03/03/2021, 18:08 WIB
Pasangan suami istri Supono (32) dan Nur Rahmawati (26) tak bisa menyembunyikan rasa senangnya. Harapannya untuk membawa pulang anak kembarnya, Adam dan Aris ke rumahnya di Labuhanbatu terkabul hari ini, Rabu (3/3/2021). Lebih dari setahun mereka tinggal di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik di Medan. KOMPAS.COM/DEWANTOROPasangan suami istri Supono (32) dan Nur Rahmawati (26) tak bisa menyembunyikan rasa senangnya. Harapannya untuk membawa pulang anak kembarnya, Adam dan Aris ke rumahnya di Labuhanbatu terkabul hari ini, Rabu (3/3/2021). Lebih dari setahun mereka tinggal di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik di Medan.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Kembar siam, Adam dan Aris akhirnya pulang ke kampung halamannya setelah satu tahun tinggal di RSUP Adam Malik, Medan pada Rabu (3/3/2021).

Adam dan Aris adalah anak pasangan suami istri, Supono (32) dan Nur Rahmawati (26) warga Dusun Sei Kelapa II, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu.

Sang ibu mengetahui jika anaknya kembar siam saat kandungannya berusia 5 bulan. Ia pun dirujuk ke RSUP Haji Adam Malik, Medan.

Adam dan Aris pun lahir pada 9 Desember 2019 dengan kondisi sehat dan berat total 16 kilogram.

Baca juga: Setahun Dirawat di RSUP Medan, Bayi Kembar Siam Adam dan Aris Akhirnya Pulang ke Labuhanbatu

Sejak lahir, mereka berdua dirawat di RSUP H Adam Malik

Setelah berusia satu tahun, mereka berdua telah menjalani operasi pemisahan pada Rabu (20/1/201). Mereka dipisahkan sekitar pukul 17.40 WIB.

Seperti pada operasi bayi kembar siam sebelumnya, biaya ditanggung oleh pemerintah melalui RSUP Haji Adam Malik.

"Memang kita rawat cukup lama, 12 bulan. Seperti yang dulu-dulu juga, memang ini kita tanggung biayanya, pemerintah lewat (RSUP) Adam Malik menanggung," kata Direktur Utama RSUP H Adam Malik Zainal Safri.

Baca juga: Bayi Kembar Siam Adam dan Aris Boleh Pulang, Gubernur Sumut Puji Tim Dokter

Jalani operasi selama 10 jam

Bayi kembar siam yang berhasil dipisahkan, Adam dan Aris berfoto bersama sebelum diserahkan oleh RSUP Haji Adam Malik kepada Pemkab Labuhanbatu sebelum pulang ke kampung halamannya di Dusun Sei Kelapa II, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu. Kondisi kedua bayi cukup sehat.KOMPAS.COM/DEWANTORO Bayi kembar siam yang berhasil dipisahkan, Adam dan Aris berfoto bersama sebelum diserahkan oleh RSUP Haji Adam Malik kepada Pemkab Labuhanbatu sebelum pulang ke kampung halamannya di Dusun Sei Kelapa II, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu. Kondisi kedua bayi cukup sehat.
Sekretaris tim penanganan bayi kembar siam Rizky Adriansyah menjelaskan, operasi pemisahan Adam dan Aris dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 18.00 WIB.

Sebanyak 16 kantong darah golongan AB yang disiapkan. Darah tersebut disumbangkan oleh tenaga medis dan tenaga kesehatan di RSUP H Adam Malik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X