Uang Rp 100 Juta Hasil Penjualan Sawit Ludes Saat Rumah Tebakar, Pasutri Ini Baru Tahu Setelah Dikabari Warga

Kompas.com - 13/02/2021, 18:56 WIB
Ilustrasi kaya SHUTTERSTOCKIlustrasi kaya

KOMPAS.com- Kesedihan dialami pasangan suami istri di Nunukan, Kalimantan utara, Juddin (60) dan Muna (56),

Bagaimana tidak, tak hanya rumahnya yang terbakar, uang Rp 100 juta hasil penjualan buah sawit mereka juga ikut ludes dilalap api.

Juddin dan Muna bahkan tak mengetahui api membakar rumah mereka.

Saat kebakaran terjadi, suami istri tersebut sedang tak berada di rumah.

Baca juga: Rumah Terbakar, Uang Hampir Rp 100 Juta Milik Pasutri Lansia Ini Ludes Tak Tersisa

Diberi tahu warga

Ilustrasi Kebakaran dan Petugas Pemadam KebakaranSHUTTERSTOCK/KUSJUNIANTO Ilustrasi Kebakaran dan Petugas Pemadam Kebakaran
Kerabat korban yang bernama Menung mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu (13/2/2021) pukul 08.45 Wita.

Rumah yang ditinggali Juddin dan Muna merupakan rumah panggung berstruktur kayu dan berukuran 8x15 meter.

Menung menuturkan, ketika api mulai membakar rumah, pasangan suami istri itu sedang bekerja.

Juddin bekerja di kebun. Sedangkan Muna bekerja sebagai buruh ikat rumput laut.

Sehingga, keduanya sama sekali tidak mengetahui bahwa rumahnya mengalami kebakaran.

Baca juga: Video Viral Pembeli Marah dan Tolak Bayar Paket COD, Kurir: Sudah 3 Kali Saya Bilang Jangan Dibuka Dulu

Di tengah aktivitas keduanya, warga datang dan memberi tahu jika rumah pasangan suami istri itu terbakar.

Namun, api telah telanjur besar.

"Yang pertama lihat kebakaran itu warga yang lewat situ, jarak rumah dengan tetangga sekitar 300 meter, saat itu, api sudah besar dan susah dipadamkan," tutur Menung.

Kini, keduanya terpaksa menumpang tinggal di rumah anaknya.

"Jadi yang tersisa tinggal baju melekat di badan saja itu, tidak ditahu juga apa sebab kebakaran oleh mereka, sekarang mereka tinggal dengan anaknya di desa lain," kata dia.

Baca juga: Tolak Pakai Perahu Karet, Risma yang Bersepatu Bot Pink Pilih Jalan Temui Korban Banjir Demak

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X