Polemik Posisi Sekda Papua, Mendagri Lantik Pejabat Definitif, Wagub Melantik Penjabat...

Kompas.com - 01/03/2021, 18:17 WIB
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal melantik Doren Wakerkwa sebagai Pj Sekda Papua, Jayapura, Senin (1/3/2021) Dok Staf Khusus Gubernur PapuaWakil Gubernur Papua, Klemen Tinal melantik Doren Wakerkwa sebagai Pj Sekda Papua, Jayapura, Senin (1/3/2021)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Terdapat dua orang yang menduduki posisi Sekretaris Daerah Provinsi Papua. Keduanya dilantik di tempat berbeda pada waktu hampir bersamaan.

Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal melantik Doren Wakerkwa sebagai Penjabat (Pj) Sekda Papua di Jayapura, pada Senin (1/3/2021).

Pada waktu yang hampir bersamaan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melantik Dance Yulian Flassy sebagai Sekda definitif Papua.

Pelantikan itu berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) 159/TPA/2020 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua.

Usai pelantikan, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengaku belum mengetahui informasi pelantikan sekda definitif di Kementerian Dalam Negeri.

Baca juga: Bertemu KKB Saat Patroli di Hutan, Aparat Keamanan Terlibat Kontak Senjata Selama 30 Menit

"Dari Pak Gub kemarin kita lantik Pak Penjabat, SK-nya sudah ada karena tidak boleh ada kekosongan di pemerintah, apa yang terjadi di Jakarta kita belum tahu dan kita belum ikuti. Tapi apa yang sudah terjadi di sini itu sah, dan apa yang sudah terjadi itu bahwa pemerintah tidak kosong," ujar Klemen di Jayapura, Senin.

Klemen menjelaskan, pengangkatan Doren Wakerkwa dinyatakan sah sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus di Papua.

Klemen pun meminta semua pihak menerima pelantikan itu.

"Yang suka banyak kita lupakan, Papua ini ada UU Nomor 21 (Tahun 2001) yang bersifat spesial kewenangan daerahnya, jadi kami mengimbau semua orang menghormati itu," kata dia.

Klemen menegaskan, seluruh hal menyangkut Papua harus mengacu pada Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus di Papua, kecuali hal yang menyangkut luar negeri, keamanan, fiskal, dan agama.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lima Hari Usai Divaksin, Mario Alami Muntah Darah, Kepala Puskesmas: Tidak Berkorelasi dengan Vaksinasi

Lima Hari Usai Divaksin, Mario Alami Muntah Darah, Kepala Puskesmas: Tidak Berkorelasi dengan Vaksinasi

Regional
Tradisi Pembagian Bubur Samin di Masjid Darussalam Solo Kembali Ditiadakan

Tradisi Pembagian Bubur Samin di Masjid Darussalam Solo Kembali Ditiadakan

Regional
Tanpa Pacaran, Tenri Dilamar dengan 2 Keping Bitcoin Senilai Rp 1,6 M, Ini Kisahnya

Tanpa Pacaran, Tenri Dilamar dengan 2 Keping Bitcoin Senilai Rp 1,6 M, Ini Kisahnya

Regional
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Boltim Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Boltim Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Kesaksian Istri Guru yang Tewas Ditembak KKB, Selamat karena Sembunyi 5 Jam di Kamar Mandi: Pintunya Ditendang 2 Kali

Kesaksian Istri Guru yang Tewas Ditembak KKB, Selamat karena Sembunyi 5 Jam di Kamar Mandi: Pintunya Ditendang 2 Kali

Regional
Gadis Bulukumba Dilamar dengan 2 Keping Bitcoin Bernilai Rp 1,6 M: Harganya Naik Terus

Gadis Bulukumba Dilamar dengan 2 Keping Bitcoin Bernilai Rp 1,6 M: Harganya Naik Terus

Regional
Kepsek dan Guru SMP di Sleman Diberhentikan, Buntut Bocorkan Soal Matematika ASPD ke Siswa, Ingin Muridnya Dapat Nilai Bagus

Kepsek dan Guru SMP di Sleman Diberhentikan, Buntut Bocorkan Soal Matematika ASPD ke Siswa, Ingin Muridnya Dapat Nilai Bagus

Regional
3 Penjual Miras Ilegal di Kulon Progo Ditangkap, Satu di Antaranya Mahasiswa

3 Penjual Miras Ilegal di Kulon Progo Ditangkap, Satu di Antaranya Mahasiswa

Regional
3 Anak di Bawah Umur Mengaku Disiksa, Diancam Dibunuh, Dipaksa Mengaku Mencuri oleh Polisi

3 Anak di Bawah Umur Mengaku Disiksa, Diancam Dibunuh, Dipaksa Mengaku Mencuri oleh Polisi

Regional
Sumsel Masuki Musim Pancaroba, Flu Burung Mengintai Hewan Ternak

Sumsel Masuki Musim Pancaroba, Flu Burung Mengintai Hewan Ternak

Regional
Ada Kampung Narkoba, Ini Asal-usul Kota Palembang, Dikenal dengan Bumi Sriwijaya

Ada Kampung Narkoba, Ini Asal-usul Kota Palembang, Dikenal dengan Bumi Sriwijaya

Regional
Asal Bisa Calistung, Lulusan SD Bisa Jadi Kepala Desa di Nunukan, tapi...

Asal Bisa Calistung, Lulusan SD Bisa Jadi Kepala Desa di Nunukan, tapi...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Fakta Kampung Narkoba di Palembang | Viral Tiket Masuk Pantai Anyer Rp 100.000

[POPULER NUSANTARA] Fakta Kampung Narkoba di Palembang | Viral Tiket Masuk Pantai Anyer Rp 100.000

Regional
Bantah Saksi di Sidang, Bahar bin Smith: Saya Tidak Menginjak, yang Benar Memukul

Bantah Saksi di Sidang, Bahar bin Smith: Saya Tidak Menginjak, yang Benar Memukul

Regional
Pria yang Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas Sering Minta Uang kepada Korban

Pria yang Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas Sering Minta Uang kepada Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X