WNI Kerap Ditangkap Aparat Malaysia di Batas Perairan, TNI Kawal Perjalanan Malam di Nunukan

Kompas.com - 16/02/2021, 06:55 WIB
Ilustrasi : Pos jaga Satgas Pamtas RI - Malaysia pulau Sekaca, salah satu pos pemantau lalu lintas orang dan barang di batas perairan RI - Malaysia Dok.Penerangan 16/SBC/3/KostradIlustrasi : Pos jaga Satgas Pamtas RI - Malaysia pulau Sekaca, salah satu pos pemantau lalu lintas orang dan barang di batas perairan RI - Malaysia

NUNUKAN, KOMPAS.com – Aparat TNI/Polri di Nunukan Kalimantan Utara menjadwalkan pengawalan bagi para penumpang speed boat rute Sei Bolong–Sei Ular dan sebaliknya.

Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Nunukan, Letkol Laut (P) Nonot Eko Febrianto, melalui Komandan pos AL Tinabasan Letda laut (E) Heri Susanto mengatakan, pengawalan tersebut khusus dilakukan di atas pukul 17.00 Wita.

Kebijakan ini, sebagai antisipasi penangkapan WNI oleh aparat Malaysia, yang sering terjadi di batas perairan RI–Malaysia tersebut.

"Untuk pengawalan, bukan TNI AL saja, kami sudah berkoordinasi dengan TNI AD, dan intansi Polri, semua siap untuk mengawal, demi mengurangi kejadian penangkapan terulang kembali,’’ujarnya melalui pesan tertulis, Senin (15/2/2021).

Baca juga: Barongsai Terancam Punah di Perbatasan RI-Malaysia, Warga: Hanya Diarak Pakai Mobil

Saat ini, aparat keamanan di Nunukan tengah gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya para motoris speed boat rute tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kejadian penangkapan WNI oleh aparat Malaysia di batas perairan Sei Ular, menjadi persoalan penting, di mana ada beberapa kasus yang terjadi.

Terakhir, adalah penangkapan 7 WNI asal Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kaltara. Mereka diamankan Pasukan Gerakan Am (PGA) Malaysia, pada Rabu (10/2/2021), sekitar pukul 21.00 Wita.

Ada dua penyebab di mana para motoris dan nelayan di wilayah ini sering menjadi tertuduh pelanggar batas negara. Yang pertama, rute Sei Ular memiliki garis batas miring, di mana sebelah perairan Sei Ular masuk wilayah Indonesia, sementara sisi lain diklaim milik Malaysia.

Di perairan ini, sisi sungai milik Indonesia sering surut karena berada di pinggiran sungai, sehingga para motoris kerap memilih lajur yang diakui menjadi batas perairan Malaysia.

Dan kedua, tepat di depan Pos Putih milik aparat Malaysia, terdapat bentangan rumput laut milik warga yang menutup jalur kapal atau speed boat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.