30 Nakes di Kabupaten Semarang Alami Pusing dan Gatal Usai Divaksin

Kompas.com - 28/01/2021, 14:58 WIB
Ilustrasi Vaksin Covid-19. SHUTTERSTOCKIlustrasi Vaksin Covid-19.

UNGARAN, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang dr. Ani Rahardjo mengatakan, terdapat puluhan tenaga kesehatan ( nakes) mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi ( KIPI) usai menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama.

"Ada laporan 30 orang yang mengalami KIPI, tapi itu termasuk KIPI ringan dan sudah terkondisi baik," jelasnya saat dihubungi, Kamis (28/1/2021).

Ani mengatakan, KIPI yang dialami tenaga kesehatan seperti mengantuk, pusing, dan gatal di titik penyuntikan.

"Penanganannya ya setelah divaksinasi istirahat. Kalau memang membutuhkan perawatan dikasih obat, bisa paracetamol," paparnya.

Baca juga: 933 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Semarang Belum Divaksin Covid-19

Saat ini, lanjutnya, sudah ada 2.996 tenaga kesehatan yang menjalani vaksinasi.

"Kalau untuk data dari pusat, ada 3.992 tenaga kesehatan yang akan divaksinasi. Jadi capaian vaksinasi nakes per 27 Januari 2021 sebanyak 75 persen," kata Ani.

Sementara itu, Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengaku tak memiliki gejala apa pun setelah divaksin.

"Baik-baik saja, aktivitas juga tetap normal. Patuh sama instruksi dokter, kondisi badan terjaga," ungkapnya.

Baca juga: 6.560 Dosis Vaksin Dikirim ke Kabupaten Batanghari dan Tanjab Timur

Sebelumnya, sebanyak 257 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Semarang belum mendapat vaksinasi Covid-19 karena terkendala sistem pendaftaran secara daring.

Penyebabnya, saat Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka dimasukkan ke dalam aplikasi ternyata tidak terdaftar.

Selain persoalan tersebut, terdapat pula nakes yang belum menjalani vaksinasi karena kondisi kesehatannya yang belum memenuhi syarat.

"316 orang memiliki penyakit seperti diabetes, jantung, dan penyintas Covid-19, 360 orang ditunda vaksinasinya karena saat pemeriksaan tensi tinggi dan badan demam," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Ani Rahardjo.

Ani mengatakan, sesuai data dari pemerintah pusat sebanyak 3.992 nakes akan mendapat vaksinasi tahap pertama.

"Capaian kita per 27 Januari 2021 sudah ada 2.996 nakes yang divaksinasi atau sekitar 75 persen," ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X