Terdakwa Pembajak Film "Keluarga Cemara" Protes Kehadiran Wartawan, Begini Respons Hakim

Kompas.com - 29/01/2021, 07:06 WIB
Terdakwa kasus pembajakan film Keluarga Cemara produksi Visinema Pictures keberatan dan tertekan dengan kehadiran media di ruang sidang Pengadilan Negeri Jambi, pada Kamis (28/1/2021). KOMPAS.com/JAKA HBTerdakwa kasus pembajakan film Keluarga Cemara produksi Visinema Pictures keberatan dan tertekan dengan kehadiran media di ruang sidang Pengadilan Negeri Jambi, pada Kamis (28/1/2021).


JAMBI, KOMPAS.com - Terdakwa kasus pembajakan film Keluarga Cemara produksi Visinema Pictures menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jambi, Kamis (28/1/2021).

Pada awal persidangan, terdakwa AFP mengaku keberatan dengan kehadiran wartawan.

Dia beralasan bahwa dirinya tertekan karena kehadiran awak media.

Baca juga: Warga Agam Temukan 53 Butir Telur Buaya di Kebun Sawit

Awalnya, ketua majelis hakim menanyakan kondisi kesehatan terdakwa seusai membuka persidangan.

"Saudara sehat?" ujar hakim Arfan Yani.

AFP kemudian menjawab pertanyaan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kurang sehat, Yang Mulia, agak pusing dan merasa tertekan karena media," kata AFP.

Baca juga: Diangkat Jadi Komisaris Perusahaan BUMN, Jubir Bobby-Aulia Mengaku Diusulkan Langsung oleh Menteri

Hakim Arfan kemudian menjelaskan bahwa sidang ini terbuka untuk umum dan media massa memiliki tugas untuk meliput jalannya persidangan.

"Kalau pusing, saya dari tadi juga pusing dengan banyaknya perkara yang disidang ini dari pagi," kata Arfan kepada terdakwa.

Dalam persidangan kali ini, jaksa menghadirkan saksi dari Visinema Pictures, yaitu Putro Mas Gunawan selaku Manajer Distribusi Visinema Pictures.

Sebelumnya, AFP ditangkap karena situs web miliknya, yakni Duniafilm21, menayangkan tanpa izin dan menyediakan film Keluarga Cemara untuk diunduh gratis.

Terdakwa didakwa melanggar Pasal 32 ayat 2 jo Pasal 48 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Terdakwa juga dikenakan Pasal 113 ayat 3 jo Pasal 9 ayat 1 huruf a, huruf b, huruf e dan atau huruf g UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Terdakwa terancam pidana penjara maksimal 10 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X