Kompas.com - 22/12/2020, 19:32 WIB
Seorang anak di RW 11 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala saat mengungsi ke masjid, Selasa (22/12/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANSeorang anak di RW 11 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala saat mengungsi ke masjid, Selasa (22/12/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Hujan deras yang terjadi pada Senin (21/12/2020) malam hingga Selasa (22/12/2020) dini hari membuat banjir di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, meluas ke tiga kecamatan.

Kepala BPBD Kota Makassar Muhammad Rusly mengatakan, satu kecamatan yang turut mengalami banjir adalah Kecamatan Tamalanrea.

Kecamatan ini, kata Rusly, berbatasan langsung dengan area Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya yang merupakan salah satu titik banjir terparah.

"Tapi Kecamatan Tamalanrea belum terlalu parah," ujar Rusly kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (22/12/2020) malam.

Baca juga: Pantai Losari dan Pesisir Pantai di Makassar Ditutup 24 Desember-3 Januari

Meski demikian, khusus di Kecamatan Tamalanrea, air banjir belum memasuki rumah-rumah warga. Rusly pun menyebut perlahan-lahan air juga sudah mulai surut.

Hanya saja, banjir di Kecamatan Tamalanrea ini sempat membuat akses jalan yang menghubungkan Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, tidak bisa dilalui pengendara.

"Akses jalan memang tidak bisa terlewati yang di belakang sana. Karena dalam kan banjirnya sekitar 50 sampai 80 sentimeter," tutur Rusly.

Sejauh ini, kata Rusly, para pengungsi banjir masih berada di dua kecamatan meski datanya masih berubah-ubah.

Baca juga: 2 Warga Makassar Terseret Ombak di Pantai Anging Mammiri, Satu Tewas

Untuk di Kecamatan Manggala, saat ini ada sekitar 700 warga yang mengungsi di masjid sekitar rumahnya.

Sementara untuk di Kecamatan Biringkanaya, ada 51 kepala keluarga dengan 207 warga yang mengungsi.

"Masih fleksibel datanya karena ada yang pulang. (Banjir) sudah mulai surut lagi sekitar 20 sentimeter," tutur Rusly. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X