Ada Iklan Porno dan Judi Online, Pemilik Film "Keluarga Cemara" Tolak Mediasi

Kompas.com - 04/02/2021, 20:51 WIB
Angga Dwimas Sasongko selaku Direktur Utama Rumah Produksi Visinema Pictures hadir di Pengadilan Negeri Jambi, pada Kamis (4/2/2021). Angga hadir sebagai saksi pembajakan film keluarga cemara di website Duniafilm21 KOMPAS.COM/JAKA HBAngga Dwimas Sasongko selaku Direktur Utama Rumah Produksi Visinema Pictures hadir di Pengadilan Negeri Jambi, pada Kamis (4/2/2021). Angga hadir sebagai saksi pembajakan film keluarga cemara di website Duniafilm21

JAMBI, KOMPAS.com – Rumah produksi Visinema Pictures menolak mediasi dengan terdakwa pembajak film "Keluarga Cemara" di website Duniafilm21, Kamis (4/2/2021), di Pengadilan Negeri Jambi.

Angga Dwimas Sasongko, selaku direktur utama Visinema Pictures yang hadir sebagai saksi, mengatakan ini pertama kalinya kasus pembajakan film masuk ke ruang sidang dan ia berharap menjadi preseden baik untuk menindak film bajakan.

Kedua, pihaknya tidak menginginkan kesepakatan atau ganti rugi.

“Film Keluarga Cemara adalah film keluarga untuk keluarga Indonesia,” katanya.

“Kami membuat untuk seluruh keluarga, dari anak sampai kakek neneknya bisa menonton dan menikmati film ini. Tapi di website ini film Keluarga Cemara ditayangkan secara gratis sambil menampilkan iklan judi dan beberapa website iklan pornografi,” tambah Angga.

Baca juga: Terdakwa Pembajak Film Keluarga Cemara Tidak Ditahan, Ini Penjelasan PN Jambi

Selain itu, pada tempat terpisah, Angga juga mengatakan ketika warganet mengklik iklan tersebut, ada puluhan juta rupiah terbang ke luar negeri sebagai uang iklan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Arfan Yani, selaku ketua majelis hakim, mengatakan jikalau ada mediasi dan ganti rugi, dua hal tersebut tidak akan menghapuskan perbuatan terdakwa.

“Adanya suatu penyelesaian persoalan antara terdakwa di luar persidangan atau adanya suatu ganti rugi tidak menghapuskan perbuatan pidana terdakwa. Tapi lebih menunjukkan itikad baik,” kata Arfan Yani.

Sebelumnya diketahui sidang ini adalah sidang ketiga terkait kasus pembajakan film "Keluarga Cemara" produksi Visinema Pictures.

Pembajakan dilakukan melalui website Duniafilm21 dengan terdakwa Aditya Fernando Phasyah bersama Robby Bhakti Pratama yang masih DPO.

Terdakwa dikenai pasal 32 ayat (2) Jo Pasal 48 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah doubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Baca juga: Terdakwa Pembajak Film Keluarga Cemara Protes Kehadiran Wartawan, Begini Respons Hakim

Terdakwa juga dikenai pasal 113 ayat (3) jo Pasal 9 ayat (1) huruf a, huruf b huruf e dan atau huruf g UU nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Apabila dalam persidangan terdakwa terbukti bersalah dengan pasal-pasal tersebut, maka ia akan dikenai denda sebesar Rp 4 miliar dan pidana penjara paling lama 10 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X