Kompas.com - 29/12/2020, 12:35 WIB
Ilustrasi pencuri LuckyBusinessIlustrasi pencuri

KOMPAS.com - Seorang ibu rumah tangga berinisial H (41) dilaporkan ke Polsek Oebobo, Kupang, karena ketahuan mencopet pada Senin (28/12/2020).

H ketahuan mencopet dompet milik Sepriana Tuan (24) yang sedang berbelanja di sebuah toko di Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Oebobo.

Setelah menerima laporan Sepriana, polisi mengamankan pelaku dan barang bukti berupa dompet berisi uang Rp 1,8 juta.

Polisi juga telah memeriksa pelaku, korban, dan sejumlah saksi terkait kasus tersebut.

Meski begitu, Kapolsek Oebobo AKP Magdalena G Mere mengatakan, korban yang berasal dari Timor Tengah Selatan itu tak melanjutkan proses hukum kasus tersebut.

Baca juga: Perempuan Ini Ketahuan Mencopet, Sempat Tuduh Korban Gila Saat Diminta Kembalikan Dompet

"Korban hanya meminta pelaku membuat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya sehingga tidak ada lagi korban yang lain," kata Magdalena di Polsek Oebobo, Senin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Magdalena, ini bukan kali pertama H ditangkap karena mencopet. Ia pernah ditangkap dan diproses di Polsek Alak.

Kronologi

Sepriana menjelaskan kronologi insiden pencopetan yang terjadi saat dirinya beserta suami dan anaknya berbelanja di sebuah toko.

Sepriana dan keluarganya sengaja datang ke Kota Kupang untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga dan pakaian.

Saat berbelanja di toko pakaian, Sepriana menyandang tasnya di punggung. Ia juga menggendong anaknya sembari mencari pakaian dan sepatu.

 

Sepriana menyadari keberadaan H yang terus mengikutinya saat berada di dalam toko. Tetapi, ia tak curiga.

Sebab, H terlihat sibuk mencari pakaian dan sepatu. Tetapi, H justru selalu mendekatinya.

"Saat saya cari pakaian, dia ada di belakang. Begitu pula saat saya cari sepatu, dia sengaja sibuk mencari barang tapi selalu mendekat ke arah saya," ujarnya.

Saat mengantre di kasir, Sepriana merasa tasnya ditarik dari belakang oleh seseorang.

Baca juga: Aa Gym Positif Covid-19, Alami Gejala Batuk dan Pusing

Ketika diperiksa, ia tak menemukan dompetnya di dalam tas. Ia pun mencari dompetnya.

Ia pun kaget ketika melihat H berdiri di depannya sembari memegang dompet miliknya.

Sepriana lalu meminta dompetnya, tetapi pelaku mengelak. Pelaku bahkan menuduh Sepriana gila.

"Saya sakit hati, pelaku bilang saya gila saat saya minta dompet saya yang sudah dipegang pelaku. Ia masih membantah dan mengaku dompet saya adalah dompet miliknya," ujar Sepriana.

 

Minta buka dompet

Tak terima dengan klaim pelaku, Sepriana meminta dompet itu dibuka. Ternyata, di dalam dompet itu terdapat foto, kartu tanda penduduk (KTP), dan kartu BPJS, milik Sepriana.

Sepriana juga meminta pemilik toko membuka rekaman kamera pengawas atau CCTV.

Baca juga: Polda Jatim Selidiki Munculnya Kerumunan Pengantar Jenazah di Pasuruan

Dalam rekaman CCTV terlihat jelas aktivitas pelaku mencopet dompet korban.

Setelah itu, pelaku mengakui perbuatannya dan meminta maaf.

Sepriana pun melaporkan kasus itu ke Polsek Oebobo untuk memberi efek jera.

(KOMPAS.com/Sigiranus Marutho Bere)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.