Kabar Baik, Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya 100 Persen Sembuh

Kompas.com - 01/03/2021, 17:48 WIB
Para pasien Covid-19 Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya telah sembuh dan semuanya telah dipulangkan seusai tes swab hasilnya negatif di pusat isolasi darurat Hotel Crown, Kota Tasikmalaya, Sabtu (27/2/2021). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAPara pasien Covid-19 Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya telah sembuh dan semuanya telah dipulangkan seusai tes swab hasilnya negatif di pusat isolasi darurat Hotel Crown, Kota Tasikmalaya, Sabtu (27/2/2021).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Klaster penyebaran virus corona di pesantren yang ada di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, telah tertangani secara keseluruhan.

Pasien yang jumlah ratusan telah sembuh dan dipulangkan dari beberapa ruang isolasi.

"Para santri positif Covid-19 dari klaster pesantren sudah sembuh semua, 100 persen sudah tertangani dan pulang dengan kondisi sehat kembali. Mudah-mudahan level kita bisa turun lagi dari zona merah sekarang ini," kata Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan kepada wartawan di kantornya, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Klaster Pesantren Tasikmalaya Bertambah, Total Santri Positif Corona Jadi 383 Orang

Ivan optimistis status Kota Tasikmalaya bisa turun dari zona merah Covid-19, seusai klaster pesantren berakhir.

Apalagi, proses evaluasi oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat biasa dilakukan tiap pekan.

Pemulangan para santri dari rumah sakit dan ruang isolasi, terakhir dilakukan pada dua hari yang lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya optimistis, kita akan turun lagi jadi zona oranye, bahkan bisa kuning," kata dia.

Baca juga: Tim Penjinak Bom Menemukan Logam dari Lokasi Ledakan di Aceh

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya menyebut, klaster Pesantren Persis 67 Benda Kota Tasikmalaya telah teratasi secara keseluruhan dan nol kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Asep Hendra mengatakan, para santri diperbolehkan pulang setelah mendapatkan hasil negatif  dari tes swab.

"Alhamdulillah semua santri telah sembuh semua. Terakhir yang enam santri sudah kita pulangkan Sabtu kemarin," ujar Asep.

Baca juga: Ledakan Keras Terjadi di Aceh, Tempat Jualan Nasi Hancur

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ruangan Kelas dan Lab Komputer SMKN 7 Ende Rusak Diterjang Longsor

Ruangan Kelas dan Lab Komputer SMKN 7 Ende Rusak Diterjang Longsor

Regional
Sepeda Motor Tabrak Mobil dan Pejalan Kaki, Satu Orang Tewas, 2 Lainnya Luka-luka

Sepeda Motor Tabrak Mobil dan Pejalan Kaki, Satu Orang Tewas, 2 Lainnya Luka-luka

Regional
Sisir Gunung Botak, Polisi Musnahkan Puluhan Bak Rendaman dan Tenda Penambang Liar

Sisir Gunung Botak, Polisi Musnahkan Puluhan Bak Rendaman dan Tenda Penambang Liar

Regional
PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Mataram Siapkan Bantuan JPS

PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Mataram Siapkan Bantuan JPS

Regional
Klaim Angka Covid-19 Terus Turun, Gibran Optimistis Solo Masuk Level 3 dalam Sepekan

Klaim Angka Covid-19 Terus Turun, Gibran Optimistis Solo Masuk Level 3 dalam Sepekan

Regional
Cerita 2 Pelajar di Malang Jadi Relawan Covid-19, Berawal dari Rasa Prihatin Kasus Corona Meningkat

Cerita 2 Pelajar di Malang Jadi Relawan Covid-19, Berawal dari Rasa Prihatin Kasus Corona Meningkat

Regional
8 Bulan Insentif Nakes di Maluku Tengah Belum Dibayar, Ketua DPRD: Mereka Bertaruh Nyawa...

8 Bulan Insentif Nakes di Maluku Tengah Belum Dibayar, Ketua DPRD: Mereka Bertaruh Nyawa...

Regional
45 Tahun Berkarya, PT Timah Diminta Lebih Ramah Lingkungan dan Berpihak ke Rakyat

45 Tahun Berkarya, PT Timah Diminta Lebih Ramah Lingkungan dan Berpihak ke Rakyat

Regional
Buat Status WhatsApp Tuding RSUD Memperjualbelikan Oksigen, Pria di Probolinggo Ditangkap

Buat Status WhatsApp Tuding RSUD Memperjualbelikan Oksigen, Pria di Probolinggo Ditangkap

Regional
Kekurangan Tabung Oksigen, Pemprov Jambi akan Datangkan dari Malaysia

Kekurangan Tabung Oksigen, Pemprov Jambi akan Datangkan dari Malaysia

Regional
Seluruh Ruas Jalan yang Sempat Ditutup di Kota Semarang Dibuka Serentak Selasa Sore

Seluruh Ruas Jalan yang Sempat Ditutup di Kota Semarang Dibuka Serentak Selasa Sore

Regional
Perpanjangan PPKM Level 4 di Medan, Walkot Bobby: Penyekatan Dalam Kota Dikurangi

Perpanjangan PPKM Level 4 di Medan, Walkot Bobby: Penyekatan Dalam Kota Dikurangi

Regional
Cerita Warga Rela Antre Vaksinasi Massal, Berdesakan, hingga Pingsan: Demi Sertifikat Vaksin, agar Bisa ke Luar Kota

Cerita Warga Rela Antre Vaksinasi Massal, Berdesakan, hingga Pingsan: Demi Sertifikat Vaksin, agar Bisa ke Luar Kota

Regional
Penyebaran Covid-19 Belum Terkendali, Ini Daerah Berstatus Zona Merah di Provinsi Lampung

Penyebaran Covid-19 Belum Terkendali, Ini Daerah Berstatus Zona Merah di Provinsi Lampung

Regional
Wali Kota Malang: Vaksin Covid-19 Tersisa 30.000 Dosis, 3 Hari Lagi Habis

Wali Kota Malang: Vaksin Covid-19 Tersisa 30.000 Dosis, 3 Hari Lagi Habis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X