Kompas.com - 13/12/2020, 23:16 WIB
Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku membakar Pos Lantas Polres Gowa, Sulawesi Selatan. Minggu, (13/12/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku membakar Pos Lantas Polres Gowa, Sulawesi Selatan. Minggu, (13/12/2020).

GOWA, KOMPAS.com - Pelaku pembakaran Pos Lantas Polres Gowa di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terekam kamera pengawas (CCTV).

Dalam rekaman CCTV yang beredar melalui WhatsApp, pelaku beraksi seorang diri dengan mendobrak pintu lalu melemparkan bom molotov.

Baca juga: Pos Lantas Polres Gowa Dilempar Bom Molotov, Polisi Buru Pelaku

Pelaku kabur menggunakan sepeda motor ke arah utara (Kota Makassar) setelah api membesar dan membakar seluruh isi ruangan.

"Pos ini dilempari bom molotov saat subuh nanti saya tahu pada pagi hari saat banyak polisi datang" kata Iwan, salah seorang warga setempat kepada Kompas.com, Minggu (13/12/2020).

Kapolres Gowa AKBP Budi Susanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku.

"Pelaku hendak membakar pos lantas dengan menggunakan bom molotov. Untuk identitas dan motif pelaku kami masih melakukan penyelidikan" kata Budi Susanto.

Baca juga: Mobil Relawannya Dibakar OTK, Bupati Luwu Utara: Jangan Terpancing, Tetap Waspada

Diberitakan sebelumnya, pos Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gowa di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal.

Pantauan Kompas.com di lokasi, pos Satlantas yang terbakar telah dibersihkan setelah polisi usai melakukan identifikasi.

Kapolres Gowa AKBP Budi Susanto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di pos lantas yang terletak di perbatasan Kabupaten Gowa dan Kota Makassar, Minggu (13/12/2020). "Benar bahwa telah terjadi pelemparan bom molotov yang dilakukan oleh orang tidak dikenal dan kejadiannya sekitar pukul sekitar pukul 03.00 Wita," kata AKBP Budi Susanto kepada Kompas.com, Minggu.

Aparat yang tiba di lokasi langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan barang bukti pecahan botol bom molotov dan sejumlah alat elektronik yang hangus terbakar.

Pelaku diduga memasuki pos polisi yang saat itu tanpa penjagaan dengan terlebih dahulu mendobrak pintu kaca kemudian melemparkan bom molotov.

"Adapun pelaku dan motifnya kami masih melakukan penyelidikan dan anggota saat ini masih mengejar para pelaku," tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X