Kompas.com - 26/01/2021, 19:14 WIB
Ilustrasi TKI KOMPAS.com/ERICSSENIlustrasi TKI

BATAM, KOMPAS.com - Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri berhasil melakukan pengamanan terhadap satu orang tersangka tindak pidana perlindungan Pekerja Migran Indonesia (TKI) secara illegal, Minggu (24/1/2021) malam Kemarin.

Penangkapan itu terjadi di Perumahan Glory Tanjung Riau Blok A-3 No. 05, Kecamatan Sekupang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Direktur Ditreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto mengatakan berdasarkan informasi dari masyarakat, ada beberapa orang calon TKI ilegal yang sedang ditampung di Perumahan Glory Tanjung Riau, Batam. 

Baca juga: Bayar Rp 7 Juta dan Masuk Malaysia Lewat Hutan, 6 Warga NTB Jadi Korban Sindikat TKI Ilegal di Kalbar

Akan diselundupkan ke Malaysia

Mereka akan diberangkatkan bekerja di Malaysia untuk dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga secara ilegal.

Mengetahui hal itu, tim langsung melakukan penyelidikan di sekitar perumahan tersebut, selanjutnya pada pukul 19.30 WIB ditemukan adanya satu orang perempuan calon TKI ilegal asal Jambi yang sedang ditampung di rumah tersebut.

"Setelah dilakukan penggerebekan, ada enam calon TKI ilegal yang berhasil diselamatkan dan satu orang pengurus atas nama Nur Asifah yang langsung diamankan dan dibawa ke Polda Kepri,” kata Arie melalui telepon, Selasa (26/1/2021).

Enam calon TKI ilegal yang berhasil diselamatkan kesemuanya wanita yang berasal dari Langkat dan Sungai Penuh.

Baca juga: Awal Januari 2021, Sebanyak 10 TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

6 korban akan dipulangkan

Adapun identitas keenamnya yakni, LM (41) asal Koto Tengah, Sungai Penuh. Kemudian HS (21) asal Langkat, ND (43) asal Langkat, EL (44) asal Langkat, RS (51) asal dan DW (21) yang juga asal Langkat.

“Kami juga berhasil menyita barang bukti berupa satu buah paspor atas nama Linda Mariyana yang diterbitkan di Batam dan satu handphone merek Oppo warna biru,” terang Arie.

Lebih jauh Arie mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan BP3TKI Kepri untuk proses pemulangan enam calon TKI illegal yang berhasil diselamatkan ini.

Untuk pengurusnya, Arie mengaku masih dilakukan pemeriksaan, hal ini dilakukan untuk mengetahui jaringan tindak perdangan orang tersebut.

“Pengurusnya akan kami jerat dengan pasal 81 dan pasal 83 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia jo Pasal 53 KUHPidana,” pungkas Arie.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X