Kompas.com - 07/02/2021, 17:24 WIB
Zahra, siswi SMP di Aceh yang jadi kuli bangunan demi bertahan hidup dan ibunya, Lela, di Lhokseumawe, Aceh, Jumat (5/2/2021) KOMPAS.com/MASRIADI SAMBOZahra, siswi SMP di Aceh yang jadi kuli bangunan demi bertahan hidup dan ibunya, Lela, di Lhokseumawe, Aceh, Jumat (5/2/2021)

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Camat Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Heri Maulana, membenarkan Zahra, siswi kelas tiga, SMP Negeri 5 Lhokseumawe memang dari keluarga miskin.

Gadis dengan tiga saudara dan satu ibu itu kini menetap sementara di gubuk reyot sementara di Desa Uteun Kot, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Rumahnya sendiri sedang dibangun hasil patungan guru sekolahnya di Desa Mee Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

“Memang beliau dari keluarga kurang mampu, dan dari pemerintah gampong (desa) Meunasah Mee, Muara Dua sudah mengupayakan tanah untuk dibangun rumah kepada yang bersangkutan. Karena yang tempat dulu sudah tidak layak lagi,” kata Heri.

Dia menyebutkan, bantuan rutin makanan ada dibantu oleh aparat desa.

Baca juga: Siswi SMP Jadi Kuli Bangunan, Zahra: Uangnya untuk Bantu Orangtua

UPDATE: Kompas.com menggalang dana untuk membantu kisah ini. Sumbangan rezeki Anda akan sangat bermanfaat, klik di sini untuk donasi.

Guru-guru patungan bangunkan rumah

 

Namun, data yang diperoleh Kompas.com, bangunan kayu yang sedang dibangun hasil patungan guru di SMP Negeri 5 Lhokseumawe dibangun di atas tanah milik desa.

Setelah berita ini viral, sejumlah pihak datang membantu ke lokasi. Salah satunya anggota DPRA Darwati A Gani. Istri mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf itu memberikan sepeda untuk Zahra dan sedikit uang tunai.

Zahra menyebutkan dirinya terpaksa kerap bolos sekolah untuk bekerja sebagai kuli bangunan seperti mengikat besi dan lain sebagainya.

Baca juga: Kisah Zahra, Siswi SMP Jadi Kuli Bangunan demi Bantu Orangtua dan Adik-adiknya

Berharap bisa sekolah seperti anak lainnya

Dia berharap memiliki rumah permanen di atas nama ibunya sendiri. Sehingga bisa sekolah layaknya anak lainnya.

Gadis ini memiliki dua adik yang masih sekolah dan satu abang yang telah tamat SMA.

Berita ini viral di jagat media sosial. Rasa kemanusiaan kita diketuk untuk membantu generasi ini agar berkembang layaknya anak lainnya di nusantara.

Baca juga: Siswi SMA yang Diduga Sebar Hoaks Covid-19 Sempat Putus Sekolah, Ini Kata Sang Ayah



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X