Sejumlah Pemukiman Warga dan Ruas Jalan di Kota Semarang Masih Terendam Air

Kompas.com - 24/02/2021, 18:56 WIB
Kota Lama Semarang sisi Utara masih tergenang air, Rabu (24/2/2021). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKota Lama Semarang sisi Utara masih tergenang air, Rabu (24/2/2021).

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebagian wilayah di Kota Semarang masih terdapat genangan air usai diguyur hujan deras selama lebih dari dua jam pada Selasa (23/2/2021).

Data yang diterima dari BPBD Kota Semarang pada pukul.15.00 WIB, Rabu (24/2/2021) sejumlah ruas jalan dan pemukiman warga masih terendam banjir.

Di antaranya, Jalan Bubakan dan Mataram, Jalan Kaligawe, Jalan Muktiharjo Lor, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Jalan Dong Biru, Kelurahan Genuksari, Kelurahan Gebangsari, Kelurahan Trimulyo, Kelurahan Sawah Besar, Kelurahan Kaligawe, Kelurahan Tambakrejo dan Jalan Gebang Anom.

"Ketinggian air sekitar 20-30 cm. Yang dalam di Kaligawe sekitar 40 cm," jelas Sekretaris BPBD Kota Semarang Winarsono melalui pesan singkat, Rabu (24/2/2021).

Baca juga: Volume Sampah di Kota Semarang Meningkat 10 Persen Setelah Dilanda Banjir


Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, sebagian Kawasan Kota Lama terutama di sekitar polder Stasiun Semarang Tawang juga masih terdapat genangan air.

Akses masuk Stasiun Semarang Tawang juga masih tergenang air sehingga pelayanan penumpang dialihkan sementara ke Stasiun Semarang Poncol.

Sedangkan, di Gereja Blenduk dan Taman Srigunting genangan air sudah surut.

Pantauan Kompas.com, Jalan Pengapon menuju arah Kaligawe genangan air cukup tinggi hingga memasuki pemukiman warga.

Kemudian, perempatan traffic light ke arah Jalan Citarum juga terendam banjir.

Baca juga: 2 Jam Diguyur Hujan, Simpang Lima Semarang dan Kantor Gubernur Jateng Terendam Banjir

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sempat mengecek beberapa titik genangan air termasuk kawasan Kota Lama sembari gowes tadi pagi.

Ganjar juga memastikan pompa-pompa di Kota Semarang aktif agar genangan air segera surut.

"Masih terjadi beberapa genangan kaya di Kota Lama terus kemudian yang ada di sekitar bandara, kita coba cek pompanya hidup, alhamdulillah pompanya juga hidup maka kita minta untuk ditungguin, Mudah-mudahan insyaallah kalau hari ini tidak ada hujan yang lebat, mudah-mudahan siang ini udah kering. Karena pompanya alhamdulillah jalan semuanya," ujar Ganjar.

Ganjar juga mendapati banyaknya sampah yang menumpuk dari aliran air saat mengecek rumah pompa Kota Lama Semarang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X