Bayi Kembar Siam Adam dan Aris Jalani Operasi Ketiga, untuk Perawatan Luka

Kompas.com - 25/01/2021, 20:24 WIB
Sekretaris Tim Penanganan Bayi Kembar Siam, dr. Rizky Adriansyah SpA (K) menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan kapan Adam dan Aris bisa pulang ke rumahnya. Menurutnya, ada beberapa indikator pertama kondisi bayi yang stabil dan kesiapan orang tua untuk merawat mengingat kedua anaknya cukup lama dirawat di rumah sakit. KOMPAS.com/DEWANTOROSekretaris Tim Penanganan Bayi Kembar Siam, dr. Rizky Adriansyah SpA (K) menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan kapan Adam dan Aris bisa pulang ke rumahnya. Menurutnya, ada beberapa indikator pertama kondisi bayi yang stabil dan kesiapan orang tua untuk merawat mengingat kedua anaknya cukup lama dirawat di rumah sakit.

MEDAN, KOMPAS.com - Tim dokter di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik kembali melakukan operasi ketiga kepada bayi kembar siam Adam dan Aris.

Operasi yang dilakukan kali ini untuk perawatan terhadap luka.

Sekretaris Tim Penanganan Bayi Kembar Siam Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik dr Rizky Adriansyah SpA(K) yang dikonfirmasi mengatakan, operasi yang dilakukan adalah operasi debridement. Operasi tersebut merupakan operasi rawat luka.

"Iya, operasinya hanya (untuk) perawatan luka," ujarnya, Senin (25/1/2021) siang.

Baca juga: Hampir 10 Jam Dioperasi, Bayi Kembar Siam Adam dan Aris Berhasil Dipisahkan

Operasi yang dilakukan ini, kata dia, bukan berarti karena kondisi kedua bayi pasangan Nur Rahmawati (26) dan Supono (32) tersebut yang memburuk. Operasi itu, tambah dia, sudah mulai dilakukan pada pukul 11.00 WIB.

"Tidak (memburuk). Operasi sudah dimulai pukul 11.00 WIB tadi. Operasi (debridement) ini tidak akan memakan waktu yang lama," ujarnya.

Kasubbag Humas RSUP Haji Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak mengatakan, operasi baru selesai sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca juga: Cerita Tim Dokter yang Pisahkan Bayi Kembar Siam Adam dan Aris

 

Menurutnya, kondisi si kembar sejauh ini masih dalam perawatan intensif pascaoperasi pemisahan dan akan melakukan operasi lanjutan kembali.

Rosa mengaku belum dapat memberikan keterangan detail terkait operasi yang akan dilakukan tersebut.

"Iya. Operasi debridement. Baru selesai sekitar jam 2 siang tadi," katanya melalui aplikasi percakapan WhatsApp pada Senin siang.

Baca juga: Sukacita Orangtua Bayi Kembar Siam Setelah Setahun dan 10 Jam yang Berat

Libatkan 50 dokter

Diberitakan sebelumnya, bayi kembar Adam dan Aris merupakan anak dari pasangan Nur Rahmawaty (26) dan Supono (32), warga Dusun Sei Kelapa II, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu.

Adam dan Aris menjalani operasi pemisahan dan berhasil pada Rabu (20/1/2021).

Operasi pemisahan dilakukan oleh lebih dari 50 dokter di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X