Puluhan Satwa Dilepasliarkan di Hutan Pulau Seram

Kompas.com - 28/02/2021, 14:17 WIB
Petugas Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku melepasliarkan puluhan satwa liar yang dilindungi di kawasan suaka Alam Tanjung Sial, Kabupaten Seram Bagian Barat, Sabtu (27/2/2021) BKSDA MALUKUPetugas Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku melepasliarkan puluhan satwa liar yang dilindungi di kawasan suaka Alam Tanjung Sial, Kabupaten Seram Bagian Barat, Sabtu (27/2/2021)


AMBON, KOMPAS.com-Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku melepasliarkan  puluhan satwa liar berbagai jenis di kawasan suaka alam Tanjung Sial, Kabupaten Seram Bagian Barat. 

Puluhan satwa liar yang dilepasliarkan itu yakni sembilan ekor rusa timor (Cervus timorensis), delapan ekor nuri bayan (Eclectus roratus) dan tujuh ekor kakatua maluku (Cacatua moluccensis). 

Selain itu, enam ekor perkici pelangi (Trichoglossus haematodus), tiga ekor nuri maluku (Eos bornea) dan dua ekor kasuari (Casuarius casuarius).

Baca juga: Cuaca Buruk, Kapal Berbendera AS Berlabuh Darurat di Kawasan Konservasi NTT

Pelepasliaran puluhan satwa yang dilindungi itu berlangsung pada Sabtu (26/2/2021).

Kepala BKSDA Maluku Danny H Pattipeilohy mengatakan, puluhan ekor satwa liar yang dilepaskan ke habitatnya itu merupakan satwa hasil sitaan BKSDA Maluku di wilayah kerja Resort Pulau Ambon serta hasil kegiatan translokasi dari Balai Besar KSDA Jawa Timur. 

Selain itu, sejumlah satwa yang dilepasliarkan itu juga merupakan satwa peliharaan dari Fakultas Pertanian Universitas Pattimura dan warga yang diserahkan  ke BKSDA. 

"Satwa yang dilepasliarkan terdiri dari rusa timor 9 ekor, 8 ekor nuri bayan, 7 ekor kakatua, 3 ekor nuri Maluku dan 2 ekor kasuari," kata Danny kepada Kompas.com dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/2/2021). 

Danny mengungkapkan, puluhan satwa yang dilepasliarkan itu merupakan jenis satwa yang dilindungi undang-undang. 

"Penyebaran alaminya berada di wilayah kepulauan Maluku termasuk di Pulau Seram," katanya. 

Baca juga: Selama November, Depok Catat Kunjungan Terbanyak Satwa Liar ke Permukiman

Ia pun berharap kegiatan pelepasliaran puluhan satwa liar itu dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut melestarikan satwa liar. 

"Harapannya dalam kegiatan pelepasliaran ini dapat menjadi edukasi dan pesan untuk masyarakat sekitar agar turut melestarikan SDA khususnya satwa liar endemik Kepulauan Maluku," ungkapnya.

Pelepasliaran puluhan satwa liar itu juga turut disaksikan perwakilan dari Desa Luhu, Koramil Piru, Polsek Huamual dan perwakilan masyarakat yang menyerahkan satwa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanaman Porang Bikin Petani Madiun Untung Ratusan Juta, Beli Mobil dan Tanah (Bagian 1)

Tanaman Porang Bikin Petani Madiun Untung Ratusan Juta, Beli Mobil dan Tanah (Bagian 1)

Regional
Tangis Istri Guru yang Ditembak Mati KKB, Bayinya Belum Pernah Lihat Sang Ayah, Janji Temani Wisuda Kandas

Tangis Istri Guru yang Ditembak Mati KKB, Bayinya Belum Pernah Lihat Sang Ayah, Janji Temani Wisuda Kandas

Regional
Pecah Pembuluh Darah Saraf Otak, Henry Boomerang Jalani Operasi 2 Jam

Pecah Pembuluh Darah Saraf Otak, Henry Boomerang Jalani Operasi 2 Jam

Regional
Kabur saat Tepergok Curi Motor, Pria Ini Tabrak Gerobak Rokok lalu Terlindas Truk

Kabur saat Tepergok Curi Motor, Pria Ini Tabrak Gerobak Rokok lalu Terlindas Truk

Regional
Diduga Ditolak Suami Saat Ajak Berhubungan Badan, Ibu Ini Gantung Diri, Ditemukan Anak Balitanya

Diduga Ditolak Suami Saat Ajak Berhubungan Badan, Ibu Ini Gantung Diri, Ditemukan Anak Balitanya

Regional
Video Viral Remaja Ugal-ugalan 'Standing' Motor di Jalanan, Tabrak Pengendara Perempuan

Video Viral Remaja Ugal-ugalan "Standing" Motor di Jalanan, Tabrak Pengendara Perempuan

Regional
Ini Daerah di Papua yang Berpotensi Dilanda Badai Siklon Tropis 94W

Ini Daerah di Papua yang Berpotensi Dilanda Badai Siklon Tropis 94W

Regional
Kronologi Istri Gantung Diri gara-gara Ditolak Suami Berhubungan Badan

Kronologi Istri Gantung Diri gara-gara Ditolak Suami Berhubungan Badan

Regional
1,5 Bulan Gelar Operasi bagi Pemudik Bandel, Polda Lampung: Kendaraan Disita, Orangnya Dipulangkan

1,5 Bulan Gelar Operasi bagi Pemudik Bandel, Polda Lampung: Kendaraan Disita, Orangnya Dipulangkan

Regional
4 Tahun Tak Dirawat, Kantor OPD di Jember Banyak Rusak

4 Tahun Tak Dirawat, Kantor OPD di Jember Banyak Rusak

Regional
Bubur India, Sajian Buka Puasa di Masjid Jami Pekojan Semarang yang Tak Lekang oleh Zaman

Bubur India, Sajian Buka Puasa di Masjid Jami Pekojan Semarang yang Tak Lekang oleh Zaman

Regional
Istri Gantung Diri gara-gara Suami Menolak Diajak Berhubungan Badan

Istri Gantung Diri gara-gara Suami Menolak Diajak Berhubungan Badan

Regional
Hikmah Ramadhan: Puasa dan Kedisiplinan

Hikmah Ramadhan: Puasa dan Kedisiplinan

Regional
Ramadhan, Vaksinasi Covid-19 di Kota Tegal Tetap Digelar Siang Hari

Ramadhan, Vaksinasi Covid-19 di Kota Tegal Tetap Digelar Siang Hari

Regional
Tiba-tiba Pingsan, Pemain Bas Boomerang Hubert Hendri Alami Pecah Pembuluh Darah, Ini Kesaksian Sang Istri

Tiba-tiba Pingsan, Pemain Bas Boomerang Hubert Hendri Alami Pecah Pembuluh Darah, Ini Kesaksian Sang Istri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X