PLN Beri Listrik Gratis untuk Siswi SMP yang Terpaksa Jadi Kuli Bangunan

Kompas.com - 08/02/2021, 22:48 WIB
Zahra, siswi SMP di Aceh yang jadi kuli bangunan demi bertahan hidup dan ibunya, Lela, di Lhokseumawe, Aceh, Jumat (5/2/2021) KOMPAS.com/MASRIADI SAMBOZahra, siswi SMP di Aceh yang jadi kuli bangunan demi bertahan hidup dan ibunya, Lela, di Lhokseumawe, Aceh, Jumat (5/2/2021)

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Manajemen PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Aceh memastikan memberikan listrik gratis untuk rumah Zahra.

Zahra merupakan siswi sekolah menengah pertama (SMP) yang menjadi kuli bangunan di Desa Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh.

Kepastian itu disampaikan Asisten Manajer PLN Aceh Mukhtar Juned saat berkunjung ke rumah Zahra, Senin (8/1/2021).

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut Bus Rombongan ASN Pemkab Agam Terjun ke Sungai

“Saya diperintahkan Senior Manajer SDM dan Umum PLN Aceh Yoserianto untuk datang ke rumah Zahra. Kami memastikan setelah rumah ini selesai yang dibangun dari swadaya gurunya, maka kita akan berikan listrik gratis,” ujar Mukhtar Juned kepada wartawan.

Selain itu, Mukhtar yang mewakili PLN juga membawa bantuan uang tunai untuk keluarga tersebut.

“Kami prihatin dan coba memberikan semampu kami. Jangan dilihat nilainya, tapi lihatlah komitmen PLN untuk saling membantu,” kata pria yang akrab disapa MJ tersebut.

UPDATE: Kompas.com menggalang dana untuk membantu kisah ini. Sumbangan rezeki Anda akan sangat bermanfaat, klik di sini untuk donasi.

Sementara itu, Kompas.com menggalang bantuan untuk Zahra dan keluarganya melalui Kitabisa.com.

Baca juga: Demi Lanjutkan Hidup, Putrinya Jadi Kuli Bangunan, Ibunya Jadi Buruh Cuci Rumah ke Rumah

Saat ini, Zahra menempati tanah yang pinjam pakai dari aparatur desa.

Rumah papan yang sedang dibangun saat ini berasal dari patungan guru-guru Zahra.

Sebelumnya, Zahra menetap dalam gubuk reyot yang tidak layak huni.

Kisah ini kemudian viral di berbagai media sosial.

Baca juga: Kisah Zahra, Siswi SMP Jadi Kuli Bangunan demi Bantu Orangtua dan Adik-adiknya

Zahra terpaksa menjadi kuli bangunan dan sering bolos sekolah karena membantu keluarganya.

Dia memiliki seorang Ibu, dua orang adik yang masih sekolah dan satu orang kakak yang baru saja tamat SMA.

Baca juga: Siswi SMP di Aceh Jadi Kuli Bangunan Demi Bertahan Hidup, Ini Respons Camat



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X