Rapid Test Antigen Wajib bagi Penumpang di Bandara Syamsuddin Noor Kalsel

Kompas.com - 22/12/2020, 19:31 WIB
Salah satu penumpang Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, Kalsel melakukan rapid test antigen pada, Selasa (22/12/2020). Humas Bandara Syamsuddin NoorSalah satu penumpang Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, Kalsel melakukan rapid test antigen pada, Selasa (22/12/2020).

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Manajemen Angkasa Pura I mulai memberlakukan rapid test antigen bagi penumpang di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pemberlakuan rapid test antigen itu resmi diterapkan pada hari ini, Selasa (22/12/2020) dengan biaya Rp 170.000.

General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Amiruddin Florensius mengatakan, layanan rapid test antigen untuk mempermudah penumpang menyambut libur Natal dan Tahun Baru.

"Kami melayani rapid test Antigen dengan biaya sebesar Rp 170.000. Dengan adanya layanan ini dapat mempermudah para penumpang untuk melengkapi syarat dokumen perjalanan udara dan mewujudkan penerbangan yang sehat selama masa Nataru," ujar Amiruddin Florensius kepada wartawan, Selasa.

Baca juga: Daftarkan Gugatan Pilkada Kalsel ke MK, Denny Indrayana Bawa 177 Alat Bukti

Kebijakan rapid test antigen, kata Amiruddin, sesuai dengan Surat Edaran Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 3 Tahun 2020 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 22 Tahun 2020 yang mensyaratkan penyertaan surat hasil negatif rapid test antigen.

Menurut dia, biaya rapid test antigen yang hanya Rp. 170.000 dinilai cukup terjangkau.

"Para pengguna jasa maupun masyarakat umum dapat melakukan pengecekan rapid test jenis antibody maupun antigen dengan mudah dan harga yang terjangkau," terangnya.

Baca juga: 350 Calon Penumpang di Stasiun Tawang Jalani Rapid Test Antigen, 1 Orang Positif Covid-19

Dikatakan Amiruddin, calon penumpang dapat mengetahui hasil rapid test antigen tak sampai satu jam.

"Melalui layanan ini, para pengguna jasa penerbangan dapat melakukan tes dengan waktu tunggu hanya sekitar 30 menit setelah pengambilan sampel," tandasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X