Jadi Kurir Pil Ekstasi, Seorang Disjoki Asal Jakarta Ditangkap di Makassar

Kompas.com - 14/12/2020, 15:46 WIB
Dua pelaku tindak pidana peredaran narkoba RDP (kiri) dan seorang model asal Jakarta Gia (kanan) saat diamankan di Polrestabes Makassar, Senin (14/12/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANDua pelaku tindak pidana peredaran narkoba RDP (kiri) dan seorang model asal Jakarta Gia (kanan) saat diamankan di Polrestabes Makassar, Senin (14/12/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang perempuan yang berprofesi sebagai disjoki (DJ) berinsial GIA (28) ditangkap polisi karena kedapatan membawa ratusan pil ekstasi jenis inex di salah satu pom bensin di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (6/12/2020).

Wakil Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Indra Waspada Yudha mengatakan, GIA yang juga seorang model ini ditangkap dari hasil pengembangan penangkapan seorang pria berinisial RDP (40) beberapa hari sebelumnya.

Dari tangan RDP sendiri, kata Indra, polisi mengamankan 23 butir pil inex dari GIA.

"Dia (Gia) datang ke sini memang untuk membawa dan mengantar pesanan narkotika. Yang bersangkutan kami amankan dengan barang bukti sebanyak 100 butir yang kami duga adalah inex atau ekstasi," ujar Indra saat konferensi pers di Mapolrestabes Makassar, Senin (14/12/2020).

Baca juga: Dua Event di Makassar Digelar Bersamaan, Timbulkan Kerumunan Massa Tanpa Protokol Kesehatan

Indra mengungkapkan, GIA sudah lebih dari sekali membawa pil ekstasi untuk diedarkan di Kota Makassar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

GIA berperan sebagai kurir dengan jaringan peredaran narkoba di Jakarta.

Setiap butir pil ekstasi dijual Gia seharga Rp 600.000-Rp 850.000.

"Jadi dia menggunakan pesawat dan memasukkan celananya melewati x-ray tidak terdeteksi kemudian sampai ke sini kami amankan di pom bensin. Rencana mau dipakai saat malam tahun baru," kata Indra.

Baca juga: Gubernur Sulsel Tegaskan 2 Event di Makassar yang Timbulkan Kerumunan Tak Berizin

Sebelum ditangkap, kata Indra, Gia sempat menjadi DJ di salah satu tempat hiburan malam di Kota Makassar.

Kedua pelaku tersebut saling kenal lantaran keduanya pernah sama-sama kerja di dunia hiburan.

"Jadi sudah kami pantau. Untuk pasal yang kami terapkan untuk kedua orang ini yaitu pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 uu nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika," tandas Indra.

Sementara itu, Gia saat diwawancara wartawan mengaku telah dua kali mengedarkan ekstasi di Kota Makassar.

Dia mengaku sering ke kota Makassar untuk bermain sebagai Dj di tempat hiburan malam.

"Sudah 2 kali mengantar pertama tanggal 29 november bawa 100 butir dibawa ke ARP kawan lama. Dijual Rp 250.000 per butir," ucap Gia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X