Cuaca Buruk, Helikopter BPBD Sulsel Sempat Berputar Lalu Mendarat Darurat di Lahan Kosong

Kompas.com - 29/01/2021, 21:18 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem, cuaca buruk, peringatan dini cuaca ShutterstockIlustrasi cuaca ekstrem, cuaca buruk, peringatan dini cuaca

MAKASSAR, KOMPAS.comHelikopter milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan mendarat darurat di Kabupaten Jeneponto karena diterjang cuaca buruk, Jumat (29/1/2021).

Helikopter BPBD Sulsel berhasil mendarat darurat di Kampung Borong Tala, Desa Bontojai, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto sekitar pukul 11.00 Wita.

Helikopter tersebut mengangkut lima orang, di antaranya tiga dari BPBD Sulsel, 1 teknisi, dan seorang pilot.

Baca juga: 6 Pemuda Diamankan, Tawarkan Jasa Lolos dari Pos Covid-19 Tanpa Rapid Test, Tarifnya hingga Rp 100.000

Salah seorang warga, Ridwan (33) yang dikonfirmasi via telepon selularnya mengatakan, mulanya helikopter tersebut terlihat berputar-putar di udara dan akan jatuh.

Setelah berputar-putar, helikopter tersebut akhirnya memilih mendarat di lahan kosong di Kampung Borong Tala.

“Saya melihat berputar-putar di atas dan mengira helikopter itu akan jatuh. Namun ternyata helikopter mendarat darurat. Pilot dan kru helikopter itu mengaku dari Makassar dan Takalar guna memantau keadaan di beberapa daerah,” kata Ridwan kepada wartawan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah seorang anggota BPBD Sulsel, Sulayman Patittingi (48) mengatakan dirinya terbang untuk memantau kondisi Bendungan Karaloe, Jeneponto.

Baca juga: Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Kecelakaan di Bantul yang Libatkan Anak 14 Tahun

 

Ia mengaku helikopter mendarat darurat di Kampung Borong Tala karena cuaca buruk.

“Iya betul sesuai perintah pimpinan kami. Tadi pagi disuruh untuk memantau kondisi Bendungan Karaloe dengan rute Gowa, Takalar dan Jeneponto. Berhubung karena cuaca buruk, pilot putuskan untuk parkir sejenak sambil menunggu cuaca membaik,” terangnya.

Kabid Kedaruratan BPBD Sulsel, Andi Ishak yang dikonfirmasi mengatakan, helikopter yang ditumpangi anggotanya berhasil mendarat darurat karena cuaca buruk.

“Alhamdulillah, helikopter berhasil mendarat darurat. Saya tidak ikut dalam penerbangan itu, tapi laporan dari teman saya helikopter dalam kondisi baik, termasuk semua penumpangnya. Jika sudah cuaca mulai membaik, akan kembali ke Makassar,” singkatnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X