Harimau Sumatera Melintasi Kebun Sawit Perusahaan untuk Menandai Wilayah

Kompas.com - 02/12/2020, 15:02 WIB
Ilustrasi Harimau Sumatera SHUTTERSTOCK.com/TOM117Ilustrasi Harimau Sumatera

PEKANBARU, KOMPAS.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menerima laporan terkait temuan jejak harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) di dalam perkebunan sawit di wilayah Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau.

Kepala Bidang Wilayah II BBKSDA Riau Heru Sutmantoro mengatakan, temuan jejak harimau itu dilaporkan pada Selasa (1/12/2020).

"Ya, temuan jejak harimau di dalam kebun sawit milik PT Kimia Tirta Utama," ujar Heru kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: Penjabat Gubernur Kepri Usulkan Nama untuk Jembatan Batam-Bintan

Dia mengatakan, tim BBKSDA Riau sudah diturunkan ke lokasi untuk dilakukan pengecekan dan pemantauan.

"Dari hasil pengecekan, jejak itu hanya dari satu ekor harimau dewasa," kata Heru.

Apabila dilihat dari analisis perilaku, menurut Heru, harimau tersebut hanya melintas di dalam kebun sawit.

Sebab, lokasi tersebut memang termasuk wilayah jelajahnya.

Menurut Heru, harimau itu bisa jadi keluar dari hutan tanaman industri (HTI) atau Taman Nasional (TN) Zamrud yang ada di wilayah itu.

"Di daerah itu memang habitatya. Kemungkinan dia keluar untuk menandai wilayahnya dengan cara mengencingi kayu," kata Heru.

Baca juga: Satgas Sebut Peningkatan Kasus Covid-19 di Riau Mengkhawatirkan

Dia mengatakan, tim BBKSDA Riau sudah turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan.

Tim juga memasang kamera perangkap di sekitar lokasi untuk membantu memantau kemunculan hewan buas dilindungi tersebut.

Terkait kemunculan harimau di kebun sawit, pekerja perusahaan diminta untuk waspada ketika sedang beraktivitas di dalam kebun.

"Kita sudah sosialisasi agar pihak perusahaan, terutama karyawan, harus waspada. Kita juga meminta pihak perusahaan tidak melakukan tindakan-tindakan melanggar hukum terhadap harimau. Saya rasa perusahaan sudah paham dan punya prosedur terkait penanganan satwa dilindungi," kata Heru.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Regional
Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Regional
Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Regional
Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Regional
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Karasak dan Boyong

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Karasak dan Boyong

Regional
Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Regional
Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Regional
48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

Regional
Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Regional
Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Regional
Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Dikabarkan Meninggal Setelah Terima Vaksin, Mayor Sugeng Memilih Lapor Polisi: Saya Sehat

Dikabarkan Meninggal Setelah Terima Vaksin, Mayor Sugeng Memilih Lapor Polisi: Saya Sehat

Regional
Jembatan Ambruk Dihantam Banjir, Bupati Sikka: Sangat Memprihatinkan, Pemerintah Bangun Jalan Alternatif

Jembatan Ambruk Dihantam Banjir, Bupati Sikka: Sangat Memprihatinkan, Pemerintah Bangun Jalan Alternatif

Regional
Mayat Anak Perempuan dalam Plastik di Subang Berusia Kurang dari 7 Tahun

Mayat Anak Perempuan dalam Plastik di Subang Berusia Kurang dari 7 Tahun

Regional
8 Nakes di Jateng Alami KIPI Ringan Usai Disuntik Vaksin Covid-19

8 Nakes di Jateng Alami KIPI Ringan Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X