Bantu Siswi SMP yang Terpaksa Jadi Kuli Bangunan, Kitabisa.com dan Kompas.com Galang Bantuan

Kompas.com - 10/02/2021, 17:55 WIB
Zahra, siswi SMP di Aceh yang jadi kuli bangunan demi bertahan hidup dan ibunya, Lela, di Lhokseumawe, Aceh, Jumat (5/2/2021) KOMPAS.com/MASRIADI SAMBOZahra, siswi SMP di Aceh yang jadi kuli bangunan demi bertahan hidup dan ibunya, Lela, di Lhokseumawe, Aceh, Jumat (5/2/2021)

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Setelah viral di media sosial, Zahra, pelajar kelas 3 SMP Negeri 5 Lhokseumawe, menarik perhatian publik.

Sejumlah pihak mendatangi rumah mereka yang dibangun dari patungan para guru sekolah Zahra dan teman lainnya untuk memberikan santunan sedikit uang tunai.

Kali ini, Dir Lantas Polda Aceh, Komisaris Besar Polisi Dicky Sondani bersama Kasat Lantas Polres Lhokseumawe, AKP Radhika Angga Rista, mendatangi rumah Zahra dan keluarganya di Desa Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Selasa (9/1/2021). 

Baca juga: Siswi SMP di Aceh Jadi Kuli Bangunan Demi Bertahan Hidup, Ini Respons Camat

Polisi beri bantuan motor untuk kakak Zahra

Dir Lantas Polda Aceh, Komisaris Besar Polisi Dicky Sondani bersama Kasat Lantas Polres Lhokseumawe, AKP Radhika Angga Rista, mendatangi rumah Zahra dan keluarganya di Desa Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Selasa (9/1/2021)KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBO Dir Lantas Polda Aceh, Komisaris Besar Polisi Dicky Sondani bersama Kasat Lantas Polres Lhokseumawe, AKP Radhika Angga Rista, mendatangi rumah Zahra dan keluarganya di Desa Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Selasa (9/1/2021)
“Kami memberikan satu unit sepeda motor untuk keluarga tersebut. Selain itu, surat izin mengemudi buat abangnya Zahra yang telah berusia 18 tahun. Ini bentuk kepedulian kita untuk Zahra, kami sangat tertegun membaca beritanya di Kompas.com dan penggalangan dana kita bisa,” sebut Dicky.

Dia menyebutkan, berita itu viral di media sosial dan menjadi perhatian banyak pihak.

Baca juga: Derita Ibu Lela, Tinggal di Gubuk Tanpa Listrik, Putrinya Jadi Kuli Bangunan

UPDATE: Kompas.com menggalang dana untuk membantu kisah ini. Sumbangan rezeki Anda akan sangat bermanfaat, klik di sini untuk donasi.

Direktorat lalu lintas Polda Aceh, sambung Dicky langsung berinisiatif untuk membantu keluarga tersebut.

“Kami turut berpartisipasi meringankan beban keluarga itu. Sepeda motor bisa digunakan untuk menambah penghasilan keluarga di Lhokseumawe,” kata Dicky.

Baca juga: PLN Beri Listrik Gratis untuk Siswi SMP yang Terpaksa Jadi Kuli Bangunan

Penggalangan dana via Kitabisa.com 

Manajemen PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Aceh memastikan memberikan listrik gratis untuk rumah Zahra, pelajar yang menjadi kuli bangunan di Desa Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.KOMPAS.com/MASRIADI SAMBO Manajemen PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Aceh memastikan memberikan listrik gratis untuk rumah Zahra, pelajar yang menjadi kuli bangunan di Desa Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.
Sisi lain, penggalangan dana Kompas.com untuk keluarga Zahra juga terus dilakukan selama sebulan ke depan.

Hingga Rabu (10/02/2021), telah terkumpul lewat aplikasi Kitabisa.com sebesar Rp 2,7 juta.

Zahra dan keluarganya saat ini menempati tanah milik desa.

Tanah itu sifatnya pinjam pakai. Rumah papan yang dibangun hasil sumbangan dewan guru.

Baca juga: Kisah Zahra, Siswi SMP Jadi Kuli Bangunan demi Bantu Orangtua dan Adik-adiknya

Zahra menyebutkan berterima kasih atas semua pihak yang telah membantunya, baik dalam bentuk uang tunai dan lain sebagainya.

“Saya bersyukur. Tuhan membukakan pintu hati buat semua orang. Semoga menjadi ibadah bagi yang membantu dan kami tak bisa berkata-kata, semoga saya dan keluarga bisa sekolah dan nyaman menempati rumah ditanah sendiri,” pungkasnya.

Baca juga: Demi Lanjutkan Hidup, Putrinya Jadi Kuli Bangunan, Ibunya Jadi Buruh Cuci Rumah ke Rumah

 

Walau tak umum, Zahra tak malu jadi kuli bangunan

Sebelumnya diberitakan, Zahra terpaksa menjadi kuli bangunan karena membantu keluarganya untuk bertahan hidup. Kisah ini lalu viral di media sosial.

Zahra, pelajar kelas 3 SMP Negeri 5 Lhokseumawe, terpaksa bekerja sebagai kuli bangunan di Kota Lhokseumawe.

Gadis bertubuh mungil itu terpaksa melupakan masa-masa indah sekolah layaknya pelajar kebanyakan.

Dia harus bekerja membantu kebutuhan hidup orangtua dan tiga saudaranya.

Langka, bagi seorang pekerja wanita menjadi kuli bangunan di Aceh.

Zahra membuang rasa malu itu demi bisa melanjutkan hidup.

UPDATE: Kompas.com menggalang dana untuk membantu kisah ini. Sumbangan rezeki Anda akan sangat bermanfaat, klik di sini untuk donasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X