Kisah Para WNA yang Dideportasi dari Indonesia, Yoga Massal Saat Pandemi hingga Ceburkan Diri Bersama Motor ke Laut

Kompas.com - 25/01/2021, 06:06 WIB
Ilustrasi deportasi. ShutterstockIlustrasi deportasi.

KOMPAS.com- Sejumlah Warga Negara Asing (WNA) tercatat mendapatkan sanksi pendeportasian atau diusir dari Indonesia.

Perjalanan deportasi mereka bermula dari hal yang beragam. Ada yang disebabkan karena cuit di Twitter hingga gara-gara video viral.

Berikut kisah beberapa WNA yang dideportasi dari Indonesia:

Baca juga: 7 Fakta Kasus Kristen Gray dan Cuitan Soal Bali, Diperiksa 8 Jam, Dideportasi Bersama Pasangan Wanitanya

1. Yoga massal di tengah pandemi

Foto-foto puluhan warga negara asing (WNA) yoga tanpa masker dan pembatasan jarak. Istimewa Foto-foto puluhan warga negara asing (WNA) yoga tanpa masker dan pembatasan jarak.
Pada 18 Juni 2020, sebuah yoga massal yang diikuti puluhan Warga Negara Asing (WNA) digelar di House of Om Bali, Jalan Raya Bona, Kelurahan Bitera, Gianyar, Bali.

Diikuti oleh 60 orang peserta, yoga ini ternyata tak menerapkan aturan protokol kesehatan di tengah pandemi.

Foto-foto yoga tersebut beredar di media sosial dan menuai kritik publik.

Akibatnya, penyelenggara kegiatan yoga yang juga pendiri dari House of Om Community bernama Wissam Barakeh dideportasi.

Wissam Barakeh membenarkan adanya kegiatan yoga yang dilaksanakan sekitar medio Juni 2020.

Warga negara Suriah itu mengaku menyesal dan meminta maaf usai foto yang beredar mendapat kecaman warganet.

"Saya sangat menyesal dan sangat meminta maaf atas apa yang terjadi," ujar Wissam, Senin (22/6/2020).

Baca juga: Warga Sempat Dengar Teriakan Ya Allah Sebelum Tarmin Tewas Diserang Kawanan Tawon

Ilustrasi posisi yoga lotus asanaVeles-Studio Ilustrasi posisi yoga lotus asana

Wissam mengklaim, kegiatan itu bertujuan menggalang dana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di Bali.

Lebih-lebih bagi masyarakat pedesaan yang terdampak pandemi Covid-19.

Wissam mengatakan, dirinya telah menyalurkan 100 kotak makanan dan sembako setiap dua minggu.

"Kami bekerja di Bali sejak tahun 2017. Kami banyak melakukan hal untuk menunjukkan rasa cinta kami terhadap Bali dan masyarakat Bali. Dimulai dari membantu banyak keluarga yang kehilangan rumah akibat dari meletusnya Gunung Agung beberapa waktu lalu," kata dia.

Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk mengemukakan, yoga massal itu rupanya tak mendapat persetujuan resmi dari desa adat.

Baca juga: Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewaskan 1 Orang, Pemilik Pabrik: Penjaga Iseng Main Korek

Ilustrasi deportasi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi deportasi.

Tak hanya itu, yoga massal tersebut juga dianggap membahayakan kesehatan lantaran tidak mematuhi protokol.

Wissam dianggap tak mematuhi Instruksi Gubernur Bali Nomor 8551 Tahun 2020 tentang Penguatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Bali.

Salah satu poinnya mengatur, penyelenggaraan kegiatan acara paling banyak dihadiri 25 orang.

Wissam pun dikenakan sanksi administrasi sesuai Pasal 75 Ayat 1 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

"Barakeh Wissam dikenakan tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian (pengusiran)," ujar Jamaruli.

Baca juga: Pernyataan Lengkap Kristen Gray Setelah Disanksi Deportasi oleh Imigrasi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Regional
Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Regional
Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Regional
Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Regional
Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Regional
Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Regional
Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Regional
Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Regional
Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Regional
Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Regional
Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Regional
Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Regional
Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Regional
Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Regional
Usai Gibran Dilantik Menjadi Wali Kota Solo, Ini Kata Rudy...

Usai Gibran Dilantik Menjadi Wali Kota Solo, Ini Kata Rudy...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X