Kompas.com - 23/02/2021, 22:47 WIB
Warga duduk dengan latar belakang air yang memasuki perumahan Ciledug Indah, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (20/2/2021). Banjir setinggi hingga 2 meter tersebut diakibatkan oleh luapan Kali Angke. ANTARA FOTO/FAUZANWarga duduk dengan latar belakang air yang memasuki perumahan Ciledug Indah, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (20/2/2021). Banjir setinggi hingga 2 meter tersebut diakibatkan oleh luapan Kali Angke.

SERANG, KOMPAS.com - Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, penyebab langganan banjir sejumlah titik di Kota Tangerang adalah meluapnya Kali Angke.

Oleh karena itu, Pemprov Banten meminta pemerintah pusat untuk bersama-sama melakukan normalisasi atau pelebaran Kali Angke.

"Salah satu yang mungkin dilakukan pemerintah provinsi dengan pemerintah pusat untuk bekerja sama agar coba kita normasliasi dulu Kali Angke itu," kata Wahidin kepada wartawan. Selasa (23/2/2021).

Menurut Wahidin, Kali Angke meluap karena belum pernah dinormalisasi dan tidak pernah diperlebar.

Baca juga: Banjir di 3 RW di Periuk Kota Tangerang Tak Kunjung Surut, Gubernur Banten Diminta Turun ke Lapangan

Diperparah banyaknya sampah yang dapat menghambat aliran kali hingga meluap ke permukiman, terutama di daerah Ciledug, Kota Tangerang.

"Itu Kali (Angke) sampah juga banyak banget," ujar Wahidin

Dia berharap, jika normalisasi terealisasi tidak ada lagi banjir jika musim hujan, dan masyarakat tidak dirugikan.

Namun, lanjut Wahidin, banjir yang terjadi di Kecamatan Periuk dan Perumahan Total Persada, Kota Tangerang, sudah tidak ada jalan keluar.

"Tapi saya pernah siapin pompa penyedot, tapi ketika air datang banyak dari wilayah selatan jadi tidak tertangani," kata Wahidin.

Baca juga: Per 1 Maret, Pelayan Publik hingga Pedagang di Banten Mulai Divaksin Covid-19

Saat ini, Wahidin menugaskan Kepala BPKAD Provinsi Banten Rina Dewiyanti untuk menginventarisasi aset berupa danau dan situ di Tangerang Raya.

"Untuk difungsionalkan menjadi resapan atau penampungan air," tandas Wahidin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X